TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Nenek 70 Tahun Berhasil Melahirkan, Bagaimana Risiko Hamil di Usia Lanjut?

Bacaan 4 menit
Nenek 70 Tahun Berhasil Melahirkan, Bagaimana Risiko Hamil di Usia Lanjut?

Melahirkan di usia lebih dari 40 tahun sangat berisiko, bukan hanya bagi bayi tetapi juga bagi ibu.

Seorang nenek asal Gujarat, India yang bernama Jivuben Valabhai Rabari belum lama ini dikabarkan melahirkan seorang bayi di usianya yang ke-70 tahun. Sontak, kabar mengenai nenek 70 tahun melahirkan ini membuat publik geger.

Sang nenek dan suami diketahui sudah menikah selama 45 tahun, namun belum juga dikaruniai seorang anak. Berbagai macam cara telah ditempuh oleh pasangan suami istri itu namun belum juga membuahkan hasil. Mereka bahkan sempat merencanakan program inseminasi buatan dengan seorang dokter kandungan bernama dr. Naresh Bhanushali.

Risiko Kehamilan Tinggi, Pernah Diperingatkan oleh Dokter

nenek 70 tahun melahirkan

Melahirkan di usia lebih dari 40 tahun memang sangat berisiko, bukan hanya bagi bayi, tetapi juga bagi sang ibu. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian bagi dr. Naresh yang menangani nenek Jivuben Valabhai Rabari dan suami ketika mereka berniat untuk menjalani program inseminasi buatan.

Sang dokter telah menjelaskan dampak negatif jika memiliki anak di usia lanjut seperti mereka. Tidak hanya itu, dr. Naresh juga menjelaskan terkait peluang keberhasilan yang mana inseminasi buatan kebanyakan diperuntukkan bagi perempuan berusia 45-50 tahun. Sehingga pada kasus nenek Rabari, tingkat keberhasilannya pun terbilang rendah.

Namun terlepas dari penjelasan tersebut, Nenek Rabari tak mau ambil pusing. Ia bersikeras untuk tetap menjalani inseminasi buatan. Hal itulah yang membuat dr. Naresh akhirnya menyerah dan mengikuti kemauan sang nenek. 

“Meski saya mati, saya akan bahagia karena setidaknya berusaha memiliki anak,” kata Nenek Rabari menurut dr. Naresh seperti dikutip dari Suara.com.

Baca juga: Hamil di usia 30 tahun keatas berisiko tinggi, begini cara agar tetap sehat!

Sudah Menopause Lebih dari 20 Tahun

nenek 70 tahun melahirkan

Di usia yang ke-70 tahun, sangat wajar bagi perempuan telah mengalami menopause. Nenek Rabari bahkan telah mengalami menopause selama lebih dari 20 tahun. Itu sebabnya ketika bersikeras menjalani program inseminasi buatan, dokter kemudian meresepkan perawatan hormon bagi sang nenek. Perawatan ini bertujuan untuk menstimulasi Nenek Rabari agar bisa menstruasi lagi.

Selain melakukan perawatan hormon, ia juga menjalani program pelebaran uterus (rahim). Ini karena saat usia perempuan semakin tua, maka ukuran rahim pun akan semakin menyempit. Setelah proses ini selesai, barulah dilakukan inseminasi buatan untuk memasukkan embrio tunggal.

Baca juga: Hamil di atas usia 35 tahun? Lakukan ini supaya ibu dan bayi selalu sehat

Program Inseminasi Berhasil Dilakukan di Usia 70 Tahun

Nenek 70 Tahun Berhasil Melahirkan, Bagaimana Risiko Hamil di Usia Lanjut?

Tepat 15 hari setelah proses inseminasi dilakukan, kondisi kesehatan Nenek Rabari kembali diperiksa. Dokter lalu mengumumkan bahwa sang nenek berhasil hamil. Selama masa kehamilan tersebut, Nenek Rabari selalu dalam pengawasan dokter untuk memantau kondisi kehamilan yang sangat berisiko membahayakan dirinya juga kandungannya.

Meski berjalan cukup lancar, namun tantangan mulai muncul saat usia kehamilan memasuki 8 bulan. Tekanan darah sang nenek meningkat. Dokter kemudian menyarankan untuk segera melakukan operasi caesar demi menyelamatkan ibu dan anak. Kasus Nenek Rabari ini dinilai sebagai kasus yang jarang terjadi oleh dokter yang menanganinya.

“Saya sudah mempraktikannya selama 20 tahun dan melakukan 1.000 inseminasi buatan, tapi tak pernah memiliki kasus seperti ini,” kata Dokter Naresh.

Baca juga: Sudah Nenek-Nenek Bisa Hamil? Ini Peluang dan Risiko Hamil di Usia Lansia

Risiko Kehamilan di Usia Tua

Nenek 70 Tahun Berhasil Melahirkan, Bagaimana Risiko Hamil di Usia Lanjut?

Kehamilan di usia lanjut cenderung berisiko dan tidak aman. Namun, peluang bayi lahir dalam kondisi normal dan sehat masih bisa diupayakan selama perawatan dilakukan dengan optimal dan dengan pemantauan ketat dari dokter kandungan.

Meski demikian, secara umum terdapat beberapa risiko yang dapat dialami oleh ibu hamil yang mengandung di usia lanjut, yaitu:

  • Bayi lahir dengan kondisi BBLR atau Berat Badan Lahir Rendah.
  • Terjadi kelahiran prematur.
  • Ada kelainan genetika atau kelainan kromosom yang membuat bayi terlahir cacat.
  • Kemungkinan bayi dilahirkan dengan metode caesar.
  • Rawan mengalami keguguran pada usia kehamilan di bawah 4 bulan.
  • Ibu hamil berpotensi mengalami gangguan kesehatan seperti preeklamsia, plasenta previa, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh ibu yang hamil di usia lanjut. Pertama adalah secara rutin dan konsisten memeriksakan kondisi kehamilan mulai dari awal hingga mendekati waktu persalinan. Disarankan juga agar selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan yang sama dari awal, agar dokter tahu benar kondisi Anda.

Tips lainnya yang bisa coba dilakukan adalah dengan menjaga berat badan dan menerapkan pola hidup sehat seperti menjaga pola makan, sampai rajin berolahraga setiap harinya. Dengan demikian, kondisi tubuh ibu yang sedang mengandung juga lebih bugar. Bukan tidak mungkin mendapatkan keajaiban seperti nenek 70 tahun melahirkan tersebut. 

 

Baca juga:

Berbagai Risiko Kehamilan Pertama di Usia 40-an

Nenek Bercucu 4 Lahirkan Bayi Kembar Tiga di Usia 55 Tahun

Usia Ibu Hamil dan Sindrom Down, Bagaimana Hubungannya?

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Nenek 70 Tahun Berhasil Melahirkan, Bagaimana Risiko Hamil di Usia Lanjut?
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti