TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Pergi ke Italia bersama selingkuhan, pria ini terjangkit Covid-19

Bacaan 5 menit
Pergi ke Italia bersama selingkuhan, pria ini terjangkit Covid-19

Penularan virus membuat masyarakat sejatinya menahan diri di rumah saja, negara mana saja yang sudah terinfeksi Covid-19?

Pandemi global corona nampaknya belum juga menemui titik temu. Di tengah peningkatan kasus infeksi yang masif, virus yang dikenal dengan nama Covid-19 ini menyisakan banyak cerita di baliknya. Mulai dari pasien sembuh hingga cerita perselingkuhan seorang pria setelah bepergian ke negara terjangkit corona.

Berikut kisahnya yang semoga dapat menjadi pembelajaran.

Pergi ke negara terjangkit corona, pria ini tertular Covid-19

Daftar negara terjangkit corona

Seorang pria asal Inggris diketahui berselingkuh di tengah kepanikan akibat wabah corona. Pria yang tidak disebutkan namanya ini melakukan perjalanan romantis rahasia dengan kekasih gelapnya tersebut ke negara terjangkit corona, Italia.

Pria ini diketahui berusia akhir 30 tahun dan digambarkan sangat kaya dan memiliki pekerjaan yang menjanjikan. Kepada istrinya, ia menyebutkan tengah melakukan perjalanan bisnis untuk mengurus pekerjaan.

Malang, saat kembali ke rumah, ia harus menerima kenyaaan terpapar virus corona. Ia mulai menunjukkan beberapa gejala terinfeksi corona.

Saat memeriksakan diri ke dokter, ia mengatakan telah melakukan perjalanan ke Italia selama beberapa waktu tanpa diketahui sang istri. Dokter pun menduga dirinya tertular saat melakukan perjalanan tersebut.

Namun, kondisi pria tersebut kini baik-baik saja dan ia berhasil selamat dari virus yang bermula ditemukan di Wuhan tersebut. Sementara itu, sang istri masih mengisolasi diri secara mandiri di hunian mewah pasangan tersebut yang berlokasi di Inggris Utara.

“Dia memiliki alibi yang sangat sempurna saat melakukan perselingkuhan, bahkan istrinya sama sekali tidak menaruh curiga.”

“Ia pulang  ke Inggris sebelum Italia memberlakukan penutupan negara. Ia beruntung, dan terlihat panik. Tetapi ia lebih banyak bercerita tentang wanita simpanannya dibandingkan kesehatannya sendiri,” sambung sebuah sumber.

Meskipun demikian,  sumber juga mengatakan kalau pria tersebut sedang panik karena khawatir perselingkuhannya terungkap dan diketahui sang istri.

Sayangnya, sampai tulisan ini dibuat masih tidak diketahui apakah nantinya pria itu akan mengaku atau menghentikan perselingkuhannya.

Artikel terkait: Cegah Covid-19, ini perbedaan social distancing, karantina diri, dan isolasi!

Tak hanya Italia, ini daftar negara terjangkit corona

Daftar negara terjangkit corona

Melansir peta penyebaran Covid-19, Coronavirus COVID-19 Global Cases by John Hopkins CSSE, jumlah pasien yang sembuh tercatat sebanyak 80.840 orang.

Sementara itu, jumlah kasus virus corona di seluruh dunia telah mencapai 197.168 kasus dengan korban meninggal sebanyak 7.905 orang. Hingga Jumat, (20/3) sebanyak 166 negara telah mengonfirmasi negaranya terinfeksi Covid-19 antara lain:

  • China
  • Italia
  • Iran
  • Spanyol
  • Jerman
  • Korea Selatan
  • Perancis
  • Amerika Serikat
  • Swiss
  • Inggris
  • Belanda
  • Norwegia
  • Austria
  • Belgia
  • Swedia
  • Denmark
  • Jepang
  • Malaysia
  • Kanada
  • Australia
  • Qatar
  • Ceko
  • Yunani
  • Israel
  • Finlandia
  • Brazil
  • Slovenia
  • Singapura
  • Polandia
  • Pakistan
  • Bahrain
  • Estonia
  • Irlandia
  • Islandia
  • Chile
  • Mesir
  • Filipina
  • Romania
  • Thailand
  • Indonesia
  • Arab Saudi
  • Irak
  • India
  • Luxembourg
  • Kuwait
  • Lebanon
  • Peru
  • Russia
  • San Marino
  • Uni Emirat Arab
  • Meksiko
  • Armenia
  • Taiwan
  • Slovakia
  • Panama
  • Argentina
  • Bulgaria
  • Vietnam
  • Kolombia
  • Serbia
  • Kroasia
  • Afrika Selatan
  • Algeria
  • Ecuador
  • Brunei Darussalam
  • Albania
  • Hungaria
  • Latvia
  • Turki
  • Siprus
  • Sri Lanka
  • Costa Rica
  • Andorra
  • Morocco
  • Malta
  • Belarus
  • Georgia
  • Yordania
  • Kamboja
  • Venezuela
  • Kazakhstan
  • Moldova
  • Uruguay
  • Azerbaijan
  • Bosnia and Herzegovina
  • Makedonia Utara
  • Senegal
  • Lithuania
  • Oman
  • Tunisia
  • Afghanistan
  • Republik Dominika
  • Guadeloupe
  • Martinique
  • Burkina Faso
  • Ukraina
  • Maladewa
  • Selandia Baru
  • Jamaika
  • Bolivia
  • Guyana
  • Perancis
  • Kamerun
  • Bangladesh
  • Uzbekistan
  • Reunion
  • Paraguay
  • Honduras
  • Monako
  • Rwanda
  • Ghana
  • Liechtenstein
  • Guyana
  • Guatemala
  • Ethiopia
  • Mongolia
  • Cuba
  • Pantai Gading
  • Trinidad and Tobago
  • Seychelles
  • Aruba
  • Guam
  • Kenya
  • Nigeria
  • Kongo (Kinshasa)
  • Saint Lucia
  • Montenegro
  • Namibia
  • Kosovo
  • Barbados
  • The Gambia
  • Guinea
  • Liberia
  • Tanzania
  • Gabon
  • Greenland
  • Republik Demokratik Kongo
  • Saint Vincent and the Grenadines
  • Somalia
  • Benin
  • Togo
  • Central African Republic
  • The Bahamas
  • Antigua and Barbuda
  • Eswatini
  • Bhutan
  • Sudan
  • Nepal
  • Suriname
  • Holy See
  • Mauritania
  • Mayotte
  • Equatorial Guinea

Kebijakan beberapa Negara terkait virus corona

Berbagai negara membuat kebijakan terkait pencegahan penyebaran virus corona, di antaranya penangguhan akses bagi warga negara asing yang akan melakukan perjalanan. Menyikapi hal ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI pun mengimbau agar Warga Negara Indonesia menahan diri dan membatasi perjalanan ke luar negeri kecuali jika ada kepentingan yang sangat mendesak.

Kemenlu juga menganjurkan masyarakat yang tengah berada di luar negeri untuk segera kembali sebelum mengalami kesulitan penerbangan di masa mendatang, Belum lama, dalam akun instagram Safe Travel yang digagas Kemenlu memaparkan negara mana saja yang melarang masuknya warga negara asing termasuk Indonesia berkunjung ke negaranya untuk sementara waktu.

Daftar negara terjangkit corona

Artikel terkait: Mengenal rapid test, upaya Pemerintah untuk mengerem penyebaran Covid-19

 
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
    KEBIJAKAN NEGARA-NEGARA DI DUNIA DALAM MENGATASI CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) Sejak COVID-19 ditetapkan WHO sebagai pandemi, banyak negara menerapkan berbagai bentuk kebijakan untuk mengatasi penyebaran COVID-19. Kebijakan tersebut dapat berdampak pada rencana perjalanan Anda. Berdasarkan data WHO hingga tanggal 16 Maret 2020, terdapat 151 negara yang terjangkit COVID-19. Untuk itu, kami mengimbau Anda untuk membatasi perjalanan ke luar negeri kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak. Jika Anda saat ini sedang bepergian ke luar negeri, diimbau untuk segera kembali ke Indonesia, sebelum mengalami kesulitan penerbangan lebih lanjut. Berikut ini adalah jenis kebijakan pembatasan yang diterapkan berbagai negara untuk mengatasi COVID-19. #safetravelkemlu #safetravellers #negaramelindungi #coronavirus #covid19 #pandemic #WHO

A post shared by Safe Travel Kemlu (@safetravel.kemlu) on Mar 17, 2020 at 9:58am PDT

Dari daftar negara di atas, beberapa negara telah memberlakukan lockdown atau penutupan sebagian bahkan seluruh negaranya demi menghambat virus ini kian menyebar.

Hal ini dilakukan pasca China menerapkan karantina terbesar sepanjang sejarah manusia untuk membatasi penyebaran virus yang berasal dari kota Wuhan tersebut. Karantina pertama dilakukan negara pada awal Januari pada setidaknya 16 kota sekitar provinsi Hubei, termasuk Wuhan.

Upaya ini dinilah oleh Organisasi Kesehatan Dunia sukses menangguhkan lonjakan kasus terbaru di negeri Tirai Bambu tersebut dan kini diikuti sejumlah negara di luar Tiongkok. Antara lain Republik Ceko, Prancis, Lebanon, Filipina, Spanyol, Selandia Baru, Polandia, Irlandia, Denmark, Italia, Venezuela, dan yang terbaru Malaysia.

Sumber: New York Times, New York Post, Kompas.com, Instagram

Baca juga : 

5 Kebijakan Pemprov DKI Jakarta demi putus rantai penyebaran virus corona

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Pergi ke Italia bersama selingkuhan, pria ini terjangkit Covid-19
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti