TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Motion Sickness atau Mabuk Perjalanan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Bacaan 4 menit
Motion Sickness atau Mabuk Perjalanan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Motion Sickness adalah gangguan yang sangat umum pada telinga bagian dalam yang disebabkan gerakan berulang dari kendaraan.

Parents, Motion Sickness atau mabuk perjalanan adalah sebuah kondisi ketika otak kita menerima sinyal yang tak selaras dengan sensor keseimbangan. 

Melansir laman Healthline, gangguan ini juga sangat umum terjadi pada telinga bagian dalam. Hal ini disebabkan oleh gerakan berulang dari kendaraan atau gerakan lain yang mengganggu telinga bagian dalam. 

Beberapa contoh dari kondisi adalah, orang biasanya mengalami mual dan bahkan muntah saat naik pesawat, mobil, atau wahana taman hiburan.

Sebuah studi yang diterbitkan di PloS One pada tahun 2013 juga mengatakan, film tiga dimensi pun dapat menyebabkan mual. Nah, kondisi ini umumnya disebut sebagai motion sickness. Saat naik perahu atau kapal, biasanya disebut juga sebagai mabuk laut. Penyebutannya berbeda-beda, tetapi sebenarnya mereka adalah kondisi yang sama. 

Artikel terkait: Perbedaan Muntah Normal dengan Abnormal yang Dialami Bayi, Parents Sudah Tahu?

Penyebab Terjadinya Motion Sickness

motion sickness

Penyebab motion sickness adalah gerak yang dirasakan oleh otak melalui jalur yang berbeda dari sistem saraf termasuk telinga bagian dalam, mata, dan jaringan permukaan tubuh. Ketika tubuh digerakkan dengan sengaja, misalnya saat berjalan, input dari semua jalur dikoordinasikan oleh otak kita. 

Gejala mabuk perjalanan muncul ketika sistem saraf pusat menerima pesan yang bertentangan dari sistem sensorik: telinga bagian dalam, mata, reseptor tekanan kulit, dan reseptor sensorik otot dan sendi.

Sebagai contoh, jika seseorang duduk di perahu atau di dalam mobil (tidak melihat ke luar jendela), telinga bagian dalam merasakan gerakan ke atas dan ke bawah, ke kiri dan ke kanan, tetapi mata mereka melihat pemandangan yang statis, seolah-olah tidak bergerak sama sekali. Dihipotesiskan bahwa, konflik di antara input bertanggung jawab atas mabuk perjalanan.

Gejala Motion Sickness

Motion Sickness atau Mabuk Perjalanan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Gejala serius dari motion sickness adalah sebagai berikut:

  • Mual
  • Muntah
  • Muka pucat
  • Berkeringat
  • Meneteskan air liur
  • Napas pendek
  • Pusing
  • Kantuk

Tanda-tanda umum lainnya adalah:

  • Berkeringat
  • Perasaan tidak nyaman secara umum
  • Tidak enak badan (malaise)

Gejala ringan dikategorikan sebagai:

  • Sakit kepala
  • Kegelisahan ringan
  • Menguap

Artikel terkait: Berbagai Penyebab Bayi Muntah, Bisakah Dicegah?

Cara Mengatasi Motion Sickness

motion sickness

Gejala motion sickness yang mengganggu biasanya berhenti ketika gerakan yang menyebabkannya berhenti. Namun, kondisi ini tidak selalu benar. Ada orang yang mengalami gejala bahkan beberapa hari setelah perjalanan selesai. Kebanyakan orang yang pernah mengalami mabuk perjalanan di masa lalu bertanya kepada dokter mereka bagaimana cara mencegahnya di lain waktu. Solusi berikut dapat membantu:

1. Melihat ke Luar Jendela Saat Perjalanan

Salah satu saran umum adalah dengan hanya melihat ke luar jendela kendaraan yang bergerak dan menatap pemandangan ke arah perjalanan. Ini membantu mengorientasikan kembali rasa keseimbangan batin dengan memberikan penegasan kembali gerakan secara visual.

2. Menutup Mata dan Tidur 

Di malam hari, atau di kapal tanpa jendela, akan sangat membantu jika hanya memejamkan mata, atau jika mungkin, tidur sekejap. Ini menyelesaikan konflik input antara mata dan telinga bagian dalam.

3. Mengunyah

Sebuah metode sederhana untuk menghilangkan motion sickness di mobil adalah mengunyah. Permen karet memiliki efektivitas luar biasa untuk mengurangi mabuk kendaraan pada mereka yang terkena dampak. Mengunyah permen karet atau hanya mengunyah makanan ringan tampaknya dapat mengurangi efek buruk dari konflik antara penglihatan dan keseimbangan.

4. Udara Segar

Udara segar dan sejuk juga dapat sedikit meredakan motion sickness meskipun kemungkinan ini terkait dengan menghindari bau tak sedap, yang dapat memperburuk mual.

5. Jahe

Jahe telah ditemukan untuk mengurangi mabuk perjalanan. Ini tersedia dalam bentuk tablet, permen, atau batang jahe segar dapat dikunyah untuk meredakan gejala.

6. Akupresur

Seorang praktisi akupresur bekerja dengan titik yang sama yang digunakan dalam akupunktur, tetapi merangsang situs penyembuhan ini dengan tekanan jari, daripada memasukkan jarum halus.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa akupresur dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan dengan cara yang sama seperti akupunktur, meskipun hingga kini belum terbukti secara ilmiah.

Itulah penjelasan mengenai motion sickness. Pada dasarnya, motion sickness adalah mabuk perjalanan yang disebabkan oleh gerakan berulang dari kendaraan atau gerakan lain yang mengganggu telinga bagian dalam. Kondisi ini memang tidak berbahaya, tetapi cukup mengganggu aktivitas seseorang.

***

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Jika Parents ingin berdiskusi seputar pola asuh, keluarga, dan kesehatan serta mau mengikuti kelas parenting gratis tiap minggu bisa langsung bergabung di komunitas Telegram theAsianparent.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Baca juga:

Muntah Kuning saat Hamil: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Perlu Khawatir

6 Penyebab Timbulnya Rasa Mual Setelah Olahraga dan Cara Mengatasinya

Muntah darah saat hamil muda, apakah berbahaya? Ini penjelasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

Diedit oleh:

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • TAPpedia
  • /
  • Motion Sickness atau Mabuk Perjalanan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti