TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Minum Paracetamol dan Ibuprofen Secara Bersamaan, Boleh Tidak Sih?

Bacaan 4 menit
Minum Paracetamol dan Ibuprofen Secara Bersamaan, Boleh Tidak Sih?

Jika memang boleh, bagaimana aturannya?

Paracetamol dan ibuprofen adalah dua obat yang mudah didapat di apotek. Tak jarang, kedua jenis obat ini pun dikonsumsi secara kombinasi. Namun, apakah minum paracetamol dan ibuprofen bersamaan aman?

Paracetamol dan ibuprofen adalah dua jenis obat-obatan yang banyak dipakai di Indonesia. Baik anak maupun dewasa kerap menggunakannya sebagai obat penurun panas dan antinyeri.

Sebagian orang mengonsumsi keduanya secara bersamaan karena diklaim memberikan efek yang lebih baik. Namun, apakah betul demikian? Apakah paracetamol dan ibuprofen aman dikonsumsi secara bersamaan? Apakah anak-anak pun boleh meminum keduanya secara kombinasi?

Sekilas Soal Paracetamol dan Ibuprofen

minum paracetamol dan ibuprofen

Paracetamol atau acetaminophen, dikenal sebagai obat penurun panas. Selain itu, obat ini juga digunakan sebagai antinyeri untuk mengatasi nyeri kepala, nyeri otot, radang sendi, nyeri punggung, dan nyeri gigi. Pada anak-anak, obat ini termasuk yang paling sering digunakan karena minim efek samping.

Cara kerja paracetamol memang belum dipahami sepenuhnya, namun diketahui bahwa kandungan aktifnya menghambat produksi prostaglandin di otak yang membuat Anda merasakan nyeri. Bila jumlah prostaglandin di otak menurun maka intensitas nyeri yang dirasakan pun berkurang.

Adanya infeksi tertentu juga menyebabkan keluarnya prostaglandin. Dalam hal ini, prostaglandin menyasar termostat (pengatur suhu tubuh) di otak sehingga suhu tubuh naik. Anda merasakannya sebagai demam. Dengan menghambat produksi prostaglandin, konsumsi paracetamol akan menurunkan suhu tubuh kembali.

Meski demam dan nyeri dapat diredakan, paracetamol tidak berefek pada peradangan dan pembengkakan yang mendasarinya.

Sedangkan ibuprofen, merupakan obat dari golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Cara kerjanya mirip dengan paracetamol namun ibuprofen mampu menurunkan jumlah prostaglandin di seluruh tubuh, tak hanya di otak. Alhasil, obat ini tak hanya meredakan demam dan nyeri, tetapi juga mengurangi pembengkakan dan peradangan yang mendasarinya. 

Amankah Minum Paracetamol dan Ibuprofen Bersamaan?

minum paracetamol dan ibuprofen

Berdasarkan studi terkini, kedua obat ini aman untuk dikonsumsi bersamaan bila seseorang telah berusia 16 tahun atau lebih. Pada kelompok usia ini, tidak ditemukan interaksi yang berbahaya antarkedua obat. Keduanya bisa diminum dalam satu waktu yang sama atau secara berselang-seling. 

Kombinasi paracetamol dan ibuprofen diketahui lebih efektif dalam mengatasi nyeri akut, seperti nyeri pasca operasi, nyeri haid, nyeri otot, dan nyeri sendi. Studi menunjukkan bahwa keduanya bersifat komplementer sehingga efek antinyeri lebih baik ketika diberikan secara berselang-seling.

Sebaliknya, kombinasi keduanya atau pemberian secara berselang-seling tidak bermanfaat untuk menurunkan demam. Inilah mengapa pada anak-anak, lebih dipilih paracetamol. 

Secara umum, paracetamol merupakan pilihan pertama untuk demam dan nyeri pada anak. Bila setelah beberapa kali pemberian gejala tidak membaik, baru Anda boleh mencoba memberikan ibuprofen. Namun, hindari pemberiannya secara bersamaan maupun selang-seling dengan jeda waktu tertentu.

Cara minum yang seperti ini berisiko membingungkan Anda dengan frekuensi pemberian obat sehingga ada kemungkinan kelebihan dosis. Perlu diketahui pula bahwa ibuprofen memiliki efek samping perdarahan lambung bila konsumsinya tidak tepat atau dosisnya tidak sesuai. Untuk mengurangi efek samping, sebaiknya konsumsi ibuprofen dengan makanan atau setelah makan.

Satu hal yang perlu diingat, konsumsi paracetamol dan ibuprofen secara kombinasi tidak ditujukan untuk mengatasi nyeri yang bersifat kronis. Dalam arti, tidak boleh untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.

Cara Pemberian Paracetamol dan Ibuprofen

minum paracetamol dan ibuprofen

 

Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahuui sebelum minum paracetamol dan ibuprofen secara bersamaan:

  • Paracetamol

    • Ditujukan untuk mengatasi demam serta nyeri ringan-sedang.
    • Untuk anak-anak, harus berusia lebih dari 1 bulan DAN berat badan lebih dari 4 kg.
    • Bentuk sediaan: drops, sirup, tablet, rectal tube, supositoria.
    • Diberikan setiap 4-6 jam sekali, dan tidak lebih dari 5 kali pemberian dalam waktu 24 jam.
    • Obat mulai bekerja dalam waktu 30 menit setelah dikonsumsi.
    • Contoh merk: Panadol, Praxion, Pamol, Tempra, Termorex, Sanmol, Pyrexin, Bodrexin.
  • Ibuprofen

    • Ditujukan untuk mengatasi nyeri ringan-sedang, demam, dan peradangan.
    • Untuk anak-anak, harus berusia lebih dari 3 bulan DAN berat badan lebih dari 6 kg.
    • Bentuk sediaan: drops, sirup, tablet, supositoria.
    • Diberikan setiap 6-8 jam, dengan maksimum 3 kali pemberian dalam waktu 24 jam.
    • Obat mulai bekerja dalam waktu 15 menit setelah dikonsumsi.
    • Contoh merk: Proris, Bodrexin IBP, Bufect, Arfen, Ifen, Farsifen.

Perhatikan pula instruksi penggunaan dalam kemasan obat agar frekuensi dan dosis pemberian tidak melebihi dosis maksimum sesuai usia atau berat badan.

Sebagai alternatif, Anda pun dapat mencari sediaan obat yang sudah mengandung kombinasi paracetamol dan ibuprofen. Namun, yang seperti ini hanya untuk individu dewasa.

Bila gejala tidak membaik, segera periksakan diri ke dokter

Minum Paracetamol dan Ibuprofen Secara Bersamaan, Boleh Tidak Sih?

Perlu diingat bahwa obat-obatan ini tidak mengobati penyebab dari demam maupun nyeri yang timbul. Oleh sebab itu, segera periksakan diri ke dokter bila keluhan tidak membaik atau terus timbul selama lebih dari 48 jam meski sudah minum obat. Di waktu ini, penting untuk ditentukan apa penyebab pasti dari demam atau nyeri yang terjadi agar pengobatannya tepat sasaran.

 

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Mempersiapkan Makanan yang Tepat dan Bergizi untuk MPASI Pertama Si Kecil
Mempersiapkan Makanan yang Tepat dan Bergizi untuk MPASI Pertama Si Kecil
Cegah Stunting Sejak Dini: Cara Mengenali Gejala dan Melakukan Langkah Pencegahan
Cegah Stunting Sejak Dini: Cara Mengenali Gejala dan Melakukan Langkah Pencegahan
Pentingnya Menyajikan MPASI dengan Berbagai Tekstur dan Variasi Rasa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
Pentingnya Menyajikan MPASI dengan Berbagai Tekstur dan Variasi Rasa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
Tips Ampuh Nikita Willy untuk Mencegah Si Kecil GTM Saat MPASI
Tips Ampuh Nikita Willy untuk Mencegah Si Kecil GTM Saat MPASI

Bantu Redakan Nyeri, Ini Aturan Mengonsumsi Obat Ibuprofen

10 Hal yang Paling Sering Sebabkan Sakit Kepala Sebelah Kanan, Cek Parents!

7 Penyebab Terasa Sakit di Seluruh Badan, Kapan Harus ke Dokter?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Tidak Ada Kategori
  • /
  • Minum Paracetamol dan Ibuprofen Secara Bersamaan, Boleh Tidak Sih?
Bagikan:
  • Mempersiapkan Makanan yang Tepat dan Bergizi untuk MPASI Pertama Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Mempersiapkan Makanan yang Tepat dan Bergizi untuk MPASI Pertama Si Kecil

  • Cegah Stunting Sejak Dini: Cara Mengenali Gejala dan Melakukan Langkah Pencegahan
    Cerita mitra kami

    Cegah Stunting Sejak Dini: Cara Mengenali Gejala dan Melakukan Langkah Pencegahan

  • Pentingnya Menyajikan MPASI dengan Berbagai Tekstur dan Variasi Rasa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Pentingnya Menyajikan MPASI dengan Berbagai Tekstur dan Variasi Rasa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • Mempersiapkan Makanan yang Tepat dan Bergizi untuk MPASI Pertama Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Mempersiapkan Makanan yang Tepat dan Bergizi untuk MPASI Pertama Si Kecil

  • Cegah Stunting Sejak Dini: Cara Mengenali Gejala dan Melakukan Langkah Pencegahan
    Cerita mitra kami

    Cegah Stunting Sejak Dini: Cara Mengenali Gejala dan Melakukan Langkah Pencegahan

  • Pentingnya Menyajikan MPASI dengan Berbagai Tekstur dan Variasi Rasa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Pentingnya Menyajikan MPASI dengan Berbagai Tekstur dan Variasi Rasa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti