TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Guru pria ini catat siklus menstruasi siswinya, apa tujuannya?

Bacaan 4 menit
Guru pria ini catat siklus menstruasi siswinya, apa tujuannya?

Apa yang dilakukan guru ini benar-benar patut ditiru!

Seorang guru laki-laki di Wenling, Zhejiang, Cina membantu siswinya membuat kalender haid wanita untuk melalui masa-masa menstruasi.

Warganet dikejutkan oleh terobosan Mo Qunli, seorang guru laki-laki berusia 38 tahun yang mencatat siklus menstruasi siswi-siswinya.

Kalender haid wanita dibuat oleh seorang guru laki-laki di Cina

Dikutip dari NextShark, ia bahkan mendapat komentar buruk dari warganet yang mengatakannya ‘cabul’.

“Ada beberapa netizen yang mengatakan saya cabul. Ya, memang sulit untuk membuat semua orang setuju dengan yang saya lakukan, jadi saya acuhkan saja mereka,” ungkapnya kepada Shanghaiist.

kalender haid wanita 2

Tidak hanya membuat kalender haid wanita, ia juga membuat ramuan gula merah untuk mengurangi kram perut yang dirasakan saat menstruasi. Ia telah mempelajari bahwa ramuan tersebut ampuh untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan oleh siswi-siswinya, agar mereka dapat lebih nyaman saat belajar di kelas.

Mengajak serta murid laki-laki untuk berkontribusi

kalender haid wanita 1

 

Ketimbang harus menyimpan catatannya tersebut sendiri, ia menuliskan kalender haid wanita tersebut di sebuah kertas dan menempelkannya di papan tulis agar semua siswinya bisa memahami siklus menstruasi yang dihadapi. Cara ini juga akan mengajarkan murid laki-lakinya untuk lebih memahami kondisi yang dihadapi teman-teman perempuannya.

Bahkan murid laki-lakinya juga diajak untuk membuat ramuan gula merah untuk teman-temannya.

“Sebagai seorang guru, saya memiliki tanggungjawab layaknya seorang ayah yang peduli pada murid-murid seperti mereka adalah anak saya sendiri. Para murid juga  telah menganggap saya seperti ayahnya sendiri, sehingga bukan hal canggung bagi mereka untuk mencatat siklus menstruasinya.”

Jumlah murid laki-laki di kelasnya memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan murid perempuannya. Ada 30 murid perempuan dan hanya 13 murid laki-laki.

“IQ seorang anak jika tak diimbangi dengan kecerdasan emosional tak akan ada artinya. Saya seringkali mengajarkan murid laki-laki di kelas untuk belajar menjaga dan memperhatikan teman-teman perempuannya,” ungkap Mo.

Seperti yang kita ketahui, pada periode awal menstruasi pada remaja seringkali siklusnya tak menentu. Hal ini dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya adalah perubahan hormonal yang dialami. Sehingga tubuh memerlukan waktu adaptasi hingga siklus tersebut menjadi normal.

Secara normal siklus haid adalah 28 hari, namun yang terjadi pada remaja biasanya siklus berkisar di antara 21 – 45 hari bahkan bisa lebih panjang di 2 tahun pertama mengalami menstruasi.

Bunda setuju nggak sih dengan metode yang diajarkan oleh Mo Qunli ini? Perlu nggak sih siklus menstruasi diajarkan di sekolah-sekolah untuk anak remaja?

cara cepat hamil setelah haid: menghitung masa subur

Cara menggunakan metode kalender masa subur

Penggunaan metode ini sebaiknya diawali dengan memerhatikan panjang siklus menstruasi selama 6 periode lamanya. Anda pun bisa melakukannya dengan menghitung sendiri melalui kalender biasa.

Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut, dikutip Planned Parenthood:

  • Tandai hari pertama haid (menjadi hari 1) pada bulan pertama.
  • Kemudian tandai hari pertama periode bulan berikutnya.
  • Hitung jumlah hari total antara setiap siklus (jumlah hari antara hari-hari pertama setiap periode).
  • Petakan hingga 6 bulan siklus, namun bila lebih lama akan jauh lebih baik.

Menghitung masa subur bila siklus haid teratur:

  • Pada umumnya, siklus haid yang normal dan teratur adalah setiap 28 hingga 30 hari. Hari pertama Anda mendapat menstruasi dihitung sebagai hari pertama. Jika setiap haid berikutnya adalah hari ke-28 setelah menstruasi, maka Anda mempunyai siklus haid yang teratur setiap 28 hari sekali.
  • Dalam hal ini, masa subur Anda adalah hari ke-13 hingga hari ke-15 sejak hari pertama Anda mendapat haid.
  • Sebagai contoh, jika Anda mendapat haid hari pertama pada tanggal 1 Januari, maka masa subur Anda adalah tanggal 13 hingga 15 Januari.

Mengetahui masa subur menjadi hal yang penting untuk dilakukan, terutama bagi setiap pasangan yang berencana memiliki momongan. Ada beberapa cara menghitung berdasarkan metode kalender masa subur. Metode tersebut membantu memprediksi masa subur dengan melacak lama siklus menstruasi selama beberapa bulan.

Ciri fisik wanita yang tengah mengalami masa subur, seperti:

  • Suhu tubuh Anda cenderung naik dibandingkan suhu pada hari-hari biasa, 1/2 hingga 1 derajat, diukur dengan termometer.
  • Kadar luteinizing hormone (LH) yang lebih tinggi.
  • Terdapat lendir serviks, atau keputihan yang tampak lebih jernih, lebih tipis, dan elastis, seperti putih telur mentah.
  • Nyeri payudara.
  • Kembung.
  • Sedikit rasa sakit atau kram pada tubuh.

Berikan tanggapan Bunda di kolom komentar ya!

Referensi: NextShark

Baca juga:

Penelitian: ini alasan jadwal haid Anda bisa bareng dengan teman

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Tiara Iraqhia

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Guru pria ini catat siklus menstruasi siswinya, apa tujuannya?
Bagikan:
  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

    60 Kata-Kata Ucapan Terima Kasih yang Tulus dan Penuh Makna

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti