TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cara mengubur ari-ari dengan benar, panduan bagi para Ayah

Bacaan 2 menit
Cara mengubur ari-ari dengan benar, panduan bagi para Ayah

Bila bayi telah lahir dan tali pusarnya sudah dipotong, ari-ari akan disimpan untuk dikubur. Berikut adalah panduan mengubur ari-ari untuk para ayah.

Setelah melahirkan, salah satu ritual penting yang harus dilakukan oleh para ayah adalah mengubur ari-ari. Proses mengubur ari-ari ini tentunya tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada tata cara tertentu yang harus diikuti, sesuai adat dan tradisi, atau bahkan menurut panduan dari tokoh agama.

Ari-ari adalah terbentuk dari jaringan di dalam tubuh ibu yang berfungsi menyalurkan oksigen dan makanan kepada janin selama dalam kandungan. 

Saat ibu selesai melahirkan, ari-ari harus segera dikubur. Setidaknya kurang dari 24 jam setelah bayi lahir agar tidak terjadi pembusukan. Dan bila bayi dilahirkan di rumah sakit, biasanya pihak rumah sakit akan memberikan kantong plastik berisi ari-ari pada pihak keluarga.

Namun ada beberapa orang yang memutuskan untuk membiarkan ari-ari tetap terhubung dengan bayi hingga tali pusarnya lepas sendiri. Hal ini dikenal dengan metode lotus birth.

mengubur ari-ari

Cara mengubur ari-ari yang baik

 1. Menyiapkan ari-ari untuk dikubur

Sebelum dikubur, sebaiknya ari-ari dicuci terlebih dulu. Lalu siapkan bahan seperti garam, asam jawa, jeruk nipis dan kain putih sebagai persiapan untuk mengubur ari-ari. Beberapa orang juga menggunakan kendi dari tanah liat sebagai wadah ari-ari sebelum dikubur. 
mengubur ari-ari

2. Mencuci ari-ari

Cucilah ari-ari, bersihkan sisa darah yang menempel padanya. Gosokkan garam kasar dan asam jawa. Cuci di bawah air mengalir agar bersih secara tuntas.

3.Menggunakan garam kasar 

Gunakan garam kasar dan bukan garam halus. Taburkan di atas ari-ari, bila ari-ari sudah mulai membusuk, beri perasan jeruk nipis untuk menghilangkan baunya.

4. Membungkus ari-ari

Setelah ari-ari selesai dicuci, bungkus dengan kain putih. Ikat dengan kuat. Lalu letakkan di dalam kendi. Pastikan tanah tempat Anda hendak mengubur ari-ari cukup lembab dan mudah untuk dicangkul.

5. Membuat lubang di dalam tanah

mengubur ari-ari

Buat lubang yang cukup dalam di tanah, sekitar setengah meter, sebelum menaruh ari-ari di dalamnya dan menutup kembali lubang tersebut dengan rapat.

Hal ini dimaksudkan agar hewan liar tidak mencium bau ari-ari dan menggalinya. Bila perlu, letakkan batu besar di atas kuburan ari-ari untuk menghindari hewan liar menggali ari-ari tersebut.

6. Baca shalawat (khusus bagi muslim)

Untuk Anda yang beragama Islam, mengubur ari-ari bisa dilakukan dengan membaca bismilah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. 

*** 

Semoga informasi ini bermanfaat. 

 

Disadur dari artikel Nurul Halifah di theAsianparent Malaysia

Baca juga:

Retensio Plasenta, waspada komplikasi akibat ari-ari tertinggal di rahim setelah bayi lahir

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Aktivitas Ayah
  • /
  • Cara mengubur ari-ari dengan benar, panduan bagi para Ayah
Bagikan:
  • 10 Kumpulan Doa Ayah untuk Anak Perempuan, Amalkan Setiap Hari

    10 Kumpulan Doa Ayah untuk Anak Perempuan, Amalkan Setiap Hari

  • Cara Perpanjang SIM Online, Lengkap dengan Syarat dan Harganya!

    Cara Perpanjang SIM Online, Lengkap dengan Syarat dan Harganya!

  • 15 Tutorial Gaya Rambut Anak Perempuan, Ayah Bisa Coba!

    15 Tutorial Gaya Rambut Anak Perempuan, Ayah Bisa Coba!

  • 10 Kumpulan Doa Ayah untuk Anak Perempuan, Amalkan Setiap Hari

    10 Kumpulan Doa Ayah untuk Anak Perempuan, Amalkan Setiap Hari

  • Cara Perpanjang SIM Online, Lengkap dengan Syarat dan Harganya!

    Cara Perpanjang SIM Online, Lengkap dengan Syarat dan Harganya!

  • 15 Tutorial Gaya Rambut Anak Perempuan, Ayah Bisa Coba!

    15 Tutorial Gaya Rambut Anak Perempuan, Ayah Bisa Coba!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti