TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan malas ganti sprei, jika tak ingin terkena penyakit kulit ini!

Bacaan 3 menit
Jangan malas ganti sprei, jika tak ingin terkena penyakit kulit ini!

Awas! Jarang ganti sprei bisa memicu beragam penyakit kulit.

Seberapa sering anda mengganti sprei dalam satu bulan? Pertanyaan itu sangat penting untuk dibahas, karena mengganti sprei harus dilakukan secara rutin, setidaknya seminggu sekali.

Sprei merupakan alas tidur kita dan orang-orang tersayang di rumah, yang mana harus diperhatikan kebersihannya. Oleh karena itu, kita harus membuat jadwal untuk mengganti sprei, biasanya dilakukan satu kali seminggu.

Hal ini dilakukan secara rutin  untuk menghindari kuman dan penyakit yang bertebaran di kasur dan sprei, akibat sel kulit mati yang bisa memicu pertumbuhan jamur dan kutu di sprei. 

mengganti sprei

Dilansir dari laman Huffington Post, tidak mengganti sprei dalam jangka waktu lama bisa memicu beragam penyakit.

“Jika sprei tidak dicuci secara teratur, maka seseorang yang tidur di atasnya akan terinfeksi penyakit dari kuman yang menempel di sprei. Serta, infeksi jamur pun berisiko terjadi karena jamur bisa ditransfer dari kain ke tubuh manusia,” ujar Mary Malone, seorang ahli laundry.

Artikel terkait : Wow! Mama kreatif ini buat baju serasi dengan anak dari kain sprei

Selain itu, ketika kita sedang tidur lalu berkeringat, maka keringat atau minyak tubuh beserta bakteri akan menempel di sprei. Sehingga sprei harus segera dicuci, karena jika tidak, akan menumpuk lebih banyak bakteri.

Kemudian, tentu saja masih ada risiko lain yang mengintai jika jarang mengganti sprei. Berikut inilah penjelasannya.

Risiko kesehatan yang mengintai bila jarang mengganti sprei

mengganti sprei

1. Memicu kembang biak tungau

Saat tidur di malam hari terjadi perbaikan dan pembaharuan sel-sel tubuh dan kulit. Dari situ, sisa kulit mati kita akan menempel di sprei, yang mana tidak dapat dilihat menggunakan mata telanjang.

Sisa-sisa kulit mati yang menempel di sprei itu menjadi tempat yang digemari tungau. Tungau merupakan hewan mikroskopik semacam kutu yang banyak terdapat di dalam debu rumah.

Hewan ini dapat menyebabkan gatal-gatal terutama bagi orang yang alergi tungau. Oleh karena itu, kita wajib mengganti dan mencuci sprei secara rutin untuk menghindari kembang biak tungau di sprei.

bahaya jarang mengganti sprei

2. Skabies

Salah satu penyakit yang muncul akibat sprei kotor adalah skabies. Penyakit ini muncul akibat dari tungau atau kutu di sprei yang lama tidak dibersihkan. Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh sensitivitas terhadap parasit tungau kecil.

Beberapa tanda skabies yang dapat dirasakan di antaranya yaitu timbulnya luka putih atau abu sepanjang 1 cm yang pada ujungnya terdapat luka kulit seperti jerawat atau lenting. Umumnya muncul di sela jari, pergelangan tangan, sisi lengan bawah bagian dalam, siku bagian luar, lipat ketiak, puting, pusar, bokong, kelamin, dan perut bagian bawah.

Lalu, rasa gatal di daerah luka khususnya ketika malam hari. Serta, ditemukan tungau, baik dalam bentuk larva, telur, dan tungau dewasa.

mengganti sprei

3. Biang kuman dan jamur

Keringat saat tidur yang mengenai sprei dapat menimbulkan kelembapan yang menjadi tempat kesukaan kuman dan jamur untuk berkembang biak. Mengganti dan mencuci sprei secara berkala dapat  mengurangi kemungkinan terjangkit berbagai penyakit akibat kuman dan jamur.

***

Itulah beberapa masalah yang akan timbul apabila kita jarang mengganti sprei. Meskipun mengganti sprei sering dianggap sepele, tapi jangan diabaikan karena dapat berisiko untuk kesehatan.

 

 

Referensi : Huffington Post dan Klikdokter

Referensi :

Inilah Cara Mudah Melipat Sprei Berkaret

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Jangan malas ganti sprei, jika tak ingin terkena penyakit kulit ini!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti