Mengasuh Anak Itu (Seharusnya) Menyenangkan

Mengasuh Anak Itu (Seharusnya) Menyenangkan

Orang tua mengeluh mereka merasa lelah dan tua sejak kehadiran anak-anak. Padahal mengasuh anak seharusnya menyenangkan bukan?

Mengasuh si kecil itu menyebalkan!

Mereka tinggal di sudut-sudut rumah dan bersembunyi di balik tanaman bunga kesayangan Anda. Mereka bangkit untuk membuat kekacauan dan mengganggu kehidupan pribadi Anda. Kebebasan Anda pun terenggut dan mereka selalu bisa menipu Anda dengan senyuman manis dan kepolosannya.

Rasa tertekan, khawatir, pundak pegal-pegal, kurang tidur dan uang belanja yang cepat habis karena dipakai membeli jajanan adalah sebagian dari gejala-gejala Anda sedang menghadapi serangan ‘teroris’. Ya, “teroris” berwajah tanpa dosa ini dikenal banyak orang sebagai … anak-anak.

Jangan panik

Suatu saat Anda sangat dan super kelelahan mengasuh si kecil. Sampai-sampai Anda, dengan tanpa sadar, mengibaratkan anak Anda sendiri sebagai tarantula raksasa yang membuat sarang di pojokan rumah dan sewaktu-waktu akan ‘memangsa’ Anda ketika Anda lengah. Perasaan tertekan yang teramat dalam akibat mengasuh anak terlihat jelas dalam sebuah surat dari pembaca kami berikut ini :

“Saya dulu kepengen jadi kaya dan terkenal, menikah sama Ariel trus jalan-jalan ke Raja Ampat! Tapi coba lihat saya sekarang. Tiap hari harus mengasuh anak, antar jemput anak ke sekolah dan jarang pegang uang banyak karena selalu habis buat keperluan anak! Gimana nggak stres coba?”

Tapi Ma, Anda tidak sendirian. Ada banyak mama di luar sana yang juga merasakan hal yang sama ketika mengasuh anak mereka. Jadi, tenanglah dan tarik nafas dalam-dalam. Jangan mengambil tindakan apapun ketika emosi Anda sedang naik ke ubun-ubun akibat tingkah laku anak.

Berdiam diri sejenak, mengucap doa singkat atau membaca istighfar (bagi Anda yang Muslim) bisa Anda lakukan jika Anda merasa memerlukannya untuk menenangkan diri Anda.

Membentuk kebiasaan

Mama, mengasuh anak bukan sebatas memberinya makan dan minum susu, tapi juga mengajarkannya berbagai kebiasaan atau rutinitas sehari-hari. Saya bisa mengerti jika Anda merasa berat melakukannya, karena harus berhadapan dengan penolakan, rengekan dan aneka pemberontakan dari ‘teroris’ cilik Anda.

Tapi percayalah, pembiasaan kegiatan sehari-hari juga bermanfaat untuk Anda sendiri. Di kemudian hari Anda tak perlu berteriak-teriak memintanya mencuci tangan sebelum makan, memasukkan kaos kaki kotornya ke bak cuci, atau membereskan mainannya sendiri, karena ia sudah dibiasakan dengan rutinitas itu sejak usia dini.

Anak yang dibiasakan bangun dan tidur di jam yang sama setiap hari akan membuat hidup Anda lebih mudah. Karena Anda dapat memperkirakan jam berapa Anda dapat melakukan hal-hal sederhana yang bisa menenangkan hati Anda. Misalnya, menonton sinetron atau film India kesayangan sambil minum secangkir teh hangat. Dan jauhi siaran berita agar Anda nggak tambah stress.

Bertemanlah dengannya

Anak yang biasanya manis dan penurut tiba-tiba berubah menjadi teror bagi kehidupan Anda, itu bukannya terjadi tanpa alasan, Mama. Mungkin Anda terlalu sibuk dengan menjawab kicauan teman-teman Anda di Twitter, sampai-sampai lupa kalau sedang mengasuh anak dan tidak mendengar ketika ia ingin Anda bermain bersamanya.

Cobalah membuat hatinya senang dengan mengajaknya jalan-jalan sore keliling kompleks, membuatkan mobil-mobilan dari kulit jeruk atau bermain masak-masakan bersamanya.

Dengan bermain bersama maka anak akan mengerti bahwa mamanya adalah sahabatnya, dan ia tak harus merengek atau merajuk atau melancarkan ‘aksi terorisme’ lainnya agar mendapat perhatian Anda.

Semua akan indah pada waktunya …

Ini memang ungkapan klise, tapi mengandung kebenaran. Mana ada sih bayi atau balita yang enggak pernah rewel? Sama seperti biji yang tumbuh menjadi tunas dan pohon besar, begitulah proses hidup manusia.

Waktu masih kecil anak memang sangat tergantung pada Anda. Tapi ia akan tumbuh dewasa suatu hari nanti dan hidup mandiri tanpa bantuan Anda.

Di saat-saat seperti ini Anda mungkin akan merindukan hari-hari indah bersama ‘teroris’ cilik Anda, dan balik ‘meneror’ anak Anda dengan pertanyaan seperti, “Kapan menikah?” atau ,”Kapan mau punya anak? Mama pingin punya cucu nih ..”

Parents, mengasuh anak itu seharusnya menyenangkan. Nikmatilah hari-hari bersama si kecil Anda….

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner