TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Puting Lecet Saat Menyusui, Berapa Lama Akan Sembuh?

Bacaan 3 menit
Puting Lecet Saat Menyusui, Berapa Lama Akan Sembuh?

Puting lecet kerap terjadi pada para ibu yang baru menyusui.c Ada cara menghindari dan mengatasinya.

Sebanyak 80 sampai 90% ibu menyusui mengalami puting lecet, luka, hingga berdarah. Pada kasus ekstrem, puting yang luka juga dapat memicu terjadinya mastitis.

Ketika puting sakit, beberapa ibu cenderung berhenti menyusui.

Padahal banyak penelitian yang menunjukkan puting pecah-pecah justru dapat sembuh dan tidak menjadi bahaya jika ibu terus menyusui.

Artikel terkait: 12 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Apa Saja?

Apa Penyebab Puting Lecet Saat Menyusui?

Untuk menghindari puting lecet, mulut bayi harus menempel dengan benar pada payudara ibu. Sumber: pinterest.com

Penyebab paling sering dari puting lecet adalah posisi perlekatan (latching) saat menyusui yang tidak tepat.

Selama dua sampai empat hari setelah melahirkan puting ibu biasanya terasa nyeri karena masih menyesuaikan dengan ritme isapan mulut bayi.

Jika mulut bayi diposisikan dengan benar pada payudara, nyeri sementara ini biasanya berkurang setelah ASI makin lancar keluar, dan menghilang sepenuhnya dalam satu atau dua hari.

Sebaliknya, jika bayi tidak bisa memasukkan bagian areola payudara secara penuh ke dalam mulutnya ketika menyusu, puting ibu akan terjepit di antara lidah dan langit-langit bayi yang akan mengakibatkan puting sakit, lecet hingga berdarah.

Penyebab Lainnya Puting Lecet

Selain karena pelekatan yang tidak benar, beberapa kemungkinan penyebab lainnya puting pecah-pecah adalah:

  • Infeksi jamur pada kulit puting, yang juga dapat berada di dalam mulut bayi. Sementara perlekatan tidak baik menyebabkan rasa seperti teriris, infeksi jamur membuat puting terasa seperti terbakar
  • Infeksi bakteri pada puting atau saluran susu
  • Puting melepuh, terlihat seperti luka melepuh warna putih di ujung puting
  • Raynaud syndrome, kondisi di mana puting berubah menjadi putih setelah menyusui dan sakit ketika darah mengalir kembali

Jika Bunda mencurigai adanya masalah seperti di atas, segera periksakan ke dokter atau konsultan laktasi untuk mendapatkan rekomendasi pengobatan.

Artikel terkait: Puting Pecah-Pecah Saat Menyusui, Kenali Penyebab dan Cara Mengobatinya

Apa yang Harus Dilakukan saat Puting Lecet?

Berikut beberapa cara yang bisa Bunda coba untuk mengatasi puting lecet:

  • Usapkan beberapa tetes ASI ke puting yang luka setiap kali bayi akan dan setelah selesai menyusui. ASI mengandung zat yang dapat membantu penyembuhan luka dan melawan infeksi.
  • Jangan menggunakan sabun, lotion, atau parfum pada daerah puting. Ketika mandi, cukup basuh puting dengan air biasa.
  • Oleskan salep atau krim menyusui setiap setelah menyusui.

Puting Lecet Diobati Apa?

Menurut laman Breastfeeding Network, sampai saat ini belum ada obat yang efektif untuk menyembuhkan puting susu yang lecet karena menyusui, termasuk lanolin dan vaselin murni.

Jika menggunakan krim, aplikasikan setelah menyusui.

Sebagian besar krim tidak perlu dibersihkan sebelum jadwal menyusui sebelumnya, meski jika menggunakan krim yang mengandung antibiotik sebaiknya dilap jika ada kelebihan. 

Berapa Lama Puting Susu Lecet Akan Sembuh?

Periode kesembuhan puting susu lecet saat menyusui tidak memiliki waktu yang jelas. Rasa sakit ringan bisa kering dalam waktu jam atau hari, seperti yang dituliskan oleh Breastfeeding Network.

Akan tetapi luka yang cukup parah bisa membutuhkan waktu 2 atau 3 minggu untuk benar-benar sembuh, bahkan ketika rasa nyeri sudah hilang.

Lecet yang parah biasanya akan pulih dari bawah ke atas, jadi aplikasikan krim ke atas luka untuk mencegah terbentuknya koreng.

***

Jika luka pada puting tidak menunjukkan tanda-tanda penyembuhan dalam dua hari, segera hubungi dokter.

Bunda, semoga informasi di atas dapat membantu.

Cracked Nipples and Moist Wound Healing
www.breastfeedingnetwork.org.uk/factsheet/moist-wound-healing/#:~:text=How%20long%20does%20healing%20take,the%20soreness%20has%20been%20eliminated.

Dennis CL, Jackson K, Watson J. Interventions for treating painful nipples among breastfeeding women. Cochrane Database of Systematic Reviews 2014, Issue 12. Art. No.: CD007366. DOI: 10.1002/14651858.CD007366.pub2. Accessed 11 October 2024

Cracked or bleeding nipples
www.babycentre.co.uk/a8493/cracked-or-bleeding-nipples

 

Baca Juga:

Mastitis: Penyebab, Tanda, Cara Mengobati dan Mencegah

10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya, Wajib Tahu!

10 Hal Yang Perlu Bunda Ketahui Sebelum Menyusui

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Puting Lecet Saat Menyusui, Berapa Lama Akan Sembuh?
Bagikan:
  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

  • 10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

    10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

    Apakah Paratusin Aman untuk Ibu Menyusui? Cek Jawabannya di Sini!

  • 10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

    10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti