TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mencegah step pada bayi dengan kopi? Ini penjelasan dokter

Bacaan 3 menit
Mencegah step pada bayi dengan kopi? Ini penjelasan dokter

Jangan sembarangan memberikan kopi pada bayi, terutama untuk mencegah step atau kejang demam. Ini faktanya menurut dokter.

Banyak penelitian mengungkapkan manfaat kopi untuk kesehatan. Namun bagaimana dengan pendapat yang mengatakan mencegah step pada bayi dengan kopi? Fakta atau sekadar mitos?

Penting untuk diingat, bahwa pemberian kopi pada anak yang step justru tidak dianjurkan. Alih-alih mengobati atau mencegah step, kopi justru memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan bayi secara keseluruhan. Salah satunya, kopi dapat memicu aritmia jantung pada bayi.

Mencegah step pada bayi dengan kopi, justru berdampak buruk untuk kesehatan

Menurut WebMD, kejang terjadi akibat adanya gangguan sinyal listrik pada otak yang tiba-tiba dan tidak terkendali di otak. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan dalam perilaku, gerakan atau perasaan, dan tingkat kesadaran.

Otak manusia terdiri dari triliunan sel saraf yang saling terhubung dengan sinyal listrik, inilah yang disebut neurotransmitter. Tidak hanya terjadi di otak, sinyal listrik juga terjadi di otot, sehingga saat ada gangguan di sana, otak akan memerintahkan otot untuk bergerak dan menyebabkan kejang.

mencegah step pada bayi dengan kopi

Bagaimana bila bayi kejang diatasi dengan kopi?

Kafein yang terdapat dalam kopi berfungsi sebagai obat stimulan yang merangsang sistem saraf pusat, sehingga saat mengonsumsinya bisa timbul rasa lebih segar dan energik. Itulah sebabnya jika tidak terbiasa mengonsumsi kopi bisa menyebabkan jantung berdebar lebih cepat (takikardia).

Jadi coba bayangkan jika kopi diberikan pada bayi, risiko apa yang bisa timbul? Terlebih jika mengingat organ tubuh bayi memang belum sematang tubuh orang dewasa yang mengonsumsi kopi.

Efek degup jantung lebih cepat tentu saja akan dirasakan bayi. Artinya, bukan malah mencegah step pada bayi justru memberikan efek yang membuat bayi tidak nyaman.

Kids Health juga menyebutkan bahwa terlalu banyak konsumsi kafein dalam kopi pada anak-anak dan orang dewasa, dapat menyebabkan:

  • gelisah dan gugup
  • sakit perut
  • sakit kepala
  • kesulitan berkonsentrasi
  • sulit tidur
  • detak jantung lebih cepat
  • tekanan darah tinggi
  • Terutama pada anak kecil, tidak perlu banyak kafein untuk menghasilkan efek ini.

Karena efek samping tersebut, tidak disarankan bayi ataupun ank-anak mengonsumsi kopi, meskipun dalam jumlah sedikit.

Hal ini juga ditegaskan oleh dr. Meta Hanindita, SpA, bahwa pemberian kopi pada bayi tidak ada gunanya, ” mitos saja ya itu,” ungkap dokter Meta.

Ia pun menjelaskan bahwa pada prinsipnya hubungan kejang demam dengan mengonsumsi kopi sangat jauh. Kejang demam dapat dipicu dari riwayat kejang demam pada orang tua atau saudara yang pernah mengalaminya.

Misalkan, dulu waktu kecil ibu atau ayahnya pernah terkena kejang demam, besar kemungkinannya anak juga akan mengalami kejang demam.

Mencegah step atau kejang demam 

Sebelum mengetahui bagaimana cara mencegah kejang demam pada bayi atau anak, perlu diketahui umumnya bayi memiliki suhu tubuh normal 36,5 sampai 37,5 derajat celcius. Sehingga jika termometer menunjukkan angka di atas itu, artinya bayi sedang mengalami demam.

Namun sebelum membawanya ke dokter, Parents tentu saja bisa memberi pertolongan pertama dengan mengompres basah menggunakan air hangat. Selain itu jangan lupa pakaikan baju yang tipis yang longgar.  Dan ingat, jangan pakaikan bayi selimut yang tebal.

Jika memang akan memberikan obat, sebaiknya diresepkan oleh dokter lebih dulu.

“Sementara kalau sudah terjadi kejang, pastikan tidak ada makanan atau mainan di dalam mulut, kendorkan pakaian, amankan jalan napas, posisikan anak telentang, miringkan kepala, jangan memasukkan sendok atau apapun ke dalam mulut,” saran dr Meta.

Bila sudah tersedia obat anti kejang yang dimasukkan lewat pantat, maka obat tersebut boleh dimasukkan. “Jika setelah kejang tidak juga sadar, boleh dibawa ke dokter. Demikian pula jika kejang tak juga berhenti,” tambah dr Meta lagi.

Jadi, masih percaya bahwa mencegah step pada bayi dengan kopi tepat dilakukan? Semoga bermanfaat, ya, Parents.

 

Referensi: KidsHealth, Hallosehat

 

Baca juga:

Kejang pada Bayi, Kenali Tanda-Tanda dan Cara Mengatasinya

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Mencegah step pada bayi dengan kopi? Ini penjelasan dokter
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti