TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Membedakan Nafsu dan Cinta untuk Bangun Hubungan Sehat Menurut Pakar

Bacaan 4 menit
Membedakan Nafsu dan Cinta untuk Bangun Hubungan Sehat Menurut Pakar

Cinta dan nafsu terkadang sulit dibedakan. Yuk, simak penjelasan ahli untuk membedakannya agar hubungan lebih sehat.

Nafsu dan cinta, adalah dua hal yang saling berkaitan. Ketika kita sedang dimabuk cinta, mungkin kita cenderung  tak bisa berpikir dengan jernih dan kesulitan membedakan nafsu dan cinta. Namun ternyata hal ini memiliki penjelasan ilmiah di baliknya.

Menurut survei yang dilakukan oleh DKT Indonesia pada tahun 2019, 70% dari 500 responden anak muda berusia 15 hingga 24 tahun di tujuh kota besar di Indonesia mengungkapkan mereka sudah pernah melakukan kontak fisik dengan lawan jenisnya. 19% di antaranya bahkan pernah melakukan hubungan seksual.

Sebagai orang tua, mungkin hal ini cukup membuat Parents khawatir. Bagaimana menjaga anak, terutama jika sudah memasuki usia pubertas atau remaja, untuk membangun hubungan yang sehat?

Artikel Terkait: Saat Anak Mulai Kenal Cinta Monyet

Hubungan yang Sehat Memiliki Tiga Buah Komponen

Membedakan Nafsu dan Cinta untuk Bangun Hubungan Sehat Menurut Pakar

Menurut Zoya Amirin, M.Psi., FIAS, seorang clinical sexologist, ketika seseorang merasa jatuh cinta, ada tiga komponen yang menggambarkan berbagai aspek cinta yang berbeda. Mengacu pada ‘The Triangular Theory of Love’ dari Robert J Stornberg, tiga aspek tersebut adalah sebagai berikut:

  • Intimacy, yaitu perasaan kedekatan, keterhubungan, dan keterikatan dalam hubungan cinta termasuk di dalamnya perasaan yang menimbulkan pengalaman kehangatan dalam hubungan cinta.
  • Passion, atau gairah yang mengacu pada dorongan yang mengarah pada romansa, ketertarikan fisik, dan penyempurnaan seksual.
  • Commitment, dalam jangka pendek menyangkut keputusan bahwa seseorang mencintai satu sama lain, dan dalam jangka panjang merupakan bentuk komitmen seseorang untuk mempertahankan cinta tersebut.

“Idealnya, cinta yang sehat memiliki tiga komponen tersebut. Tiga komponen cinta akan berinteraksi satu sama lain. Misalnya keintiman yang lebih besar dapat menyebabkan gairah atau komitmen yang lebih,” ungkap Zoya Amirin dalam acara Webinar yang diadakan oleh Fiesta Condoms bekerja sama dengan Berani Berencana yang mengusung tema ‘Apa Perlu Bercinta, Biar Cinta?’

Ia menjelaskan bahwa jika satu hubungan tak memiliki salah satu dari komponen tersebut maka bisa saja salah satu atau kedua pasangan akan merasa kosong. Sebagai contoh, sebuah hubungan dengan komitmen, misalnya pernikahan, tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada seks atau keintiman di dalamnya.

Keintiman sendiri tak berarti harus melakukan hubungan seksual. Menurut psikolog, keintiman dapat dimanifestasikan dalam bentuk kontak fisik, misalnya sentuhan. Keintiman adalah tentang bagaimana kita merasa dekat, akrab, dan nyaman dalam sebuah hubungan yang penuh kebersamaan.

Artikel Terkait: Mengenal 5 Bahasa Cinta, Pentingkah dalam Hubungan Rumah Tangga?

Membedakan Nafsu dengan Cinta

membedakan nafsu dan cinta

Zola Yoana, Certified Matchmaker & Relationship Science-Based Coach, menjelaskan bahwa terkadang seseorang sulit untuk membedakan nafsu dan juga cinta. Hal ini menyebabkan banyak anak remaja terlibat dalam hubungan yang toxic.

“Cinta adalah perasaan kuat antara attachment, affection, dan desire. Namun terkadang seringkali kita susah membedakan nafsu dan cinta. Ketika seseorang jatuh cinta pasti selalu ada desire dan dorongan seksual dengan sesama pasangan,” jelasnya.

Hubungan yang didominasi oleh perasaan seksual umumnya cenderung memprioritaskan perasaan tersebut. Oleh karena itu, Zola menyarankan bagi pasangan sebaiknya mengenal dengan baik terlebih dahulu pasangan sebelum menjalin hubungan yang lebih jauh.

“Sebaiknya apabila kamu mulai menjalin hubungan, lebih baik pertama kenali orangnya secara lebih dekat, dimulai dengan cari tahu life value dan kesamaan visi misi kehidupan kamu sejalan atau tidak, baru pengenalan tentang seksual compatibility terakhir.” Zola menambahkan.

Membedakan Nafsu dan Cinta untuk Bangun Hubungan Sehat Menurut Pakar

Artikel Terkait: Studi: Angka Kehamilan Remaja Makin Meningkat, Bagaimana Parents Mencegahnya?

Secara ilmiah, ketika seseorang jatuh cinta maka tubuhnya akan didominasi oleh hormon oxytocin, vasopressin, dan juga dofamin.

“Hormon tersebut membuat kita tidak bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta dan juga hasrat dalam diri kita. Jadi yang bisa kontrol adalah bagaimana reaksi atau action yang harus kita lakukan ketika jatuh cinta,” ungkapnya.

Zoya Amirin menambahkan bahwa pilihan serta konsekuensinya sebenarnya terletak pada diri sendiri.

“Poin pentingnya adalah bahwa apapun tindakan yang dilakukan, kamu harus melakukannya karena pilihan atau tindakan yang kamu buat sendiri dengan kesadaran penuh akan konsekuensinya. Dengan cara ini kamu akan lebih mampu membangun tanggung jawab pribadi. Jangan pernah melakukan hubungan seksual sebelum siap secara emosi dan juga fisik,” ia memberikan saran.

Meskipun anak adalah buah hati kita, tetapi mereka adalah individu yang memiliki pemikiran dan keinginan sendiri. Tugas orang tua adalah mengarahkan dan membimbing, sementara pilihan ada di tangan mereka.

Parents bisa membimbing anak dengan cara mengajarkan bagaimana membedakan nafsu dan juga cinta. Tentu hal tersebut disesuaikan lagi dengan value yang dianut oleh masing-masing keluarga. Semoga infomasi ini bisa bermanfaat, ya.

Baca Juga:

7 Ciri-Ciri Anak Remaja Jatuh Cinta kepada Lawan Jenis, Parents Sudah Tahu?

Parents, Ketahui Seputar Sexting yang Umum dilakukan oleh Remaja dan Cara Menyikapinya ini

9 Tips Memotivasi Anak Remaja untuk Bisa Menemukan Tujuan Hidupnya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • Membedakan Nafsu dan Cinta untuk Bangun Hubungan Sehat Menurut Pakar
Bagikan:
  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti