TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Masker kain bisa jadi alternatif cegah virus corona, ini syaratnya!

Bacaan 5 menit
Masker kain bisa jadi alternatif cegah virus corona, ini syaratnya!

Simak penjelasan dokter mengenai penggunaan masker kain dalam mencegah virus corona sebagai berikut ini, Parents!

Di tengah pandemi Covid-19, masker jadi sebuah kebutuhan yang dicari banyak orang untuk mencegah penularan virus. Tidak heran jika jenis masker bedah atau masker N95 yang memiliki standar untuk menghalau virus menjadi langka. Jika tidak tersedia, apakah masker kain bisa dijadikan alternatif?

Mampukah masker satu ini mencegah paparan virus korona?

Artikel terkait: Cegah Covid-19, ini perbedaan social distancing, karantina diri, dan isolasi!

Masker kain sebagai alternatif untuk mencegah panularan Covid-19

Masker kain bisa jadi alternatif cegah virus corona, ini syaratnya!

Swakarantina merupakan langkah yang paling dianjurkan untuk memutus penyebaran virus korona penyebab Covid-19. Namun, jika ada kondisi yang mengharuskan keluar rumah, maka salah satu upaya yang bisa dilakukan tentu saja dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Anjuran penggunaan masker ini juga disebutkan dalam beberapa jurnal dan penelitian. Jika masker bedah tidak tersedia, maka orang awam atau mereka yang bukan tenaga medis bisa menggunakan masker kain sebagai alternatif.

Penjelasan tersebut menjadi bahan diskusi antara dr. Tirta Mandira Hudhi dan Staf Khusus Milenial Presiden Belva Devara. Dalam akun instagram milik Belva, keduanya melakukan diskusi mengenai penggunaan masker berbahan kain yang sebenarnya bisa digunakan sebagai langkah pencegahan Covid-19 bagi orang awam.

“Jadi, sekarang banyak penelitian menyebutkan kalau masker jenis kain bisa saja menjadi alternatif pencegahan. Namun, ini hanya dianjurkan untuk orang awam karena risiko kita terbilang kecil dibanding tenaga medis. Jadi, biar tenaga medis yang memakai masker bedah atau N95 karena mereka rentan,” ungkap Belva menjelaskan beberapa isi jurnal yang ia dapat melalui akun Instagram @belvadevara.

 
View this post on Instagram
  A post shared by Adamas Belva Syah Devara (@belvadevara) on Mar 30, 2020 at 4:41am PDT

Bahan yang digunakan berpengaruh

Masker kain

Memang, dari segi medical grade atau standar medis, masker kain tidak memiliki tingkat efektivitas yang sama dengan masker bedah atau N95 dalam menangkal virus. Namun, masker tersebut masih bisa mengurangi kemungkinan terinfeksi daripada tidak menggunakan masker sama sekali ketika bepergian.

Bahan kain untuk pembuatan masker yang akan digunakan juga beragam. Hal ini juga yang akhirnya memengaruhi kualitasnya. Ada kain yang efektif tapi tidak nyaman dipakai karena membuat sulit bernapas

“Secara keseluruhan, bahan yang direkomendasikan adalah pillow case (sarung bantal) sama kaos yang 100% katun. Karena kedua bahan tersebut tingkat efektivitasnya cukup tinggi dan nyaman dipakai. Namun, cara pakai dan melepas juga berpengaruh pada tingkat efektivitas masker,” jelas Belva.

Sebagai tenaga medis, dr. Tirta pun setuju dengan anjuran pemakaian jenis masker tersebut sebagai alternatif. “Penelitian terbaru dari Central for Diseases and Prevention (CDC) juga menjelaskan, masker kain bisa mengurangi rate infection sampai 72 persen.”

Dokter relawan garda depan penangulangan Covid-19 di Indonesia itu memaparkan, penggunaan masker akan bermanfaat untuk mencegah penularan virus yang dibawa oleh carrier. Yaitu orang yang terpapar Covid-19 tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun.

Sementara itu, Belva juga melanjutkan,”Kami akan memastikan bahwa informasi yang didapat tersebut benar. Kami (staf khusus presiden) sedang mempersiapkan campaign perilah ini. Semoga  bisa efektif untuk menekan penyebaran virus.”

Artikel terkait: Cara memakai masker yang benar menurut WHO untuk cegah penyebaran virus corona

Beberapa hal yang perlu diperhatikan

Masker kain

Berdasarkan jurnal Disaster Medicine and Public Helath Preparedness, masker bedah masih tiga kali lipat lebih efektif dibandingkan dengan masker kain dalam mencegah penyebaran virus. Sementara itu, masker bedah dan kain sendiri pun tidak lebih efektif dari masker repirator N95 yang mampu menyaring partikel virus kecil.

Meski demikian, melihat situasi masker bedah dan N95 yang begitu langka, CDC juga akhirnya memberikan anjuran bahwa masker kain bisa saja digunakan sebagai alternatif.

Di sisi lain, seorang peneliti dari Universitas Cambridge di Inggris Anna Davies menegaskan, masker kain juga perlu memiliki sisi luar dan dalam yang tetap seperti masker bedah.

“Jadi, harus selalu dikenakan pada permukaan sisi yang sama. Ada bagian luar, ada bagian dalam juga yang bersifat tetap. Pemakaiannya tidak boleh diubah-ubah,” jelas Anna seperti yang dikutip dari laman Live Science.

Masker kain bisa jadi alternatif cegah virus corona, ini syaratnya!

 

Senada dengan dr. Tirta dan Belva,  dr. Nahla Shihab juga memiliki pendapat serupa mengenai penggunaan jenis masker tersebut. Lewat akun Instagramnya (@nahlashihab), adik dari Najwa Shihab tersebut menjelaskan, masker kain dapat membantu mencegah paparan virus corona dengan tiga syarat, yakni:

  1. Masker digunakan saat harus keluar rumah
  2. Tetap wajib menjaga jarak minimal 1 meter
  3. Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir

Tidak hanya itu, masker juga harus dicuci setiap hari untuk membersihkan partikel virus yang menempel di sana. Cara mencuci sama dengan baju, yakni menggunakan air dan sabun. Jadi, tidak perlu menggunakan cairan disinfektan.

 
View this post on Instagram
  A post shared by Nahla Shihab (@nahlashihab) on Mar 30, 2020 at 6:17pm PDT

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Artikel terkait: Perlukah tes virus corona saat merasakan sakit ringan? Ini penjelasan dokter

Artinya, upaya pencegahan terpaparnya virus korona ini bisa menggunakan masker jenis kain. Menggunakan pelindung seperti masker kain dinilai lebih baik daripada tidak ada perlindungan sama sekali. Namun, cara pemakaian dan langkah menjaga kebersihan masker juga perlu diperhatikan.

Jadi, tidak perlu menimbun masker yang memang sangat dibutuhkan untuk tenaga medis, ya!

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Referensi: Instagram, Live Science, Media Indonesia

Baca juga:

Masker langka dan mahal, ayah dan anak penyintas kanker: "Kami sangat butuh"

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Masker kain bisa jadi alternatif cegah virus corona, ini syaratnya!
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti