TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mampukah Pria Macho Menjadi Ayah Idaman?

Bacaan 3 menit
Mampukah Pria Macho Menjadi Ayah Idaman?

Apakah para pria juga sama seperti kaum wanita, terlahir dengan insting menjadi orangtua dan memiliki sisi lembut seorang ayah /ibu?

Pria macho yang tampak galak bukan berarti nggak bisa jadi ayah yang baik.

Pria macho yang tampak galak bukan berarti nggak bisa jadi ayah yang baik.

Pria itu bertato, berotot, berewokan, tinggi besar. Jika berbicara selalu tegas dan cenderung kasar. Tapi toh ada saja wanita yang jatuh cinta pada mereka dan menikahinya. Lalu apa yang selanjutnya akan terjadi ketika mereka menjadi seorang ayah?

Apakah semua pria, bahkan yang tampak sangar (bahasa Jawa dari kata ‘macho’) sekalipun, bisa menjadi ayah? Dan bagaimanakah mereka akan bersikap kepada anak-anak? Jika penampilan luarnya saja sudah mengerikan, bukan tidak mungkin mereka akan menyakiti anak-anak mereka sendiri.

Bisakah pria macho jadi ayah yang baik?

Menurut sebuah artikel di The Strait Times, level testosteron pada pria menurun ketika mereka menjadi seorang ayah. Hal ini terungkap lewat sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat.

Penemuan ini merupakan jawaban bagi apa yang dipercayai kaum pria selama ini, bahwa maskulinitas mereka berkurang ketika menjadi ayah. Namun menurunnya maskulinitas justru merupakan sebuah pertanda baik dalam hal pengasuhan anak (parenthood).

Hasil studi sekaligus menegaskan sebagaimana para wanita diciptakan untuk menjadi ibu, semua pria terlahir untuk menjadi ayah. Meskipun sikap mereka kepada anak-anak cenderung kurang bersahabat atau kaku.

Kabar baiknya adalah, pria macho dengan hormon testosteron lebih tinggi dari para pria pada umumnya lebih berpeluang untuk menjadi seorang ayah.

Dan penurunan hormon testosteron yang terjadi beberapa saat sesudah mereka menjadi ayah, menjadikan pria macho bersikap lebih lembut dan perhatian ketika mengasuh bayi mereka.

Kesaksian para istri pria macho

Bahkan para pria ter-macho sekalipun berhasil mengejutkan para istri dengan sisi lemah lembut mereka yang belum pernah terungkap sebelumnya. Juliana Lim, misalnya, mengaku suaminya menjadi lebih lembut ketika bayi perempuan mereka lahir.

Linda Arifin mengatakan gaya berjalan suaminya mirip seorang gangster. Tapi semenjak menjadi ayah, ia selalu bersikap sopan dan tak pernah berbicara dengan suara tinggi kepada putra kecil mereka.

Lain lagi kisah Elizabeth Wong. Ia mengatakan suaminya bukan seorang penyanyi dan tidak suka menyanyi. Ketika bayi mereka lahir, ia tak keberatan menggendong bayi mereka dan meninabobokannya. “Menyenangkan sekali melihatnya,” kata Elizabeth.

Coba lihat berapa jumlah jempol yang Anda dapat jika mengunggah foto si pria macho dan bayinya di Facebook.

Coba lihat berapa jumlah jempol yang Anda dapat jika mengunggah foto si pria macho dan bayinya di Facebook.

Manfaat menjadi ayah

Penelitian di atas juga menyimpulkan bahwa sikap atau tindak tanduk manusia berpengaruh pada kadar hormon dalam tubuh mereka. Jika kadar hormon estrogen yang tinggi dapat mengakibatkan kanker payudara, demikian juga kadar hormon testosteron yang berlebihan dapat berujung pada kanker prostat.

Menurunnya kadar hormon testosteron sama artinya dengan berkurangnya resiko mengalami penyakit kanker. Oleh karena itu Anda para ibu sudah sepantasnya menyemangati, memberikan pujian atau melakukan berbagai upaya untuk membuat pria macho Anda tak patah arang menjadi ayah.

Misalnya, bujuk dia berpose semanis mungkin sambil menggendong bayi mereka. Trus unggahlah foto itu di sosmed Anda dan jangan lupa tag/tandai dia.

Tunggu reaksi atau komentar teman-teman dan coba lihat berapa jempol atau ‘likes’ yang didapatnya. Saya jamin si dia pasti ketagihan mengunggah foto bersama bayinya lagi.

Parents, semoga ulasan di atas bermanfaat.

Baca juga:

Calon Ayah pun Mengalami Perubahan Hormon Saat Istri Hamil

Tipe Ayah Apakah Anda?

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Mampukah Pria Macho Menjadi Ayah Idaman?
Bagikan:
  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti