TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!

Bacaan 4 menit
7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!

Penderita hipertensi harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari risiko komplikasi serius.

Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah mencapai 130/80 mmHg atau lebih. Individu dengan hipertensi rentan mengalami komplikasi yang dapat mengancam nyawa seperti gangguan saraf mata (retinopati), serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Agar tidak terjadi komplikasi, hindari makanan pantangan darah tinggi.

Komplikasi tersebut bisa muncul karena aliran darah yang membawa oksigen dan zat gizi ke organ-organ penting terganggu akibat pembuluh darah menyempit, tersumbat, atau pecah. Oleh sebab itu, penderita hipertensi perlu memerhatikan gaya hidupnya agar kondisinya tidak semakin memburuk.

Gaya hidup yang dimaksud berkaitan dengan apa yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi, tidak merokok, membatasi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, dan rutin berolahraga (minimal 30 menit per hari, total 150 menit per minggu).

Daftar Makanan Pantangan Darah Tinggi atau Hipertensi

Terkait dengan apa yang dikonsumsi, ada beberapa makanan yang perlu dibatasi atau makanan pantangan darah tinggi. Makanan ini perlu dihindari penderita hipertensi agar tekanan darahnya tidak meningkat.

Apa saja makanan pantangan darah tinggi atau penderita hipertensi? Berikut daftarnya:

1. Garam

makanan pantangan darah tinggi

Garam mengandung mineral natrium yang bersifat menarik air sehingga dapat meningkatkan tekanan di dalam darah. Karena itu, asupan garam harian perlu diperhatikan agar tidak melebihi batas yang direkomendasikan, yakni 2,4 gram per hari atau kurang dari 1 sendok teh. Sebagai alternatif, dapat digunakan garam rendah natrium saat memasak makanan untuk penderita hipertensi.

Garam juga terdapat pada makanan olahan seperti kue, keripik, dan makanan kering lainnya, serta pada makanan yang diawetkan seperti ikan asin, sosis, daging asap, dendeng, terasi, acar, asinan, dan tauco. Oleh sebab itu, konsumsi makanan-makanan ini sebaiknya dihindari.

2. Gula

makanan pantangan darah tinggiTanpa disadari, gula juga dapat memengaruhi tekanan darah. Hal ini berkaitan dengan risiko kegemukan atau obesitas akibat mengonsumsi gula berlebihan yang membuat seseorang rentan memiliki tekanan darah tinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar konsumsi gula harian tidak lebih dari 50 gram sehari atau setara dengan 4-9 sendok teh.

3. Makanan siap saji

makanan pantangan darah tinggi

Makanan siap saji (fast food) umumnya tinggi garam untuk memberikan rasa gurih. Kandungan lemak trans dan lemak jenuhnya pun cenderung tinggi. Akibatnya, bila dikonsumsi berlebihan, makanan siap saji dapat memicu hipertensi baik secara langsung maupun secara tidak langsung dengan menyebabkan obesitas.

4. Makanan kaleng

7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!

Makanan kaleng seringkali menjadi pilihan karena praktis untuk dikonsumsi kapan saja dan pengolahannya mudah. Biasanya, Anda hanya perlu menggoreng atau merebusnya seperti sarden dan kornet kalengan. Beberapa makanan kaleng, seperti buah-buahan, bisa langsung dikonsumsi tanpa diolah terlebih dahulu.

Akan tetapi, makanan-makanan ini juga dapat memicu hipertensi karena kandungan gula dan garamnya cenderung tinggi. Sebelum memutuskan untuk membelinya, sebaiknya Anda mengecek terlebih dahulu kandungan natrium pada label kemasan. Ini juga berlaku untuk minuman kaleng seperti minuman bersoda, yang juga tinggi gula dan garam.

5. Makanan Pantangan Darah Tinggi atau Hipertensi, Makanan beku

7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!

Sama halnya dengan makanan kaleng, makanan beku cenderung tinggi garam sehingga perlu dihindari. Garam banyak digunakan pada kedua makanan tersebut karena berperan sebagai pengawet agar tahan lama dan bisa disimpan dalam jangka panjang.

6. Makanan berlemak

7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!

Lemak yang berbahaya adalah lemak trans dan lemak jenuh. Lemak trans adalah yang paling buruk untuk kesehatan. Lemak jenis ini merupakan hasil samping proses hidrogenasi yang dibutuhkan untuk mengubah bentuk cair minyak sayur (yang sebetulnya sehat) menjadi bentuk padat, serta untuk mencegahnya menjadi tengik.

Pada label kemasan, lemak trans sering disebut sebagai partially hydrogenated oil atau lemak/minyak terhidrogenasi parsial. Lemak jenis ini bisa ditemui pada margarin, makanan-makanan kemasan, siap saji, cake dan cookies.

Sedangkan lemak jenuh tak selalu buruk selama konsumsinya dibatasi di bawah 10 persen kebutuhan kalori harian. Ini karena lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat LDL, yang juga berperan dalam proses terjadinya hipertensi. Lemak jenuh bisa ditemui di dalam daging merah, susu full cream, keju, minyak kelapa, dan es krim. 

7. Daging Merah, Salah Satu Makanan Pantangan Darah Tinggi atau Hipertensi

7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!Pada penderita hipertensi, konsumsi daging merah dapat meningkatkan tekanan darah sehingga perlu dibatasi. Ini termasuk daging sapi, kambing, dan babi. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi daging sama sekali.

Bila ingin mengonsumsi daging dengan aman, perhatikan cara pengolahannya. Untuk menghindari lonjakan tekanan darah, pilih bagian daging yang rendah lemak dan disarankan untuk mengolahnya dengan cara direbus atau dikukus. Hindari juga menambahkan banyak garam dan santan saat mengolah daging.

 

Cerita mitra kami
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Ini Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi, Si Kecil Anda Termasuk?
Ini Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi, Si Kecil Anda Termasuk?
Ini Cara Memastikan Asupan Gula untuk Anak Tidak Berlebihan
Ini Cara Memastikan Asupan Gula untuk Anak Tidak Berlebihan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Makanan & Minuman
  • /
  • 7 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Hipertensi, Cek!
Bagikan:
  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

    20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

  • 40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

    40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

    20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

  • 40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

    40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti