TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Dipaksa split saat latihan menari, anak 6 tahun mendadak lumpuh

Bacaan 3 menit
Dipaksa split saat latihan menari, anak 6 tahun mendadak lumpuh

"Dia dulu suka menari. Sebagai orang tua, aku melakukan yang terbaik untuk mendukungnya. Sekarang dia mungkin tidak akan pernah berdiri atau menari lagi," pungkas orangtua Tongtong.

Seorang gadis kecil di Cina dikabarkan mengalami lumpuh karena olahraga split yang dipaksakan oleh instruktur tarinya. Akibat kejadian itu, gadis kecil berusia enam tahun itu harus menerima kenyataan pahit untuk mengubur mimpinya sebagai seorang penari profesional.

Kisah Tongtong yang lumpuh karena olahraga split

lumpuh karena olahraga 2

Dilansir dari Asia One, gadis kecil yang dikenal dengan sapaan Tongtong itu dikabarkan mengalami cedera saat mengikuti kelas dansanya, di Henan, Cina, pada 6 Oktober lalu.

Menurut rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian, awalnya Tongtong mengikuti kelas tari seperti biasa. Seorang instruktur kemudian datang dan membantu mendorong kaki kirinya hingga ke atas kepala untuk melakukan gerakan split.

Awalnya Tongtong masih bisa berdiri dan berjalan setelah kejadian itu. Namun ia terlihat pincang dan tidak stabil.

lumpuh karena olahraga 1

Beberapa saat kemudian, Tongtong yang tengah duduk di lantai terlihat kesusahan untuk berdiri. Ia tidak bisa menggerakan kedua kakinya.

Instruktur tari Tongtong kemudian menyadari ada sesuatu yang salah dari gadis malang tersebut. Ia mencoba membantu Tongtong berdiri tetapi tidak bisa. Kaki Tongtong tidak bisa menahan berat badannya.

Artikel terkait: Mengapa jatuh terduduk bisa akibatkan anak lumpuh?

Tongtong didiagnosis mengalami cedera tulang belakang

Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mendiagnosis Tongtong mengalami cedera tulang belakang. Sejak kejadian itu, Tongtong yang sudah mengikuti kelas tari selama dua tahun tersebut tidak bisa lagi berjalan.

“Dokter mengatakan kepada saya untuk tidak terlalu berharap. Mereka mengatakan bahwa dia (Tongtong) memiliki risiko 2 banding 3 untuk lumpuh selamanya, kecuali terjadi keajaiban,” ujar Li, ibu Tongtong.

Li kemudian menjelaskan bahwa Tongtong mungkin mengalami cedera kecil akibat gerakan backbend yang telah dia dipraktikkan kelas sebelumnya. Lalu cedera itu semakin diperparah ketika dia dipaksa untuk melakukan split.

lumpuh karena olahraga 3

Seorang juru bicara akademi tari, yang dikenal sebagai Wang, mengatakan kepada wartawan, “Situasi ini berlangsung di kelas yang normal, saya pikir anak itu mungkin telah memiliki beberapa masalah sebelumnya.”

“Kami telah membayar semua biaya medis anak itu di awal. Dengan niat baik tetapi akan sulit untuk terus melakukan itu di masa depan,” jelas Wang.

Li mengklaim bahwa akademi tari itu telah membantu ketika Tongtong pertama kali terluka. Namun mereka berhenti mengunjungi dan menerima teleponnya setelah mengetahui bahwa kondisi Tongtong tidak membaik.

“Dia dulu suka menari. Sebagai orang tua, aku melakukan yang terbaik untuk mendukungnya. Sekarang dia mungkin tidak akan pernah berdiri atau menari lagi,” pungkas Li.

Bahaya memaksakan olahraga split

Dalam laman Alo Dokter, dr Devika Y mengatakan bahwa latihan berguna untuk melatih kelenturan tubuh terutama bagian lipat paha. Namun untuk bisa melakukan split diperlukan latihan secara bertahap dan tidak boleh dipaksakan.

“Jika split dilakukan denan paksaan dan terlalu berlebihan justru beresiko menimbulkan cedera dan rasa nyeri baik pada tungkai, lutut, maupun lipat paha,” ujarnya.

Untuk itu, ia menyarankan bila seseorang ingin melakukan split sebaiknya jangan lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Selain itu mintalah bantuan instruktur yang terlatih.

***

TAP ID APP BANNER NEW (6)

Referensi: Asia One, Alo Dokter

Baca juga

"Anak Matahari", Kisah Kakak Beradik yang Lumpuh Tiap Matahari Terbenam

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dipaksa split saat latihan menari, anak 6 tahun mendadak lumpuh
Bagikan:
  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti