TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Larangan Mudik di Sumatera Utara : Batas kota dijaga ketat dan transportasi dibatasi

Bacaan 4 menit
Larangan Mudik di Sumatera Utara : Batas kota dijaga ketat dan transportasi dibatasi

Mencegah penyebaran Virus Corona yang lebih luas, pemerintah Sumatera Utara mengeluarkan larangan mudik di wilayah Sumut.

Larangan mudik di Sumut (Sumatera Utara) menyebabkan pemerintah setempat menutup jalan di pintu masuk ke Kota Medan, Sumatera Utara. Penutupan dilakukan untuk mencegah pemudik yang masuk atau keluar dari kota Medan.

Hal ini seiring dengan larangan mudik yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo. Pemerintah melarang mobilisasi dari satu daerah ke daerah lain untuk mencegah meluasnya penularan Virus Corona yang mengakibatkan penyakit COVID-19.

Medan siaga Corona: Batas kota ditutup, transportasi publik dibatasi

larangan mudik sumut

Menurut Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar, penutupan dilakukan pada tiga titik pintu masuk ke Kota Medan. Di antaranya yaitu perbatasan di Tanjung Morawa, perbatasan Binjai, dan perbatasan Kabupaten Karo.

Perbatasan Tanjung Morawa merupakan satu-satunya akses penghubung Medan dengan provinsi lain seperti Sumatera Barat dan Provinsi Riau. Sedangkan perbatasan Binjai menghubungkan kota Medan dengan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

“Dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2020 ini, kita membatasi dan menyekat jalur arus mudik para warga yang masuk ke Kota Medan,” katanya.

Artikel terkait : Larangan mudik di Jatim, jadwal KA dan pesawat dihentikan sementara

Terkait larangan mudik di Sumut, nantinya aparat kepolisian akan mengecek pengendara yang masuk ke kota Medan. Terutama kendaraan pribadi.

“Kita akan interogasi dan periksa identitasnya sampai dengan tujuan dan asalnya dari mana,” imbuh Sonny.

Apabila ada pengendara yang hendak mudik ke Kota Medan, petugas secara tegas akan meminta pemudik tersebut untuk kembali ke daerah asalnya.

“Jika terbukti pemudik yang masuk ke Medan, kita tolak dan kembalikan ke daerah asalnya, kita perintahkan balik arah,” sambungnya menjelaskan.

Larangan mudik di Sumut membuat bus antar kota antar provinsi (AKAP) berhenti beroperasi dan rute kereta api dibatasi

larangan mudik di sumut

Foto : Kereta api disemprot desinfektan di stasiun Medan. Antaranews

Akibat larangan mudik, sejumlah bus antar kota antar propinsi (AKAP) berhenti beroperasi. Salah satu perusahaan transportasi bus AKAP di Kota Medan yang berhenti beroperasi yakni CV Makmur.

Mengutip dari CNN News, sejak 24 April 2020, sekitar 80 unit bus terlihat berada di parkiran loket bus CV Makmur di Jalan Tritura, Medan. Jumlah penumpang pun menurun. Beberapa tiket bus bahkan dikembalikan tanpa potongan.

Begitu juga dengan perusahaan kereta api (KAI) Sumut yang telah membatasi rute jarak menengah. Keberangkatan dan kedatangan perjalanan KA Sri Bilah, KA Putri Deli, dan KA Sireks tidak dioperasikan sementara waktu.

Perjalanan kereta api tersebut biasanya melayani rute menengah antar kota dalam provinsi Sumut. Rute yang dilayani mencakup Medan menuju Tanjung Balai, Rantau Prapat, dan kota Pematang siantar.

Artikel terkait : Pemerintah keluarkan larangan mudik 2020, ini sanksinya jika melanggar!

Larangan mudik di Sumut : Bandara Kualanamu tutup rute domestik

Penumpang pesawat komersil tujuan dalam negeri kini tak bisa lagi beranjak dari Sumut. Pasalnya, Bandara Internasional Kualanamu telah menutup seluruh rute penerbangan domestik sejak 26 April 2020.

Sementara itu, beberapa penerbangan internasional masih beroperasi. Larangan mudik dengan penutupan sejumlah transportasi publik diharapkan dapat menghentikan penyebaran COVID-19 di Sumatera Utara.

Kasus COVID-19 di Sumut : 10 Kecamatan di Medan masuk zona merah

larangan mudik di sumut

Sepuluh kecamatan di Kota Medan telah ditetapkan menjadi zona merah COVID-19. Bahkan penularan Virus Corona di Medan sudah masuk tahap transimisi lokal.

Kecamatan yang termasuk ke dalam zona merah tersebut antara lain Medan Sunggal, Selayang, Tuntungan, Johor, Amplas, Medan Kota, Denai dan Tembung. Menyusul kecamatan Helvetia, dan Medan Petisah yang awalnya masuk zona kuning.

Akhyar Nasution Plt Walikota Medan menegaskan hal ini sudah berbahaya, karena penularan bukan lagi dari luar kota, tapi sudah terjadi di dalam kota alias local transmission.

Jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona di Sumut per Senin, 27 April seluruhnya mencapai 111 orang. Dari jumlah itu, 35 orang dinyatakan sembuh dan 12 orang lainnya meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, Whiko Irwan menyatakan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang sedang dirawat saat ini sebanyak 153 orang. Meski angka tersebut tertinggi di pulau Sumatera, hingga kini Sumut belum memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Demikian informasi tentang perkembangan kasus COVID-19 di Sumatera Utara. Semoga pandemi ini segera berakhir.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Referensi : Antara News dan Cnn.com

Baca juga :

3 Resep kolak durian Medan yang bikin segar tenggorokan, penasaran?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Larangan Mudik di Sumatera Utara : Batas kota dijaga ketat dan transportasi dibatasi
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti