TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Wow, Di Malaysia Ada Lampu Untuk Mengecoh Nyamuk DBD

Bacaan 2 menit
Wow, Di Malaysia Ada Lampu Untuk Mengecoh Nyamuk DBD

Inovasi lanpu jalan ini bisa menjadi terobosan lain dalam perang di seluruh dunia melawan penyakit yang disebabkan nyamuk DBD.

Terobosan baru dalam perang melawan demam berdarah atau demam dengue (DBD) akhirnya ditemukan, dalam bentuk lampu jalan yang dapat mengecoh nyamuk DBD.

Inovasi ini ditemukan oleh sejumlah peneliti di Universty of Malaya yang membuat lampu dengan sistem khusus pencahayaan luar ruangan, terdiri dari lampu jalan LED yang memancarkan karbon dioksida tingkat rendah.

Yang menarik dari penemuan ini, lampu jalan tersebut dapat mengeluarkan aroma manusia untuk menarik perhatian nyamuk DBD agar mendekat.

Meskipun inovasi ini masih dalam masa percobaan di lingkungan kampus, ada harapan tinggi bahwa ini akan berhasil dan dapat disebar ke negara-negara lain.

 

Malaysian scientist takes on #dengue with human-scented street light https://t.co/Ze7lZIZTWq pic.twitter.com/Tk43lRpucI

— TODAY (@TODAYonline) February 28, 2016

Peneliti utama Dr Chong Wen Tong mengatakan kepada The Guardian, bahwa lampu Eco-Greenergy ini bekerja dengan cara “menipu nyamuk dengan simulasi bau manusia untuk memancing mereka.”

“Lampu ini juga memancarkan sejumlah kecil CO2, dihasilkan dengan menggabungkan sinar ultraviolet dan titanium dioksida, yang dapat menarik nyamuk,” terangnya.

Diagram dari Eco-Greenergy Lighting System

Diagram dari Eco-Greenergy Lighting System

Nyamuk yang terpikat oleh lampu beraroma manusia ini akan masuk melalui jendela pada bagian atas dan kemudian kipas hisap akan menarik mereka ke dalam jaring di bagian bawah. Setelah terperangkap, nyamuk-nyamuk tidak mungkin lolos.

Kebanyakan lampu jalan dikendalikan oleh kabel bawah tanah, tapi sistem pencahayaan Eco-Greenergy ini juga dapat didukung oleh angin dan energi surya.

Tidak hanya menghemat listrik, lampu ini juga sangat berguna untuk daerah rawan angin topan dan banjir.

“Baterai, sistem kabel dan pengontrol ditempatkan di dekat bagian atas lampu dan masih dapat berfungsi bahkan ketika tingkat air mencapai 4 meter,” kata Dr. Chong pada Insider Malaysia.

Meskipun memancarkan CO2, Dr. Chong meyakinkan masyarakat bahwa manfaat lampu ini jauh lebih besar daripada risikonya, karena emisi yang dikeluarkan sangatlah rendah.

Bahkan sebelum resmi diluncurkan ke pasar, inovasi ini telah memenangkan beberapa penghargaan seperti 2014 Entrepreneurship Award from the Youth Business Project.

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Baca juga:
Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Agar Anak-anak Terhindar Darinya
MenKes: Untuk Cegah DBD, PSN 3M Plus Lebih Efektif daripada Fogging

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Wow, Di Malaysia Ada Lampu Untuk Mengecoh Nyamuk DBD
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti