TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penting! 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil

Bacaan 5 menit
Penting! 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil

Mengajarkan konsep kepemilikan pada anak sejak dini akan membuatnya mengerti untuk mempertahankan miliknya dan tak merebut milik orang lain.

Saat membaca utas twitter yang sempat ramai beberapa saat lalu tentang mainan Gundam milik seorang paman yang diambil oleh keponakannya tanpa sepengetahuan sang paman, saya sebagai seorang ibu kok ikut sedih ya, Parents. Bukan masalah “halah cuma mainan doang”, hanya meyayangkan saja kenapa mengambil barang tanpa seizin pemiliknya itu dibenarkan? Bisa dimaklumi juga sih, si anak bisa jadi memang belum paham konsep kepemilikan.

Akan tetapi, orang tuanya kan bisa saja mengingatkan untuk mengembalikannya. Kalau sengaja membenarkan apa saja yang dilakukan anaknya dan cenderung bersikap egosentris? Wah, panjang juga ya ceritanya, Parents.

Dari kejadian Om Gundam vs keponakan tersebut, tentu kita bisa mengambil hikmah dan pelajarannya. Sebagai orang tua, kita tetap saja harus mengajarkan 4 aturan konsep kepemilikan berikut agar anak tidak egois sehingga bisa berempati kepada orang lain.

4 Konsep Kepemilikan yang Harus Diajarkan pada Anak

1. Kalau barang bukan miliknya, jangan diambil

 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil

Aturan pertama yang wajib sekali diajarkan adalah jangan mengambil barang yang bukan miliknya, apalagi tanpa sepengetahuan yang punya. Ini termasuk barang milik saudara ya, Parents. Mainan kakak atau adik, yang jelas-jelas sudah menjadi milik orang lain, tidak boleh diambil sembarangan.

Termasuk ketika masing-masing anak diberi jatah buah apel satu per satu. Bagi yang sudah habis apelnya tidak boleh mengambil dan makan apel saudaranya karena itu sudah menjadi apel orang lain. Mengambil barang orang lain tanpa seizin yang bersangkutan adalah mencuri.

Lagipula, mengambil yang bukan hak kita adalah perbuatan buruk. Hal ini wajib kita ingatkan terus menerus ya, Parents. Kita pun harus mencontohkannya dengan baik.

2. Kalau ingin meminjam barang orang lain, minta izin dulu ke pemiliknya

Penting! 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil

Aturan kedua yang tak kalah penting adalah bertanya dan meminta izin ke pemiliknya kalau ingin meminjamnya. Kalau ingin meminjam mainan saudara atau temannya, minta izinlah dengan baik dan santun. Kalau memang tidak boleh, ya sudah jangan memaksa.

Saat meminjam barang pun, harus melihat situasinya juga. Kalau barangnya sedang dipakai, ya sudah menunggu saat sedang tidak digunakan. Saat kita dipinjami, kita juga harus tahu diri. Tidak boleh lama-lama dan memperlakukan mainan tersebut, seperti mainan kita sendiri. Artinya, kita tidak boleh kasar, apalagi sampai merusakkan atau menghilangkan barang tersebut.

Kalau ternyata rusak tanpa disengaja, ya mau tidak mau kita harus menggantinya. Anak juga harus diajarkan soal tanggung jawab saat meminjam barang orang lain. Kita bisa memotong dari uang jajannya untuk mengganti barang tersebut, misalnya.

Mengganti barang mungkin menjadi hal mudah kalau ada uang, tetapi anak juga harus paham juga soal kenangan barang tersebut bagi orang lain. Bisa jadi, barang tersebut menyimpan kenangan yang berharga dan memiliki makna tersendiri bagi pemiliknya. Makanya, kita harus santun dan berhati-hati saat meminjamnya.

Aturan ini menjadi aturan yang sangat dasar kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Kalau anak sejak kecil sudah dipahamkan dan dilatih tentang hal ini, ke depannya anak akan belajar untuk tidak egois dan sok menguasai orang lain.

Artikel terkait: “Anakku tidak harus selalu berbagi mainan dengan anak lain,” curahan hati seorang ibu

3. Kalau sudah diminta pemiliknya, harus rela mengembalikannya

 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil

Saat meminjam barang, ajarkan anak untuk jangan lama-lama meminjamnya. Siapa tahu orang tersebut juga ingin menggunakannya. Syukur-syukur sebelum diminta yang punya, sudah dikembalikan.

Sebaiknya kita ajarkan ke anak hal ini: harus tahu diri untuk mengembalikan barang yang dipinjam sebelum diminta yang punya. Berikutnya, kalau sudah diminta, ya harus rela mengembalikannya. Bukan malah menunda-nunda dan mencari alasan untuk tidak mengembalikannya. Kalau memang rusak atau hilang, jelaskan alasan dan gantilah barangnya.

Kedua hal ini menjadi aturan penting saat meminjam barang, selain izin. Lagi-lagi, sebaiknya kita ajarkan hal ini sejak kecil agar anak bisa berempati saat berinteraksi sosial dengan orang lain.

Padahal banyak juga ya, Parents, orang dewasa yang ditagih tapi malah menunda-nunda. Memang sebagai orang tua, kita harus memberi keteladanan yang baik kepada anak ya.

4. Kalau barang milik bersama, harus gantian dan sabar menunggu

Penting! 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil

Barang milik bersama ini misalnya barang yang diberikan oleh orang lain untuk dimiliki bersama. Semisal, nenek membelikan mainan untuk dipakai bersama kakak dan adik. Atau mainan atau fasilitas yang ada di taman bermain atau sekolah. Itu adalah milik bersama.

Saat ingin menggunakannya, ajarkan anak untuk melihat situasi dan kondisi. Jangan main rebut paksa. Kalau memang masih digunakan orang lain ya harus sabar menunggu giliran. Jangan lupa bilang “kalau sudah selesai, nanti gantian aku ya”. Ini adalah salah bentuk “pemesanan alias booking”. Kalau sebelumnya, sudah ada yang pesan juga, ya kita harus antri dan sabar menunggu giliran

Sebaliknya, saat banyak yang antri, anak yang sedang menggunakannya ya tahu diri untuk jangan lama-lama. Harus belajar untuk tidak seenaknya sendiri dan egois. Belajar juga untuk mau berbagi dengan teman-temannya. Toh nanti bisa bermain lagi.

***

Demikian, Parents, aturan konsep kepemilikan yang bisa diajarkan ke anak-anak sejak kecil. Pinjam meminjam memang masalah yang tidak bisa kita hindari saat mereka dewasa nanti. Sebisa mungkin ajarkan juga ke anak agar tidak pinjam meminjam uang, sekecil apapun itu. Semoga kalau kita bisa mengajarkan dan mencontohkannya dengan baik ya, Parents, anak-anak kita tidak tumbuh menjadi pribadi yang egois dan mau berempati kepada orang lain.

 

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Baca juga: 

Balita Berebut Mainan? Inilah Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi

Anak Suka Merebut Barang Milik Orang Lain? Ketahui 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Keutamaan Meminta Anak untuk Bergiliran daripada Berbagi Mainan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
img
Penulis

Primasari N Dewi

Jadilah Kontributor Kami

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Penting! 4 Aturan Konsep Kepemilikan Ini Wajib Kita Ajarkan ke Anak Sejak Kecil
Bagikan:
  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

    Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

    Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti