TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?

Bacaan 4 menit
Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?

Klaster Covid-19 di sekolah dasar meningkat sejak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diterapkan. Apakah PTM ini harus dihentikan?

Klaster Covid-19 di sekolah dasar meningkat sejak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diterapkan. Apakah PTM harus dihentikan?

Menurut data yang dilansir Detik.com, ada ribuan siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid-19 setelah pemberlakuan PTM terbatas di beberapa daerah.

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?

Hingga 20 September 2021, total ada 1.296 kasus yang menjadi klaster baru Covid-19 saat masa penerapan PTM. Sementara itu, kasus positif Covid-19 terbanyak berasal dari lingkungan SD, dengan jumlah siswa positif mencapai 6.908 orang, dan menjadi klaster Covid-19 di sekolah dasar.

Apa yang jadi penyebab klaster baru PTM ini, ya? Dan apakah fakta ini membuat kegiatan PTM harus dihentikan? Simak yuk kata pakar epidemologi dan IDAI soal ini.

Artikel terkait: Risiko Long Covid Lebih Rentan Dialami Perempuan, Kenali Gejalanya!

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Muncul karena PTM Berisiko

klaster covid di sekolah dasar

Menurut Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga Surabaya dr. Windhu Purnomo, PTM memang memiliki risiko tinggi, sehingga kemunculan klaster Covid-19 di sekolah dasar ini sepertinya sudah diprediksi. Saat ini, kasus Covid-19 memang sudah mengalami penurunan di berbagai daerah, tetapi testing masih lemah.

“Bagaimanapun juga, PTM itu kan berisiko, karena saat ini memang kasus sudah membaik, menurun, tetapi di masyarakat itu masih banyak kasus, cuma belum semuanya terdeteksi karena testing kita lemah,” ujar Windhu kepada The Asian Parent.

Testing Lemah Jadi Penyebab Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar

klaster covid di sekolah dasar

Windhu mengatakan, laporan harian kasus Covid-19 ibarat puncak gunung es, sebab kasus sesungguhnya di lapangan masih lebih banyak dari yang dilaporkan, sebab banyak kasus yang belum terdeteksi. Beberapa kasus tidak terdeteksi itu mungkin saja berasal dari siswa, orang tua siswa, atau guru, dan pekerja sekolah yang lain

“Jadi berisiko PTM ini, Tetapi, karena pemerintah sudah ambil sikap membuka PTM, dan tahu risiko masih cukup besar, sekarang yang penting bagaimana menjaga agar tidak terjadi penularan,” katanya.

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Bisa Dicegah dengan Metode Bubble to Bubble

klaster covid di sekolah dasar

PTM sebenarnya tidak hanya melibatkan sekolah dan siswa, tetapi juga lingkungan sekitarnya. Di luar sekolah dan rumah, siswa masih memiliki potensi menularkan atau tertular Covid-19. Menurut Windhu, penularan terjadi karena anak-anak ini keluar dari “bubble” atau lingkaran amannya.

Sebelum memulai PTM, sekolah perlu memastikan keamanan dengan melakukan asesmen kelayakan PTM. Selain itu, rumah siswa juga perlu dilakukan asesmen risiko untuk menilai apakah siswa tersebut aman masuk sekolah. Jangan sampai ternyata siswa atau keluarganya termasuk dalam orang yang berisiko tinggi Covid-19.

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?

“Kalau bubble to bubble, katakanlah rumah itu aman, sekolah itu aman, kemudian siswa harus berangkat, pulang sekolah dengan orang tua, atau anggota keluarga, kalau itu yang terjadi, bubble to buble, aman anak itu,” ujar Windhu.

Namun yang terjadi saat ini adalah, siswa tidak langsung pulang ke rumah begitu sekolah selesai. Selain siswa, bisa jadi guru atau tenaga pendidik yang lain juga melakukan hal yang sama. Guru misalnya, mampir ke supermarket atau ke pasar, atau ke tempat-tempat risiko penularan Covid-19 tinggi, bisa jadi setelah itu guru tertular dan ia menularkan ke murid dan sebaliknya.

Artikel terkait: Perbedaan Pneumonia COVID-19 dan Pneumonia pada Umumnya

Jika Bubble Bocor, Maka Risiko Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Makin Tinggi

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?

Jika siswa dan guru tidak taat atau tidak diawasi ketat soal mobilitasnya, maka bubble itu bisa bocor dan menyebabkan penularan di sekolah.

“Klaster-klaster itu terjadi karena itu, kebocoran. Karena anak keluar dari bubble, dan bukan hanya anaknya, tetapi juga guru, tenaga kependidikannya, keluar dari bubble, pulang dari sekolah, ngeluyur dulu baru pulang ke rumah dan bisa saja membawa virus sampai ke sekolah, menularkan ke sesama guru maupun siswa,” kata Windhu.

Oleh karena itu, penting untuk terus mengawasi mobilitas siswa dan para tenaga pendidik yang melakukan PTM. Selalu patuh pada protokol kesehatan juga jadi hal yang utama.

Artikel terkait: Wajib Tahu! Perbandingan Varian COVID-19, Manakah yang Paling Berbahaya?

PTM Berpotensi Disetop Jika Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik Terus

Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?

Menurut Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Aman Bhakti Pulungan, PTM bisa berpotensi dihentikan jika mencapai ambang batas positivity rate yang sudah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Kalau ketika positivity rate di atas 8 persen lagi, dan juga ada kasus kita disetop dulu, sekarang masih di bawah 8 persen,” ujarnya.

Sekolah juga diminta untuk melakukan evaluasi PTM secara berkala dan patuh pada aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Sejauh ini, masih ditemukan kelonggaran PTM di beberapa sekolah.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

“Mereka melaksanakannya itu jadi misalnya harusnya aturan sampai 2 jam mereka extend sampai 5-6 jam harusnya itu tidak ada. Maksimal dua jam, dan itu harusnya dievaluasi,” pungkas dia.

Gimana menurut Parents, apakah PTM lanjut atau dihentikan, ya?

Baca juga: 

Radar Covid-19 Jatim: Data paling update sebaran virus corona untuk warga Jatim

99 Anak di Probolinggo Positif COVID-19, Orangtua Diimbau Waspada

Penting Bagi Pertumbuhan Si Kecil, Kapan Suplemen Omega-3 Mulai Diberikan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kalamula Sachi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Klaster Covid-19 di Sekolah Dasar Naik, Apakah PTM Harus Setop?
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti