TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Riset Temukan Kesemutan Jadi Gejala COVID-19, Ini Faktanya

Bacaan 3 menit
Riset Temukan Kesemutan Jadi Gejala COVID-19, Ini Faktanya

Tak hanya demam, ada gejala lain yang bisa dirasakan penderita COVID-19. Simak riset berikut!

Ada rangkaian gejala yang menandakan bahwa kita terinfeksi COVID-19. Gejala tersebut muncul baik pada sistem pernapasan maupun otak penderitanya. Siapa sangka, kesemuatan sebagai gejala COVID-19 juga dapat dirasakan oleh pasien.

Kesemutan Gejala COVID-19

Selama ini, demam dan kesulitan bernapas menjadi gejala yang khas. Namun, studi yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa virus Corona juga bisa menimbulkan gejala neuropati hingga berbulan-bulan.

Kesemutan Gejala COVID-19

Mengutip laman Harvard Health, neuropati perifer merupakan kerusakan pada saraf perifer di seluruh tubuh. Rupanya, gejala neuropati ini memang lekat dengan infeksi virus dalam berbagai penyakit. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Washington, mereka menemukan bahwa orang yang terinfeksi virus Corona kemungkinan bisa mengalami neuropati perifer tiga kali lebih besar.

Gejala yang muncul bisa berupa berkurangnya sensitivitas, kesemutan, kelemahan, hingga muncul nyeri di area tangan dan kaki. Simon Haroutounian, kepala penelitian klinis di Washington University Pain Center sekaligus tim peneliti dalam studi mengungkap bahwa beberapa infeksi virus memang berkaitan dengan neuropati perifer.

“Kami menemukan bahwa hampir 30 persen pasien yang dites positif COVID-19 juga melaporkan masalah neuropati pada saat diagnosis mereka,” ucap Haroutounian, mengutip detik health (27/03/22). 

Artikel terkait: Mengenal Varian XE COVID-19, Lebih Menular dari Omicron

Gejala Tergolong Ringan

Kesemutan Gejala COVID-19

Berdasarkan penelitian tersebut, mayoritas pasien yang diteliti melaporkan gejala neuropati yang ringan. Tim melakukan penelitian terhadap pasien yang menjalani tes COVID-19 di Washington University Medical Campus mulai 16 Maret 2020-12 Januari 2021.

Dari sebanyak 1.556 peserta penelitian, sebanyak 542 orang terkonfirmasi positif COVID-19, sedangkan 1.014 orang negatif. Hasilnya, sebanyak 29 persen dari mereka yang terkonfirmasi positif melaporkan gejala neuropati saat diagnosis. Faktanya, ternyata kesemutan gejala COVID-19 mampu bertahan selama 2 minggu bahkan hingga 3 bulan pada 6-7% pasien.

“Untuk enam hingga tujuh persen dari mereka, gejalanya bertahan setidaknya selama dua minggu, dan hingga tiga bulan, menunjukkan bahwa virus ini mungkin memiliki efek yang bertahan lama pada saraf perifer,” jelasnya yang dikutip dari Express UK, Minggu (27/3/2022).

Artikel terkait: 12 Panduan Saat Harus Tinggal Serumah dengan Pasien COVID-19

Disebabkan Infeksi Virus Lain

https://id.theasianparent.com/varian-xe-covid-19

Selain COVID-19, ternyata gejala neuropati juga bisa disebabkan oleh infeksi virus lainnya. Misalnya seperti HIV dan herpes zoster karena virus-virus tersebut dapat menyerang dan merusak saraf.

“Beberapa infeksi virus, seperti HIV dan herpes zooster berhubungan dengan neuropati perifer karena virus dapat merusak saraf,” ujar Haroutounian, seperti dikutip dari laman resmi Washington University School of Medicine.

Maka itu, untuk memahami apakah infeksi virus dikaitkan dengan peningkatan risiko neuropati agar banyak orang tidak terdiagnosis dengan neuropati dan tidak diobati untuk rasa sakit yang terkait dengan masalah tersebut.

Riset ini telah diterbitkan di jurnal Pain. Dia berkata, penelitian lanjutan diperlukan untuk mereplikasi temuan. Ditambah lagi, sulit untuk menentukan varian yang mengakibatkan sebagai gejala pandemi satu ini.

“Dalam kasus HIV, kami tidak menyadari bahwa itu mengakibatkan neuropati selama beberapa tahun setelah epidemi AIDS dimulai. Akibatnya, banyak orang tidak terdiagnosis karena rasa sakit yang berkaitan dengan masalah tersebut,” ujarnya.

“Jadi, kami ingin menindaklanjuti beberapa pasien yang memiliki gejala saraf yang menetap dan mempelajari tentang apa yang menyebabkan rasa sakit mereka sehingga kami dapat mendiagnosis dan merawat pasien ini dengan lebih baik ke depannya,” pungkas Haroutounian.

Itulah beberapa fakta mengenai kesemutan berkepanjangan yang bisa jadi gejala COVID-19. Semoga artikel ini dapat membuka wawasan dan tetaplah menjaga protokol kesehatan.

Baca juga:

Waspada Gejala Long Covid Syndrome, Istilah Resmi WHO untuk Kondisi Long Covid

Ada 3 Gejala Baru COVID-19 yang Muncul pada Anak, Parents Harus Waspada!

Mengenal Delirium, Gejala Baru Pasien COVID-19 yang Patut Diwaspadai!

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

Diedit oleh:

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Riset Temukan Kesemutan Jadi Gejala COVID-19, Ini Faktanya
Bagikan:
  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

    Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

    Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti