5 Kesalahan Saat Memerah ASI yang Membuat Hasil Perah Sedikit

lead image

Frustasi mengapa hasil perah ASI selalu sedikit? Mungkin Anda melakukan 5 kesalahan saat memerah ASI berikut ini. Mari disimak bersama

Sama seperti menyusui, memerah ASI juga memiliki tantangannya sendiri.

Tidak jarang, ada ibu yang kesulitan menghasilkan ASI perah yang cukup untuk kebutuhan harian bayinya.

Tentu saja, ini membuat sang ibu merasa frustasi. Jika payudara Bunda tidak memiliki masalah dalam memproduksi ASI, maka kemungkinan, Bunda melakukan salah satu dari 5 kesalahan umum saat memerah ASI ini.

1. Bunda tidak meminum cukup air

Apakah Bunda merasa haus setelah memerah? Itu adalah hal yang sangat normal. 90% komponen ASI adalah air, karena itu setelah dan sebelum memerah Bunda harus memastikan tubuh memiliki cukup air.

Menurut Drip Drop, ibu menyusui harus minum air lebih banyak dari sebelum ia memiliki anak. Sederhananya, minumlah air putih sesuai kebutuhan ditambah dengan air putih sesuai jumlah ASI yang diminum si kecil setiap harinya.

2. Pompa ASI-nya tidak cocok

Banyak pompa ASI yang beredar di pasaran. Namun tidak semuanya cocok untuk Bunda.

Mahal atau murah adalah hal yang relatif. Namun pastikan corongnya sesuai dengan ukuran payudara Bunda, dan tunnel penghisap cukup untuk ukuran puting payudara sehingga ASIP dapat keluar dengan maksimal.

 

Halaman selanjutnya: Berapa lama waktu ideal untuk memerah agar hasil ASIP lebih banyak?

3. Waktu memerah kurang lama

Menurut Babycenter, idealnya waktu memerah adalah 10-15 menit jika Bunda menggunakan pompa ganda.

Jika Bunda menggunakan pompa tunggal maka waktunya adalah 20-30 menit. Jika memerah ASI kurang dari waktu tersebut, dikhawatirkan let down reflect (pengeluaran ASI secara spontan) belum terjadi dan mempengaruhi hasil perahan.

4. Bunda tidak disiplin

Bukan hanya agenda kerja, memerah ASI juga butuh jadwal tersendiri dan Bunda harus mematuhinya.

Jadwal yang tetap itu akan membantu jam biologis tubuh dalam memproduksi ASI dan menghasilkan ASI perah yang lebih banyak dari sebelumnya.

5. Kurang dukungan

Lingkungan yang mendukung sangatlah peting untuk keberhasilan menyusui atau memerah ASI. Bagaimana Bunda bisa disiplim memerah bila rekan kerja tidak mendukung Bunda untuk melakukannya?

Atau bagaimana Bunda bisa memerah jika suami tidak mau bergantian menggendong si kecil saat masuk waktunya memerah?

Berikanlah pengertian kepada rekan kerja serta orang-orang di rumah agar mau membantu Bunda dalam keberhasilan memerah ini.

 

Referensi: theindusparent.com

 

Baca juga

Panduan Cara Memompa ASI Menggunakan Tangan [Dilengkapi Gambar]