TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Inspiratif! Guru berusia 58 tahun keliling Bandung naik vespa bagikan 1.000 masker

Bacaan 4 menit
Inspiratif! Guru berusia 58 tahun keliling Bandung naik vespa bagikan 1.000 masker

Memperingati Hari Kartini, guru ini membagikan 1.000 masker berkeliling Bandung dengan mengendarai Vespa

Memperingati hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2020 pada umumnya dilakukan selebrasi seperti pawai atau perayaan dengan menggunakan baju adat atau baju tradisional. Namun, pada tahun ini sehubungan dengan adanya wabah Virus Corona, pawai tentunya tidak bisa diadakan. Namun seorang warga Bandung, Jawa Barat melakukan hal unik di Hari Kartini, ia keliling Bandung naik vespa untuk membagikan 1000 masker gratis.

Adalah Rucke Mabu, seorang guru berusia 58 tahun asal Bandung yang memperingati Hari Kartini dengan cara yang lain dari biasanya.

Perempuan tersebut mengenakan kebaya sambil mengendarai motor vespa miliknya sambil membagi-bagikan 1.000 masker sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak wabah Virus Corona.

Memperingati Hari Kartini dengan membagikan masker sambil keliling Bandung

keliling bandung

Guru ini bagikan masker gratis sambil mengenakan kebaya keliling Bandung menggunakan vespa.

Seperti yang kita ketahui, pemerintah mewajibkan penggunaan masker untuk seluruh masyarakat, baik yang sehat maupun yang sakit. Peraturan penggunaan masker ini juga diperketat seiring dengan diberlakukannya PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar di kota-kota besar di Indonesia.

Orang sakit memang wajib menggunakan masker agar penyakitnya tidak menyebar kemana-mana. Sementara orang sehat bisa saja menjadi carrier untuk virus tanpa menunjukkan gejala, sehingga diwajjibkan juga memakai masker.

Untuk memperingati Hari Kartini tahun ini, Rucke melakukan gerakan berbagi 1.000 masker kepada masyarakat. Di tahun-tahun sebelumnya, ia bersama ratusan perempuan pengendara Vespa lainnya rutin mengadakan kegiatan peringatan Hari Kartini “Kartini Ride” dengan berkeliling kota dan membagikan bunga.

Karena tahun ini kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan touring keliling kota yang notabene melibatkan banyak orang, Rucke memutuskan untuk membagikan masker bahan kain hasil jahitannya sendiri.

Artikel terkait: Bisa cegah paparan virus corona, ini cara membuat masker kain

“Kartini Ride sudah tahun ketiga, biasanya kami mensosialisasikan tentang berkendara aman dan membagikan bunga. Tahun ketiga ini karena COVID-19, jadi kami tidak melakukan itu (Kartini Ride). Sebagai gantinya membagikan masker,” ujarnya.

Wanita paruh baya itu mengenakan kebaya berwarna merah sambil mengendarai vespa antik miliknya. Ia menghampiri orang-orang yang berada di pinggir jalan untuk memberikan masker dan melakukan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan berkendara.

“Kebetulan saya bisa menjahit, saya ingat di televisi itu heboh soal kekurangan masker. Lalu saya menemukan kain di rumah dan saya jahit,” kata Rucke dikutip dari Radarbandung.id.

Sebagian masker yang ia bagikan juga disalurkan melalui pihak Polrestabes Bandung untuk warga yang membutuhkan. Para anggota kepolisian yang berada di kompleks Polrestabes Bandung juga mendapatkan masker kain buatannya.

Ingin membantu masyarakat dengan sosialisasi penggunaan masker untuk memperingati Hari Kartini

Inspiratif! Guru berusia 58 tahun keliling Bandung naik vespa bagikan 1.000 masker

Rucke keliling Bandung membagikan masker dengan Vespa kesayangannya. Sumber: Instagram

Rucke merasa perlu membantu masyarakat dengan mensosialisasikan peraturan wajib memakai masker. Ia ingat berita heboh di televisi mengenai susahnya mendapatkan masker dan penimbunan masker yang mengakibatkan harga masker melambung tinggi.

Ia pun tergerak membuat masker sendiri dan mendata respon positif yang ia dapatkan dari masyarakat.

Dilansir dari sindonews.com, dalam proses produksi masker-masker buatannya itu ia berpikir untuk mengandalkan tenaga kerja dari warga setempat yang terdampak wabah Virus Corona. Ia mengajak warga yang bekerja di konveksi namun dirumahkan oleh perusahaannya.

“Ada 10 karyawan konveksi yang dirumahkan karena wabah Covid-19. Saya ajak mereka untuk bikin masker,untuk menyambung hidup mereka juga. Mereka senang sekali karena lagi dirumahkan,” ucapnya.

Rucke dikenal sebagai sosok pecinta vespa

Inspiratif! Guru berusia 58 tahun keliling Bandung naik vespa bagikan 1.000 masker

Rucke Rukmawati, nama lengkap wanita itu, adalah seorang guru seni budaya yang bertugas di SMAN 15 Bandung. Rupanya ia terkenal sebagai pecinta Vespa. Bahkan ia pernah mengendarai vespa antiknya itu berkeliling wilayah ujung Barat dan Timur Indonesia.

“Semua jenis motor sudah saya coba. Kami sekeluarga memang suka naik motor dari dulu,” kata ibu dua anak tersebut seperti dikutip dari Indopos.co.id.

Ia sudah menjelajah berbagai kota di Jawa dan Sumatera hanya dengan motornya. Meskipun sehari-harinya jadwalnya padat dengan kegiatan belajar mengajar, Rucke tetap setia dengan hobinya tersebut.

Artikel terkait: Berbahayakah naik motor saat hamil? Ini jawabannya!

Rucke mengaku bahwa hanya melakukan touring ke tempat-tempat yang jauh dari Bandung pada waktu liburan panjang saja. “Kalau pas nggak libur panjang, paling hanya keliling atau tempat yang dekat-dekat saja,” ujarnya.

Tidak hanya sekedar touring, Rucke juga mengumpulkan donasi uang atau barang yang bermanfaat dan memberikannya untuk yang membutuhkan di tempat yang ia kunjungi.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Bagi Rucke, alasan ia menyukai touring karena berupa kesempatan untuk berbagi dan menebar kebaikan. Kemana pun ia melakukan touring, baik sendiri maupun dengan suami atau anak dan komunitas Vespa, sebisanya dia membawa apa saja yang mungkin berguna di daerah tujuan.

Sumber: Radarbandung.id, Indopos.co.id, Sindo News

Baca Juga:

Masker kain bisa jadi alternatif cegah virus corona, ini syaratnya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Inspiratif! Guru berusia 58 tahun keliling Bandung naik vespa bagikan 1.000 masker
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti