TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Tipe kecemasan pada anak yang sering tak disadari orangtua, jangan abaikan!

Bacaan 5 menit
3 Tipe kecemasan pada anak yang sering tak disadari orangtua, jangan abaikan!

Ada beberapa tipe kecemasan pada anak yang sering dialami. Apa saja dan bagaimana cara mengatasinya?

Kecemasan merupakan hal yang normal dan umum dirasakan oleh anak-anak. Dalam kebanyakan kasus, kecemasan pada anak bersifat sementara dan dapat dipicu oleh peristiwa stres tertentu.

Sebagai contoh, seorang anak kecil mungkin mengalami kecemasan saat berpisah dengan orangtuanya ketika mulai memasuki sekolah. Kasus lainnya kecemasan anak timbul karena melihat film horor yang menakutkan, mengalami peristiwa yang menyedihkan atau sekadar mendengar berita yang menyebabkan anak sulit tidur.

Sayangnya, kecemasan pada anak ini bisa berlarut-larut dan dirasakan secara intens, alhasih bisa mengganggu rutinitas dan kegiatan sehari-hari seorang anak seperti pergi ke sekolah, berteman, atau tidur.

Artikel terkait: Parents, Kenali Perbedaan Antara Stres dengan Penyakit Mental Gangguan Kecemasan Anak ini

kecemasan pada anak

Kecemasan pada anak menurut Psikolog

Terkait dengan hal ini saya sempat berbincang dengan Psikolog Klinis, Veronica, Adesla, M.Psi. Psikolog, ia mengatakan bahwa  kecemasan atau gangguan kecemasan dalam psikologi meliputi pengertian yang cukup luas.

“Gangguan kecemasan mencakup gangguan rasa takut dan cemas berlebihan yang berhubungan dengan terganggunya perilaku.” kata Veronica. 

Veronica melanjutkan, para orangtua sebaiknya bisa memahami bahwa ganguan kecemasan berbeda dengan rasa takut.

Rasa takut merupakan reaksi emosional terhadap ancaman yang nyata atau yang akan segera dihadapi. Misalnya, saat anak takut terhadap ketinggian atau saat anak takut dengan badut. Sedangkan lainnya dengan gangguan kecemasan.

Artikel terkait: 15 Cara untuk Mengurangi Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder) Pada Anak

Tipe kecemasan pada anak yang sering terjadi

Lebih lanjut, Veronica juga memaparkan bahwa ada beberapa tipe kecemasan pada anak yang sering kali tidak disadari orangtua. Berikut di antaranya:

Tipe kecemasan pada anak #1. Separation anxiety disorder

kecemasan pada anak

Separation anxiety disorder cukup sering dialami oleh anak-anak. Veronica juga menjelaskan kalau kecemasan tipe ini berkaitan dengan rasa takut saat berpisah dari figur yang dirasa lekat (dekat) secara emosional, dalam taraf yang tidak tepat dan berlebihan. 

“Ketakutan dan kecemasan ini muncul terus menerus, seperti ketakutan akan terjadinya hal buruk atau peristiwa buruk pada figur tersebut yang membuatnya harus kehilangan atau berpisah dari figur tersebut,

Selain itu anak juga berperilaku tidak mau berpisah dari figur itu, bahkan juga mimpi buruk atau gejala fisik yang muncul akibat distress. Umumnya muncul pada masa kanak-kanak, namun dapat juga terekspresikan pada masa dewasa.” kata Veronica. 

Tipe anxiety disorder atau gangguan kecemasan ini akhirnya membuat anak lengket dengan satu figur, misal ibu atau ayahnya. 

Tipe kecemasan pada anak #2. Selective mutism

https://www.istockphoto.com/photo/little-boy-embrased-his-mother-shyness-fears-anxiety-gm1199929719-343512211

Gangguan kecemasan lainnya, yaitu selective mutism, yaitu kegagalan anak untuk berbicara di situasi sosial tertentu.

“Selective mutism adalah kegagalan individu untuk berbicara di situasi sosial tertentu secara terus-menerus, di mana ia diharapkan untuk berbicara, (seperti, sekolah) meskipun ia dapat berbicara di situasi lain.

Jika dibiarkan, maka kegagalan berbicara ini menimbulkan dampak signifikan terhadap prestasinya di akademik atau pekerjaan,” ujar Veronica.

Tipe kecemasan pada anak #3. Specific Phobia

kecemasan pada anak

Bila si kecil sangat takut dengan sesuatu atau menghindari objek tertentu atau situasi tertentu, bisa saja dia mengalami specific phobia. 

Biasanya kecemasan tipe ini akan muncul secara terus menerus dan berlebihan atau tidak sesuai dengan risiko aktual yang ditimbulkan.

“Beberapa contoh specific fobia, antara lain dengan binatang, misalnya laba-laba, serangga, anjing, contoh lain, lingkungan alam seperti ketinggian, badai, air, juga bisa karena sesuatu seperti darah, injeksi. Contohnya sangat khawatir dengan jarum suntik, prosedur medis  atau juga karena situasional, misalanya pesawat, tangga jalan, atau saat berada di tempat tertutup,”  papar Veronica.

Cara mengatasi kecemasan pada anak

Untuk mengatasi 3 tipe kecemasan di atas, kepada theAsianparents Indonesia, Monica Sulistiawati, M.Psi, Psikolog  mengatakan kalau penanganan kecemasan pada anak berbeda dengan orang dewasa.

“Kecemasan pada anak perlu sangat berhati-hati, mendiagnosanya dan bentuk penanganannya berbeda dengan dewasa. Kalau pada anak-anak umumnya bentuk penanganan ada 2, yaitu terapi dengan anaknya langsung, kedua parenting coaching atau orangtuanya yang akan dipandu harus apa untuk membantu anaknya,” ungkap Monica.

Jika memang anak ternyata mendapat diagnosis mengalami ganggun kecemasan, ada tiga hal yang perlu Parents perhatikan :

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

1. Jangan khawatir berlebihan

Jika Anda sebagai orangtua sudah panik, dan khawatir, kondisi ini tentu saja akan ‘terbaca’ oleh si kecil. Dikatakan Monica, kondisi anak justru akan semakin sulit bila orangtua tidak tenang mengatasi anak yang cemas”.

“Yang pasti orangtuanya harus tenang dalam menghadapi situasi yang memicu si anak cemas. Kalau anak sudah cemas, orangtua juga cemas atau panik atau emosional… kondisi si anak akan semakin sulit ditangani,” terang Monica.

2. Lihat situasi

Saat orangtua sudah lebih tenang menghadapi anak yang cemas, evaluasi situasi yang bisa dilakukan. Tujuannya untuk mengetahui kesulitan apa yang dirasakan orangtua saat menghadapi anak yang cemas.

“Sisanya tergantung situasi. Ditelaah kesulitan orangtua seperti apa, situasinya seperti apa, sikap yang terbaik yang dapat dilakukan orangtua bagaimana.”

3. Hipnoparenting

“Hipnoparenting juga salah satu cara yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu anak mengatasi kecemasannya,” kata Monica.

Dengan hipnoparenting, orangtua bisa memberi sugesti positif pada anak di saat kondisinya sedang rileks dan fokus atau asyik pada suatu gambaran.

Parents bisa melakukan komunikasi dengan anak tentang masalah yang dihadapinya, Parents juga dapat menunjukkan kasih sayang dan perhatian sebagai orangtua. Pilihlah kata-kata positif dan keluarkan dengan lembut dan dengan suara mendayu-dayu.

Dalam kondisi ini anak mudah menerima sugesti positif, sehingga anak bisa mengatasi masalahnya. Percaya atau tidak, kata-kata positif yang diucapkan dengan intonasi yang rendah, akan ditangkap pikiran bawah sadar anak sebagai kesan positif.

Selain itu jangan lupa dengan bahasa tubuh. Parents bisa memperlihatkan bahasa tubuh yang menunjukkan ketulusan dan perhatian dengan cara menatap sang buah hati kala berdialog, menyentuh, mengelus dan mendekapnya dengan kasih sayang.

 

 

Baca juga: 

5 Cara Mengatasi Kecemasan Orang Tua pada Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • 3 Tipe kecemasan pada anak yang sering tak disadari orangtua, jangan abaikan!
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti