Benarkah kaus kaki bayi bisa hambat pertumbuhan kakinya? Ini penjelasannya

lead image

Kaus kaki bayi yang dipakai terus menerus diduga bisa menghambat pertumbuhan kaki bayi

Sarung tangan dan kaus kaki adalah barang yang selalu dipersiapkan saat menyambut kelahiran bayi. Biasanya digunakan untuk tujuan menghangatkan kaki dan tangan bayi. Tetapi, apakah benar ada bahaya kaus kaki bayi yang harus diwaspadai?

Kaus kaki bayi bisa menghambat tumbuh kembangnya?

Mungkin Bunda pernah mendengar, kaus kaki bayi bisa menghambat pertumbuhan kakinya. Sebenarnya, penggunaan kaus kaki cenderung aman dipakai bayi. Namun, bila dipakai secara terus menerus, bisa menghambat pertumbuhan jari kaki bayi.

Saat baru lahir, bayi jarang menggunakan tangannya. Sehingga memakaikan sarung tangan tidak terlalu menghambat pergerakannya. Tetapi, ketika dia mulai belajar menyentuh, meraih benda, maka keberadaan sarung tangan bisa membuatnya terhambat.

Ketika bayi belajar menyentuh benda di sekelilingnya, sangat penting agar semua jarinya bisa bergerak bebas. Sarung tangan bisa menghalangi pergerakan jari bayi dan membuat proses belajarnya terhambat. Kaus kaki juga memiliki efek yang sama.

src=https://th.theasianparent.com/wp content/uploads/2017/11/shutterstock 2271315.jpg Benarkah kaus kaki bayi bisa hambat pertumbuhan kakinya? Ini penjelasannya

Penggunaan kaus kaki bayi yang berlebihan, bisa menghambat proses pertumbuhan jari kakinya.

Sebelum bayi bisa merangkak sebaiknya tidak perlu membelikannya sepatu. Hal ini karena fungsinya masih belum terlalu signifikan, kecuali sebagai tampilan semata. Untuk menjaga kehangatan kaki bayi, bisa menggunakan kaus kaki.

Namun ingat, hindari pemakaian kaus kaki bayi secara terus menerus. Saat berada di tempat tidur, atau suasana cukup hangat, lepaskan kaus kakinya.

Tundalah membeli sepatu bayi sampai dia sudah bisa belajar berjalan atau berdiri. Tetapi, belajar berjalan di dalam rumah lebih baik dilakukan dengan kaki telanjang. Tanpa sepatu maupun kaus kaki.

Belajar berjalan dengan bertelanjang kaki, membantunya mempelajari perbedaan tekstur permukaan lantai atau tanah yang ia pijak. Juga membantu tumbuh kembang otot kaki dan jari-jari kecilnya.

Artikel terkait: 5 Tanda anak akan tumbuh tinggi

Tips membeli sepatu untuk bayi

Selain selektif memilih kaus kaki bayi, pemilihan sepatu untuk bayi juga harus mempertimbangkan faktor kenyamanan anak. Berikut adalah panduan untuk membeli sepatu bayi:

  • Tidak terlalu ketat, ada ruang untuk jari-jarinya bergerak sekitar 1 cm.
  • Sepatu terbuat dari bahan yang adem dan memudahkan kulitnya untuk bernapas. Jangan memilih sepatu berbahan berat karena bisa membuat anak mudah jatuh
  • Lihatlah bagian dalam sepatu. Bagian tersebut harus lembut dan halus. Tidak terlalu tebal atau terlalu tipis. Untuk mencegah gesekan yang membuat kaki bayi terluka saat dia jatuh.
  • Lihatlah jahitan pada sepatu tersebut. Tidak boleh ada benang yang terurai, karena bisa berbahaya bagi bayi. Benang jahitan yang menonjol bisa melilit jari bayi dan membuatnya mengalami hair torniquet syndrome.
  • Hindari penggunaan sandal. Karena keseimbangan anak belum sempurna, dia mudah terjatuh jika menggunakan sandal.

Memilih sepatu yang baik akan membantu tumbuh kembang anak. Tapi tidak pelru membeli terlalu banyak sepatu, karena anak Anda akan tumbuh dengan cepat sehingga ukuran kakinya cepat berubah.

Semoga bermanfaat.

 

*Disadur dari theAsianparent Thailand

Baca juga:

Penyebab dan Cara Mengatasi Gagal Tumbuh Pada Bayi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.