TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penyebab dan Cara Mengatasi Gagal Tumbuh Pada Bayi

Bacaan 4 menit
Penyebab dan Cara Mengatasi Gagal Tumbuh Pada Bayi

Gagal tumbuh atau gangguan kenaikan berat badan pada bayi sebaiknya diatasi sejak dini, karena jika tidak akan menghambat perkembangannya.

Kegagalan pertumbuhan anak adalah kondisi di mana anak mengalami keterlambatan atau tertahannya pertumbuhan fisik tubuhnya sehingga perkembangannya menjadi abnormal. Penyebab utama kegagalan pertumbuhan anak ini adalah nutrisi yang tidak memadai.

Dokter biasanya menyebutnya sebagai “gagal tumbuh”, di mana bayi mengalami gangguan kenaikan berat badan sehingga gagal mencapai pertumbuhan yang sehat.

Kegagalan pertumbuhan bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu sebab organik dan non-organik. Penyebab organik menyangkut dengan kelahiran prematur, adanya riwayat infeksi, berat badan yang kurang, serta kurangnya asupan makanan.

Sedangkan, penyebab non-organik kegagalan pertumbuhan anak antara lain menyangkut faktor kemiskinan, orang tua dengan riwayat gangguan mental atau depresi, serta jadwal makan yang tidak teratur.

Gagal tumbuh ini sering diasosiasikan dengan malnutrisi serta beresiko terjadi di negara berkembang salah satunya Indonesia.

Beberapa kemungkinan penyebab anak gagal tumbuh

 

  1. Masalah dengan gen seperti down syndrome
  2. Masalah hormon
  3. Kerusakan otak atau sistem saraf pusat, yang dapat menyebabkan kesulitan makan pada bayi
  4. Kerusakan organ seperti jantung, hati, paru-paru yang bermasalah yang dapat memengaruhi bagaimana nutrisi bergerak melalui tubuh
  5. Anemia atau kelainan darah lainnya
  6. Masalah pencernaan yang membuat sulit untuk menyerap nutrisi atau menyebabkan kurangnya enzim pencernaan  Kegagalan Pertumbuhan Anak
  7. Penyakit kronis seputar masalah hati, diare, auto imun, maupun yang berhubungan dengan pankreas dan lambung.
  8. Masalah metabolisme
  9. Masalah selama kehamilan atau berat badan lahir rendah
  10. Adanya food intolerance, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat menyerap zat makanan tertentu seperti protein maupun vitamin. Hal ini sangat berbeda dengan alergi makanan yang menyebabkan reaksi penolakan pada tubuh.
  11. Infeksi kandung kemih, tuberkolosis, dan infeksi lainnya

Faktor-faktor lingkungan yang dapat memengaruhi anak gagal tumbuh

  1. Hilangnya ikatan emosional antara orangtua dan anak
  2. Kemiskinan
  3. Masalah dengan hubungan anak-orangtua
  4. Orangtua tidak memahami kebutuhan gizi yang sesuai untuk anak mereka
  5. Paparan infeksi, parasit, atau racun
  6. Kebiasaan makan yang buruk, seperti makan di depan televisi dan tidak memiliki jadwal tetap makan

Gejala gagal tumbuh meliputi:

 

 

  1. Tinggi, berat, dan lingkar kepala tidak cocok dengan grafik pertumbuhan standar
  2. Berat lebih rendah dari grafik pertumbuhan standar atau 20% di bawah berat badan ideal untuk tinggi badan mereka  Kegagalan Pertumbuhan Anak
  3. Pertumbuhan kemungkinan telah lambat atau berhenti
  4. Anak-anak yang gagal tumbuh mungkin memiliki gangguan pada keterampilan fisik seperti berguling, duduk, berdiri dan berjalan juga mental dan kemampuan sosial.
  5. Karakteristik seksual sekunder (tertunda pada saat remaja)
  6. Bayi yang gagal mendapatkan berat badan cukup atau tumbuh seringkali kekurangan nafsu makan atau kesulitan menerima jumlah gizi yang tepat.

Gejala lain yang dapat dilihat pada anak yang gagal tumbuh:

  1. Sembelit
  2. Menangis berlebihan
  3. Badan lesu dan sering mengantuk
  4. Sifat lekas marah
  5. Menghindari kontak mata
  6. Tidak mencapai target perkembangan anak pada umumnya seperti merangkak, duduk, jalan, dan sebagainya.

Penanganan

Karena permulaan kekurangan gizi dapat memiliki efek kerusakan parah pada perkembangan dini otak, prosedur cepat dari kasus ini harus dilakukan. Prioritas dokter dalam evaluasi gagal tumbuh berupa pantauan pada asupan gizi, pertumbuhan, pola makan, interaksi, dan karakteristik anak.

Pemantauan ini biasanya dilakukan di rumah sakit, tapi masih bisa mungkin dilakukan di lingkungan rumah asal pola makan dan pencernaannya tercatat dengan baik sebagai bahan untuk dikonsultasikan pada dokter.

Kegagalan Pertumbuhan Anak

Pemantauan pada zat yang keluar masuk dalam tubuh anak akan terus dilakukan sampai penyebab gagal tumbuh ditentukan.

Pilihan pengobatan

Sebelum menentukan akan menggunakan metode apa dalam mengatasi gagal tumbuh ini, dokter akan mempertimbangkan hal berikut ini:

  1. Jenis gagal tumbuh, organik atau nonorganik
  2. Keparahan dari gejala
  3. Kesehatan umum anak
  4. Preferensi orang tua atau pengasuh dalam lingkungan keluarga

Beberapa kasus kegagalan tumbuh organik dapat diselesaikan setelah kondisi medisnya diatasi. Jika gagal tumbuh membutuhkan perawatan lebih lanjut, dokter anak mungkin akan meresepkan suplemen gizi atau diet khusus.

Ketika kegagalan pertumbuhan anak non organik yang berkembang masih berkaitan dengan masalah di rumah, orang tua bisa mengonsultasikan ke Puskesmas terdekat. Gagal tumbuh yang parah dapat diobati di rumah sakit dengan menggunakan feeding tube untuk memberikan anak tambahan makanan.

Setelah pertumbuhan anak mencapai tingkat normal, ia mungkin perlu bantuan untuk menjaga kestabilan pertumbuhan fisik dan mental. Ahli gizi dan dokter spesialis lainnya mungkin dapat membantu anak.

Beberapa anak yang mengalami gagal tumbuh juga tidak dapat menyerap ASI secara sempurna. Namun, dokter akan mengevaluasi dulu soal cara ibu menyusui maupun serapan ASInya.

Biasanya, setelah dokter yakin bahwa bayi benar-benar tidak dapat menyerap ASI, ahli gizi akan memberikan resep berupa susu formula khusus dengan dosis tertentu yang sesuai dengan kondisi pencernaannya. Sehingga Parents tidak perlu khawatir jika dokter menyarankan untuk berhenti ASI untuk sementara waktu.

Kesabaran dan ketelatenan orang tua dalam merawat anak yang mengalami gagal tumbuh berperan sangat penting untuk kesembuhannya. Pada akhirnya, cinta dan kasih sayang orangtua lah yang akan menguatkan anak untuk memperbaiki kondisinya.

 

Referensi: The New York Times, Healthline, AAP News & Journal, Encyclopedia, Kids health.

Baca juga:

12 Tanda Anak Kurang Gizi, Parents Wajib Waspada Nih!

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Penyebab dan Cara Mengatasi Gagal Tumbuh Pada Bayi
Bagikan:
  • 200 Tren Nama Bayi Paling Populer 2026 untuk Laki-Laki dan Perempuan

    200 Tren Nama Bayi Paling Populer 2026 untuk Laki-Laki dan Perempuan

  • 500 Nama Bayi Huruf R Modern untuk Laki-Laki dan Perempuan

    500 Nama Bayi Huruf R Modern untuk Laki-Laki dan Perempuan

  • 140 Nama Bayi Brazil Bermakna Bagus untuk Anak Perempuan dan Laki-laki

    140 Nama Bayi Brazil Bermakna Bagus untuk Anak Perempuan dan Laki-laki

  • 200 Tren Nama Bayi Paling Populer 2026 untuk Laki-Laki dan Perempuan

    200 Tren Nama Bayi Paling Populer 2026 untuk Laki-Laki dan Perempuan

  • 500 Nama Bayi Huruf R Modern untuk Laki-Laki dan Perempuan

    500 Nama Bayi Huruf R Modern untuk Laki-Laki dan Perempuan

  • 140 Nama Bayi Brazil Bermakna Bagus untuk Anak Perempuan dan Laki-laki

    140 Nama Bayi Brazil Bermakna Bagus untuk Anak Perempuan dan Laki-laki

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti