TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Benarkah Kartun Peppa Pig Berdampak Buruk pada Anak?

Bacaan 4 menit
Benarkah Kartun Peppa Pig Berdampak Buruk pada Anak?

Kabar bahwa kartun Peppa Pig sempat membuah heboh dunia. Salah satu kartun terlaris di dunia ini dikabarkan menyebabkan anak autis. Benarkah itu?

Kartun Peppa Pig saat ini menjadi salah satu tayangan yang digemari oleh anak-anak. Namun, sebuah studi dari Universitas Harvard mengatakan bahwa Peppa Pigdapat menyebabkan anak mengalami autisme.

Penelitian ini berdasarkan riset temuan pada tahun 2012 oleh Marc Wildember di Universitas Harvard. Ia menyimpulkan bahwa jika anak menonton Peppa Pig selama 30 menit, maka tingkat autisme anak bisa meningkat sampai 56% persen.

Selain itu, peneliti yang disebut sebagai seorang Epidomologis ini menyatakan bahwa Peppa Pig membawa dampak buruk untuk anak terutama mengenai perilaku.

Laman Reflection Mind menyebutkan beberapa hal yang ia soroti dari kartun dengan tokoh keluarga Babi itu antara lain :

  1. Superioritas
  2. Perilaku tak pantas
  3. Perilaku tak sopan
  4. Tak mau mengalah
  5. Intoleran
  6. Tak menghormati oranglain
  7. Tidak menghargai orang lain
  8. Sombong
  9. Egois

Oleh karena itu, Wildenber menyarankan agar kartun tersebut segera diberhentikan siarannya. Orangtua pun sebaiknya berhenti untuk mengizinkan anaknya menonton tayangan tersebut.

Kartun Peppa Pig

Kartun Peppa Pig

Bantahan riset tentang kartun Peppa Pig

Kartun peppa Pig mengalami penurunan rating sejak berita tersebut beredar. Selain itu, banyak orangtua yang jadi cemas dengan dampak buruk yang diucapkan Wildember.

Namun, pernyataan Wildember ini dibantah oleh beberapa ahli Autis. Mereka mengatakan bahwa tak ada keterkaitan antara autisme dengan tayangan kartun Peppa Pig.

Lebih dari itu, jika diteliti lebih jauh tentang sosok Wildember,  kita tidak akan menemukan sosoknya di Google. Jika ia memang peneliti di Universitas Harvard, sudah sewajarnya kita menemukan karya ilmiahnya di laman pencarian seperti Google.

Namun, kita tak akan menemukan apa-apa dari sosok Marc Wildemberg ini. Alih-alih mendapatkan hasil riset ilmiah, kita hanya akan diarahan pada beberapa akun sosial media.

Jika Marc Wildemberg ini tak punya karya ilmiah apapun, berarti penelitiannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa pihak justru menuding bahwa medialah yang menciptakan tokoh Marc Wildemberg.

Sekalipun Marc Wildemberg ini muncul layaknya tokoh fiksi, banyak orangtua yang terlanjur setuju dengan pendapatnya. Mereka meyakini anak juga berperilaku buruk karena mencontoh berbagai karakter di kartun Peppa Pig. Demikian seperti yang dikutip dari laman iTech Post.

kartun anak berdampak negatif

Namun, banyak yang mengatakan bahwa Peppa Pig tidak dapat disalahkan dalam hal baik buruknya tingkah laku anak. Karena, tingkah laku anak adalah soal didikan orangtua.

Sebagai orangtua, kita seharusnya dapat membimbing anak dengan baik apapun hal yang akan ia tonton. Anak juga membutuhkan sebuah penjelasan tentang mengapa Peppa Pig melakukan beberapa tingkah laku buruk.

Parents, tayangan kartun Peppa Pig aman untuk anak kok. Semoga penjelasan dari kami dapat mengurangi rasa was-was orangtua.

kartun anak yang aman

5 Rekomendasi Kartun untuk Anak

Anak tak hanya belajar di ruang kelas. Menonton televisi juga membantu proses belajar anak, sekaligus tetap menghibur. The Asian Parent Singapore memberikan rekomendasi kartun terbaik untuk anak-anak begitu mereka memasuki usia sekolah.

1. Sesame Street

Kartun ini adalah salah satu tontotan paling mendidik yang pernah diproduksi. Sebuah penelitian terdahulu menemukan, anak-anak berusia 3-5 tahun yang menonton pertunjukan ini memiliki kosakata yang lebih luas pada saat mereka mencapai sekolah menengah.

2. Tayo: the Little Bus

Kartun ini sekarang semakin populer karena mengajarkan nilai-nilai yang baik, seperti berbuat baik dan menghargai persahabatan. Tayo juga memperkenalkan anak-anak pada keterampilan di kehidupan nyata, termasuk mematuhi peraturan lalu lintas dan memprioritaskan keselamatan.

3. Dora and Friends: Into the City

Kartun ini merupakan spin-off dari seri populer Dora the Explorer saat Dora memasuki usia sekolah. Tema-tema yang diangkat berkisar pada persahabatan serta layanan masyarakat dan pemecahan masalah yang kreatif.

4. Elena of Avalor

Menampilkan putri Latina yang penuh semangat tapi baik hati sebagai panutan yang hebat, acara ini berfokus pada mengajar anak-anak tentang nilai-nilai dalam pertemanan dan keluarga.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

5. Arthur

Kartun Arthur direkomendasikan untuk anak-anak di atas usia 5 tahun. Kartun yang menarik ini mengangkat soal situasi sosial. Anak-anak dapat belajar banyak dari Arthur tentang cara berteman dan mengatasi rasa takut.

Baca juga :

Kumpulan Film Kartun Lucu Untuk Bayi dan Balita

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Benarkah Kartun Peppa Pig Berdampak Buruk pada Anak?
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti