TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Heboh Pengakuan Joki Vaksin COVID-19 Disuntik 17 Kali, Efeknya Pusing dan Lemas 

Bacaan 4 menit
Heboh Pengakuan Joki Vaksin COVID-19 Disuntik 17 Kali, Efeknya Pusing dan Lemas 

Viral! Pengakuan seorang joki vaksin dengan bayaran ratusan ribu rupiah. Simak kisahnya!

Viral seorang pria yang mengaku menjadi joki vaksin COVID-19. Pria bernama Abdul Rahim itu berasal dari Kabupaten Pinrang, Sulsel. Ia mengatakan sudah disuntik hingga belasan kali dengan bayaran ratusan ribu rupiah. 

“Saya Abdul Rahim, saya telah melakukan vaksinasi atau 14 orang pengganti vaksinasi. Adapun suntikannya yang disuntikkan 16 kali upah yang dikasih antara Rp100-800 ribu,” kata Abdul Rahim dalam video yang beredar pada Senin (20/12/2021). 

Menanggapi pengakuan tersebut, sejumlah pihak terkait seperti kepolisian dan dinas kesehatan setempat tengah menelusuri kebenarannya. Abdul rahim menjalani pemeriksaan polisi dan melakukan sejumlah tes untuk membuktikan pernyataannya. 

Artikel Terkait: Vaksin Covid-19 Berbayar Sudah Tersedia, Cek Daftar Harga, Jenis dan Cara Daftar

Joki Vaksin COVID-19 Mengaku Disuntik 17 Kali 

joki vaksin covid-19

Sumber: Instagram

Abdul Rahim telah diperiksa polisi terkait pengakuan menjadi joki vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Pinrang pada Selasa (21/12/2021), ia mengaku mengaku sudah disuntik vaksin sebanyak 17 kali.

“Awalnya saat dipanggil saya bilang 16, ternyata pas saya ingat lagi, ada yang lupa ternyata sudah 17 kali, 15 kali suntik dosis pertama dan 2 kali suntik dosis kedua,” kata Rahim kepada Detik.

Ia mengaku mendapatkan bayaran dari  Rp80-800 ribu. Uang tersebut dipergunakannya untuk memenuhi hobinya main game maupun untuk beli rokok. Sementara untuk kebutuhan sehari-hari didapat dari ibunya. 

“Kalau makanan kebetulan ada ibu yang antarkan, kalau hasil joki vaksin untuk beli rokok dan main game di warnet,” katanya.

Artikel Terkait: Benarkah Vaksin Covid Mempengaruhi Haid? Ini Kata Pakar

3 Bulan Beraksi Tidak Dikenali Petugas

joki vaksin covid-19

Sumber: Freepik

Lebih lanjut, Abdul Rahim mengaku sudah 3 bulan menjadi joki vaksin COVID-19. Pada saat itu ia selalu membawa KTP pelanggannya setiap datang ke lokasi vaksin. Meski diperiksa, petugas sama sekali tidak menyadarinya kalau wajah dan identitas yang dibawanya berbeda. 

“Pakai KTP orang yang mau divaksin, mereka (petugas) cuma minta KTP, terus panggil nama,” ujarnya.

Dari situ, ia memiliki banyak pelanggan dan mendapatkan upah hingga ratusan ribu rupiah. Kebanyakan pelanggannya diperolehnya dari mulut ke mulut. 

“Kalau ada tawaran dari teman, ya, langsung, ada beberapa teman juga yang mengetahui juga meminta (jasa joki),” katanya lagi. 

Rahim Menceritakan Efek yang Dirasakan 

Heboh Pengakuan Joki Vaksin COVID-19 Disuntik 17 Kali, Efeknya Pusing dan Lemas 

Sumber: Freepik

Abdul Rahim menerima belasan kali dosis vaksin COVID-19 dalam kurun waktu 3 bulan. Selama itu pula ia mengaku disuntik dua jenis vaksin, yakni Sinovac dan Astrazeneca. Setelah menjalani vaksin, ia mengaku tidak merasakan efek yang berat. Terkadang ia merasa pusing dan lemas saja. 

“Hanya kadang saya merasa pusing dan penglihatan gelap. Tapi setelah saya duduk dan menghela napas, gejalanya berkurang dan hilang, tidurnya enak,” jelasnya.

“Sebelum dan sesudah divaksin minum air kelapa, dua minggu terakhir ini pernah 3 kali sehari,” sambungnya menjelaskan.

Artikel Terkait: Begini Cara Cek Daftar Penerima Vaksin COVID-19 Gratis

Tanggapan Kemenkes Terkait Joki Vaksin COVID-19

Heboh Pengakuan Joki Vaksin COVID-19 Disuntik 17 Kali, Efeknya Pusing dan Lemas 

Sumber: Freepik

Beredarnya video viral terkait pengakuan seorang pria yang mengaku menjadi joki vaksin COVID-19 langsung mendapatkan tanggapan dari kementerian Kesehatan. Bersama pihak-pihak terkait, Kemenkes berusaha menelusuri kebenaran kabar tersebut. 

“Sedang dikonfirmasi ke Dinkes Sulsel, ya,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, Selasa (21/12/2021).

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Pinrang Dyah Puspita Dewi meragukan pengakuan Abdul Rahim dalam video yang beredar itu. Ia membeberkan bahwa joki tersebut diduga memiliki gangguan jiwa.

“Pengakuannya, kan, harus dibuktikan dulu kebenarannya, Pak. Ini menurut keluarganya memang orang yang ada gangguan jiwanya, jadi perlu diselidiki dulu,” kata Dyah saat dikonfirmasi wartawan lewat pesan elektronik.

Dinkes Periksa Darah dan Urine Abdul Rahim 

Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung turun menyelidiki kasus joki vaksinasi COVID-19 ini. Untuk membuktikan pengakuan Abdul Rahim, sampel darah dan urine pria 49 tahun itu diambil untuk diperiksa. 

“Tadi kami bersama Kabid P2P Dinkes Sulsel ke Polres Pinrang dan mengambil sampel darah dan urine dari Abdul Rahim,” kata Dyah lagi. 

Hal tersebut dilakukan untuk membuktikan kebenaran pengakuannya yang telah disuntik dosis vaksin hingga 17 kali. Selain itu, pihak berwenang  juga mendatangkan psikiater untuk menangani dugaan gangguan jiwa yang dialami oleh Abdul Rahim. 

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

“Selain pengambilan sampel darah dan urine, Dinkes Provinsi dan Dinkes Pinrang juga akan berkolaborasi mendatangkan psikiater untuk Rahim, ini bentuk sinergitas kami terhadap instansi yang berkompeten,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Deki Marizaldi. 

Bila pengakuan Abdul Rahim menjadi joki vaksin COVID-19 terbukti benar, berarti pemerintah perlu membenahi kembali pelaksanaan vaksinasi COVID-19, terutama saat memastikan identitas peserta vaksin. 

Baca Juga: 

Penerima Vaksin COVID-19 Tak Dianjurkan Langsung Pulang, Ini Alasannya

Virus Corona Bermutasi, Perlukah Anak Mendapatkan Vaksin COVID-19?

Memahami Angka Efikasi Vaksin COVID-19

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Heboh Pengakuan Joki Vaksin COVID-19 Disuntik 17 Kali, Efeknya Pusing dan Lemas 
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti