TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bahaya Memberikan Jeruk pada Bayi, Parents Wajib Tahu!

Bacaan 4 menit
Bahaya Memberikan Jeruk pada Bayi, Parents Wajib Tahu!

Walaupun buah jeruk kaya akan vitamin C, tapi Bunda jangan memberikan jeruk untuk bayi yang belum genap berusia satu tahun. Ini alasannya.

Memasuki usia enam bulan, kini sudah saatnya bayi diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Akan tetapi, apakah Bunda berniat memberikan buah jeruk untuk bayi pada menu MPASI?

Apabila Bunda berencana seperti itu, nampaknya harus ditunda dulu ya. Terutama jika bayi masih berusia di bawah satu tahun.

Memberi jeruk untuk bayi di bawah usia 1 tahun bisa menyebabkan reaksi alergi

jeruk untuk bayi

Jeruk memang buah yang kaya akan vitamin C, tapi tidak aman jika memberikan jeruk untuk bayi terlalu dini. Sebab, seringkali jeruk menghasilkan rasa asam yang tidak disarankan untuk bayi.

Rasa asam buah jeruk tidak dapat ditoleransi oleh perut bayi yang masih sensitif. Itulah sebabnya Bunda harus berhati-hati memberikan jeruk untuk bayi. Agar lebih aman, Bunda bisa memberikan jeruk ketika bayi telah berusia di atas satu tahun.

Jika bayi di bawah satu tahun sudah diberikan jeruk, kemungkinan besar ia akan mengalami beberapa masalah kesehatan. Melansir dari situs Healthline, memberikan jeruk untuk bayi, dalam beberapa kasus bisa menyebabkan ruam popok.

Tak hanya itu, bayi pun akan mengalami ruam merah di sekitar mulut. Gejala tersebut merupakan reaksi kulit terhadap keasaman, bukan menandakan jika bayi alergi terhadap jeruk.

Walau demikian, sebenarnya hal tersebut tidak terjadi pada semua bayi, ada beberapa bayi yang tidak menunjukkan reaksi apapun sama sekali. Sehingga, apabila Bunda ingin tetap mencoba memberikan jeruk untuk bayi, maka lakukan dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu.

Awasi juga bila muncul reaksi gatal-gatal, muntah, pembengkakan, gangguan pernapasan, mata berair, diare, dan mual pada bayi. Berbagai reaksi tersebut umumnya muncul dalam waktu sekitar dua jam setelah makan buah.

Jika anak muncul reaksi seperti itu, maka Bunda harus segera membawanya ke dokter untuk mendapat pertolongan medis. Namun, akan lebih baik jika Bunda bicarakan terlebih dahulu pada dokter bila ingin memberi makanan baru untuk bayi.

Sakit perut akibat memberikan jeruk pada bayi juga harus diwaspadai

jeruk untuk bayi

Selain menyebabkan ruam popok, memberikan jeruk untuk bayi pun dapat memicu masalah lain. Misalnya sakit perut.

Waspada jika memberikan jeruk pada bayi, khususnya jika jeruk memiliki rasa yang sangat asam. Sebab, tingkat keasaman pada jeruk dapat menyebabkan sakit perut atau meningkatkan gejala refluks asam jika si kecil memiliki masalah lambung.

Oleh karena itu, pilihlah buah jeruk yang tidak terlalu asam dan berikan saat usia anak di atas satu tahun. Karena setelah melewati usia satu tahun, bayi biasanya sudah tidak sensitif lagi terhadap asam sitrat.

Dengan demikian, lebih baik jika Bunda tunda terlebih dahulu memberikan jeruk untuk bayi ketika usia mereka belum genap satu tahun. Tujuannya agar anak tidak mengalami gangguan kesehatan yang merugikan.

***

jeruk untuk bayi lead

Pada usia 4 hingga 6 bulan, sebagian besar bayi siap untuk mulai makan makanan padat sebagai pelengkap ASI atau susu formula. Sekitar waktu inilah bayi biasanya berhenti menggunakan lidah mereka untuk mendorong makanan keluar dari mulut dan mulai mengembangkan koordinasi untuk memindahkan makanan padat dari depan mulut ke belakang untuk menelan.

Pada usia 6 bulan bayi membutuhkan makanan pendamping untuk mendukung pertumbuhan, memuaskan rasa lapar dan membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi. Untuk bayi yang diberi ASI eksklusif, Parents harus menunggu hingga usia 6 bulan sebelum memperkenalkan makanan padat. Parents harus memastikan bayi mendapatkan manfaat penuh dari menyusui.

Memberi makanan padat terlalu dini, atau sebelum usia 4 bulan berisiko menyebabkan:

1. Risiko makanan tersedot ke jalan napas.

2. Menyebabkan bayi mendapat terlalu banyak atau tidak cukup kalori atau nutrisi.

3. Meningkatkan risiko obesitas pada bayi.

4. Selain itu, memulai makanan padat sebelum usia 4 bulan tidak terbukti membantu bayi tidur lebih nyenyak di malam hari.

Memulai makanan padat terlambat atau setelah usia 6 bulan – menimbulkan serangkaian masalah lain, seperti dirangkum Mayo Clinic berikut ini:

Cerita mitra kami
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

1. Memperlambat pertumbuhan bayi.

2. Menyebabkan kekurangan zat besi pada bayi yang disusui.

3. Menunda fungsi motorik oral.

4. Bayi bisa menolak makanan padat.

Menunda pengenalan makanan yang umumnya menyebabkan alergi, seperti kacang tanah, telur, dan ikan, di atas usia 4 hingga 6 bulan belum terbukti mencegah eksim, asma, rinitis, dan alergi makanan. Faktanya, pengenalan kacang secara dini dapat mencegah alergi kacang, demikian dilansir Mayo Clinic.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Referensi : Healthline

Baca juga :

Resep Milkshake Jeruk Ala Chef Cilik Nihal Raj

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Bahaya Memberikan Jeruk pada Bayi, Parents Wajib Tahu!
Bagikan:
  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti