Perkembangan janin 43 minggu, panduan kehamilan dari minggu ke minggu

Perkembangan janin 43 minggu, panduan kehamilan dari minggu ke minggu

Ketika kehamilan Anda sudah memasuki usia janin 43 minggu, kesempatan untuk melakukan persalinan normal seperti yang direncanakan akan sangat kecil.

Memasuki kehamilan usia 43 minggu, Bunda pastinya sudah tidak sabar dan bertanya-tanya, kapan bayi lahir? Apakah bayi Anda benar-benar ‘betah’ dan nyaman di dalam sana? Tetapi bagaimana pun, bayi harus segera lahir. Yuk, kita cari tahu apa yang terjadi pada perkembangan janin 43 mingguini.

Di minggu ini, dokter kandungan Anda mungkin akan mulai menawarkan alternatif untuk operasi caesar atau metode persalinan lainnya dengan induksi.

Kondisi janin 43 minggudi dalam kandungan

Dalam perkembangan janin 43 mingguini, ada beberapa hal yang akan dirasakan bayi Anda:

  • Meski bayi Anda belum mau keluar, tetaplah pantau dan menghitung tendangan janin hanya untuk memastikan. Mungkin si kecil sudah tidak memiliki banyak ruang untuk bergerak. Tetapi pada kondisi tertentu, bayi Anda pasti harus tetap bergerak agar merasakan kenyamanan.
  • Berada di dalam rahim lebih lama mungkin akan membuat berat badan bayi Anda bertambah lebih besar, sehingga Anda pun harus melahirkan bayi yang ukurannya lebih besar pula. Jangan takut jika memang operasi caesar adalah pilihan terbaik untuk kondisi ini.
  • Yang perlu Anda perhatikan, pada kehamilan postmatur fungsi plasenta biasanya akan menurun, dan jumlah cairan amniotik juga menurun. Akibatnya, oksigen dan nutrisi yang menjangkau bayi Anda akan lebih sedikit. Selain itu, risiko lainnya adalah tali pusat bisa tertekan yang juga dapat menyebabkan komplikasi pada bayi.
Artikel terkait: 3 Komplikasi tali pusar bayi yang berbahaya selama proses persalinan

Gejala kehamilan saat kehamilan janin 43 minggu

janin 43 minggu

  • Di minggu ini, Bunda masih akan merasakan mulas, meningkatnya keinginan buang air kecil, nyeri panggul, beberapa bagian tubuh membengkak karena retensi cairan. Semua gejala ini mungkin akan Anda rasakan sampai bayi Anda benar-benar lahir.
  • Anda akan merasakan ketidaknyamanan saat tidur, mengingat makin besar dan berat beban tubuh Anda karena ukuran janin yang kian bertambah. Anda akan merasakan ketegangan pada punggung bagian bawah. Untuk mengatasinya, beristirahatlah sebanyak mungkin. Bunda juga butuh lebih banyak beristirahat untuk mempersiapkan persalinan.

Hal yang harus diperhatikan saat kehamilan 43 minggu

  • Pastikan Anda sudah mulai berkemas! Periksa kembali apakah semua barang yang Anda butuhkan sudah berada di dalam tas rumah sakit karena mungkin dokter akan menjadwalkan operasi caesar dalam waktu dekat, sehingga Anda dapat diinduksi. Bunda juga bisa mencoba beberapa metode untuk membantu induksi alami persalinan Anda.
  • Bagi Bunda yang menginginkan melahirkan normal, tak perlu terlalu memaksakan atau menyalahkan diri sendiri karena tidak bisa bersalin normal. Tidak semua hal yang kita inginkan atau rencanakan bisa benar-benar tercapai, terutama masalah persalinan. Terkadang hal ini di luar kendali Anda, Bun. Yang penting, fokus untuk keselamatan bayi dan diri Anda. Selalu bicarakan dengan dokter kandungan jika ada pertanyaan atau hal yang dikhawatirkan.

Daftar checklist yang perlu dilakukan di kehamilan janin 43 minggu

  • Pemeriksaan rutin adalah list penting yang perlu Anda lakukan minggu ini.
  • Pastikan semua persiapan untuk menyambut kehadiran anak yang akan lahir dalam hitungan hari.

Cobalah untuk tidak terlalu khawatir. Tetap pantau dan hitung tendangan janin selama minggu ini untuk memastikan janin Anda tetap normal. Dokter akan terus memantau dan membimbing Anda dalam minggu ini. Tetap tenang dan berpikir positif ya, Bun!

 
Disadur dari artikel Rosanna Chio di theAsianparent Singapura

 

Perkembangan janin sebelumnya: Janin 42 minggu

 

Baca juga: 

10 Hal yang Dialami Ibu Saat Menjalani Operasi Cesar dan Tips Menghadapinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner