TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penelitian: Jangan Memberikan Jus Buah untuk Bayi Sebelum Dia Berumur 1 Tahun

Bacaan 4 menit
Penelitian: Jangan Memberikan Jus Buah untuk Bayi Sebelum Dia Berumur 1 Tahun

Memberikan jus buah pada bayi ternyata tidak baik menurut dokter anak dan para ahli kesehatan bayi. Karena itu jauhi kebiasaan ini sekarang juga.

Buah telah terbukti secara ilmiah memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Karena itu, tak jarang orangtua memberikan jus buah untuk bayi agar si kecil ikut merasakan manfaat sehat dari buah.

Akan tetapi, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di Jurnal Pediatric meminta para orangtua agar tidak memberikan jus buah untuk bayi sebelum dia berumur satu tahun. Hal ini dikarenakan, pemberian jus buah untuk bayi bisa membuat bayi berhenti minum ASI. Padahal, ASI adalah sumber nutrisi utama yang dibutuhkan bayi.

Selain itu, jus buah juga bisa meningkatkan risiko bayi terkena kerusakan gigi. Penelitian ini merekomendasikan, untuk membuang jus buh dari daftar menu makan si kecil sebelum dia berumur 12 bulan.

Penelitian yang dilakukan oleh Akademi Pediatrik Amerika ini, menyatakan bahwa jus buah tidak memiliki peranan penting dalam kesehatan dan gizi seimbang pada anak-anak, pada masa awal tumbuh kembang mereka.

Penelitian: Jangan Memberikan Jus Buah untuk Bayi Sebelum Dia Berumur 1 Tahun

Berikut ini adalah rekomendasi lengkap yang diberikan oleh penelitian ini, sebagai panduan bagi orangtua dalam memberikan jus buah untuk bayi dan anak.

1. Bayi di bawah satu tahun

Tidak diberikan jus buah sama sekali

2. Balita usia 1-3 tahun

Boleh diberikan jus buah, tapi dibatasi hanya setengah gelas sehari. Atau sekitar 100ml. Para peneliti juga merekomendasikan untuk memberikannya pada sippee cup yang bisa mendukung pertumbuhan gigi balita, dan mengurangi risiko kerusakan gigi akibat gula dari jus buah.

3. Anak usia 4-6 tahun

Batasi pemberian jus buah hanya 150ml per hari.

***

jus untuk kecerdasan otak anak

Dr. Steven Abrams, pemimpin dalam penelitian ini mengatakan, buah utuh memiliki lebih banyak serat dibandingkan jus buah. Buah utuh juga memiliki kadar gula lebih rendah daripada jus buah.

“Kami ingin anak-anak belajar makan makanan segar. Jika Anda menganggap bahwa jus buah sama saja dengan buah asli, maka Anda telah salah paham,” ujar Dokter Anak di Dell Medical School Universitas Texas ini, seperti dikutip dari NY Times.

Dr. Man Wai Ng, Kepala Dokter Gigi di RS Anak Boston mengamini hasil penelitian ini. Ia mengatakan, “Jus buah seharusnya hanya diberikan pada waktu-waktu istimewa, terutama bagi anak-anak yang memiliki risiko tinggi terkena kerusakan gigi.”

Bayi dan balita, serta anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang lebih membutuhkan nutrisi yang terkandung di dalam susu. Jus buah hanya boleh sesekali diberikan, minuman utama bayi adalah ASI, dan susu bagi anak-anak yang membutuhkan banyak kalsium dalam masa tumbuh kembangnya.

Jika ingin anak merasakan manfaat dari buah, berikan buah yang telah dipotong kecil-kecil. Sehingga mereka tetap minum susu, dan buah hanya sebagai makanan pendamping.

jus untuk bayi

Pada usia 4 hingga 6 bulan, sebagian besar bayi siap untuk mulai makan makanan padat sebagai pelengkap ASI atau susu formula. Sekitar waktu inilah bayi biasanya berhenti menggunakan lidah mereka untuk mendorong makanan keluar dari mulut dan mulai mengembangkan koordinasi untuk memindahkan makanan padat dari depan mulut ke belakang untuk menelan.

Pada usia 6 bulan bayi membutuhkan makanan pendamping untuk mendukung pertumbuhan, memuaskan rasa lapar dan membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi. Untuk bayi yang diberi ASI eksklusif, Parents harus menunggu hingga usia 6 bulan sebelum memperkenalkan makanan padat. Parents harus memastikan bayi mendapatkan manfaat penuh dari menyusui.

Memberi makanan padat terlalu dini, atau sebelum usia 4 bulan berisiko menyebabkan:

1. Risiko makanan tersedot ke jalan napas.

2. Menyebabkan bayi mendapat terlalu banyak atau tidak cukup kalori atau nutrisi.

3. Meningkatkan risiko obesitas pada bayi.

4. Selain itu, memulai makanan padat sebelum usia 4 bulan tidak terbukti membantu bayi tidur lebih nyenyak di malam hari.

Memulai makanan padat terlambat atau setelah usia 6 bulan – menimbulkan serangkaian masalah lain, seperti dirangkum Mayo Clinic berikut ini:

1. Memperlambat pertumbuhan bayi.

2. Menyebabkan kekurangan zat besi pada bayi yang disusui.

3. Menunda fungsi motorik oral.

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

4. Bayi bisa menolak makanan padat.

Menunda pengenalan makanan yang umumnya menyebabkan alergi, seperti kacang tanah, telur, dan ikan, di atas usia 4 hingga 6 bulan belum terbukti mencegah eksim, asma, rinitis, dan alergi makanan. Faktanya, pengenalan kacang secara dini dapat mencegah alergi kacang, demikian dilansir Mayo Clinic.

 

Semoga bermanfaat ya, Parents.

 

Baca juga:

Hati-Hati, Jus Buah Bisa Tidak Baik Bagi Bayi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Penelitian: Jangan Memberikan Jus Buah untuk Bayi Sebelum Dia Berumur 1 Tahun
Bagikan:
  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti