TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bumil, Jangan Lupa Vaksin Rubella, Bila Tidak Ingin Bayi Lahir Cacat

Bacaan 3 menit
Bumil, Jangan Lupa Vaksin Rubella, Bila Tidak Ingin Bayi Lahir Cacat

Rubella menjadi salah satu jenis infeksi pada kehamilan yang harus Bunda waspadai. Pasalnya, rubella bisa sebabkan cacat lahir pada bayi bahkan berisiko bayi lahir mati (stillbirth)

Infeksi pada kehamilan rentan terjadi karena adanya perubahan hormon dan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh ibu hamil harus bekerja lebih keras karena untuk menjaga imun ibu dan bayi yang dikandung.

Umumnya infeksi pada kehamilan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu infeksi penyakit menular seksual dan infeksi nonseksual menular. Untuk kali ini, akan dibahas mengenai jenis infeksi nonseksual menular, yaitu rubella.

Rubella atau yang dikenal dengan Campak Jerman, adalah infeksi yang memengaruhi kulit dan kelenjar getah bening, biasanya disebabkan oleh virus. Infeksi rubella sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bisa berdampak janin.

Cara penyebaran rubella yaitu dengan menular dari orang ke orang melalui tetesan cairan dari hidung atau tenggorokan pasien rubella. Tetesan ini dapat mendarat di hidung atau mulut seseorang yang berada di dekatnya, terutama ketika pasien rubella batuk dan bersin.

Artikel terkait : Rencana liburan ke Jepang? Wabah rubella sedang merebak, Bumil wajib waspada!

Gejala Infeksi pada Kehamilan Akibat Virus Rubella

infeksi pada kehamilan

Seseorang yang dinyatakan mengidap rubella biasanya akan menimbulkan gejala demam dan nyeri ringan, serta mata merah. Lalu, muncul ruam bintik-bintik merah muda yang dimulai dari wajah kemudian menyebar ke seluruh tubuh, serta kelenjar leher mungkin membengkak dan terasa empuk, terutama di belakang telinga.

Sementara itu, karena ibu hamil berisiko mengalami komplikasi yang berbahaya ketika ia mengidap rubella. Para ibu hamil harus memastikan bahwa mereka sudah diberikan vaksin rubella sebelum hamil. Sebab, jika sudah terlanjur terkena rubella, virusnya akan masuk ke bayi di dalam kandungan, sehingga bayi berpotensi mengalami rubella bawaan.

Rubella menjadi infeksi pada kehamilan yang menyebabkan kerusakan paling parah ketika ibu terinfeksi di awal kehamilan, terutama dalam 12 minggu pertama atau trimester pertama. Bahkan, di kawasan Amerika Serikat, selama tahun 2005 hingga 2015 ada delapan bayi alami CRS akibat rubella yang dialami ibu ketika hamil.

Congenital Rubella Syndrome (CRS) adalah kondisi yang terjadi pada bayi yang sedang berkembang di dalam rahim yang ibunya terinfeksi virus rubella. Ibu hamil yang tertular rubella berisiko keguguran atau lahir mati.

Tak hanya itu, bayi mereka yang sedang berkembang berisiko mengalami cacat lahir yang parah dengan konsekuensi seumur hidup yang menghancurkan. CRS dapat memengaruhi hampir semua hal dalam tubuh bayi yang sedang berkembang.

Dampak pada Bayi Jika Ibu Hamil Terkena Rubella

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah kemungkinan cacat lahir pada bayi akibat ibu hamil alami rubella. Informasi ini dilansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention.

infeksi pada kehamilan

Infeksi pada kehamilan berupa rubella sangat berbahaya.

Cacat lahir yang paling umum dari CRS dapat mencakup :
  • Tuli
  • Katarak
  • Cacat jantung
  • Kecacatan intelektual
  • Kerusakan hati dan limpa
  • Berat badan lahir rendah
  • Ruam kulit saat lahir

Komplikasi yang kurang umum dari CRS dapat mencakup :

  • Glaukoma
  • Kerusakan otak
  • Masalah tiroid dan hormon lainnya
  • Peradangan paru-paru

Kapan Bisa Melakukan Vaksin Rubella?

Vaksin rubella sendiri sangat dilarang untuk diberikan pada ibu hamil, karena kandungan vaksinnya yang dapat membahayakan janin, hingga menimbulkan infeksi. 

Karena itu, seorang wanita direkomendasikan untuk melakukan vaksin rubella ketika merencanakan kehamilan atau paling tidak tiga bulan sebelum terjadinya kehamilan. 

*** 
Jadi, jangan lupa vaksin rubella ya Bunda. Saat merencanakan promil, atau ketika baru menikah. Agar bayi yang nantinya dikandung dan dilahirkan sehat walafiat. 

 

Referensi : Centers for Disease Control and Prevention,  Caring for Kids

Baca juga :

Waspadai Rubella (Campak Jerman) Pada Ibu Hamil dan Anak-anak

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Bumil, Jangan Lupa Vaksin Rubella, Bila Tidak Ingin Bayi Lahir Cacat
Bagikan:
  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti