TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Seorang ilmuwan kontroversial menciptakan bayi kembar tahan HIV hasil manipulasi genetika

Bacaan 4 menit
Seorang ilmuwan kontroversial menciptakan bayi kembar tahan HIV hasil manipulasi genetika

Ilmuwan ini mengakui bahwa pekerjaannya ini sangat kontroversial. Tetapi ia percaya, ada keluarga yang memerlukan teknologi ini, dan ia bersedia menanggung kritik untuk hal tersebut.

Ilmu pengetahuan dan teknologi memang selalu berkembang. Perkembangan sains ini tentunya tak luput dari kontroversi. Baru-baru ini seorang ilmuwan kontroversial di Cina mengaku berhasil menciptakan bayi pertama di dunia dengan gen yang dimanipulasi.

Ke depannya, prosedur medis yang dilakukan ilmuwan kontroversial ini bisa menjadi ancaman bagi landasan bioetika.

biaya bayi tabung

Ayah kedua bayi kembar tersebut mengidap HIV

Ilmuwan kontroversial asal Cina tersebut menyatakan bahwa bayi kembar ciptaannya yang tahan HIV tersebut, merupakan hasil rekayasa genetika.

He Jiankui adalah seorang profesor di universitas Southern University of Science and Technology (SUST) di Shenzhen. Ia mengatakan bahwa DNA dua bayi kembar yang diberi nama “Lulu” dan “Nana” ini diubah melalui metode yang disebut CRISPR.

Menurut keterangan He JiankuiGen, kedua bayi itu melewati “pengeditan” yang mencegah embrio terjangkit HIV. Sebagai informasi, ayah kedua bayi kembar itu mengidap HIV.

Ia menerangkan, orang tua kedua bayi tersebut tidak berniat kalau bayi yang gennya dimanipulasi itu, nantinya menjadi anak-anak yang sesuai dengan keinginan orangtua.

ilmuwan kontroversial

“Orangtua mereka hanya ingin bayinya tidak akan menderita penyakit yang bisa dicegah,”
kata ilmuwan kontroversial tersebut lewat video yang dipublikasikan di YouTube.

He mengakui bahwa pekerjaannya ini sangat kontroversial. Tetapi ia percaya, ada keluarga yang memerlukan teknologi ini, dan ia bersedia menanggung kritik untuk hal tersebut.

Kini universitas SUST telah mengeluarkan pernyataan akan segera memulai investigasi, sambil menyebut prosedur itu “pelanggaran serius terhadap etika dan standar akademik.

SUST juga menambahkan, sejak Februari lalu, He Jiankui sedang berada dalam masa cuti tanpa mendapat gaji.

Sementara itu, pakar biokimia AS Jennifer Doudna, yang menciptakan metode CRISPR mengatakan, jika terbukti, langkah He melanggar cara pendekatan transparan yang disetujui komunitas sains dan melanggar prosedur penggunaannya.

Video tersebut telah menyulut debat sengit soal pengeditan gen. Di Amerika Serikat, prosedur kedokteran itu dibatasi ketat, dan hanya untuk penelitian di laboratorium.

Di Cina, pembuatan klon manusia memang dilarang, tetapi pengeditan gen bukan hal yang terlarang.

Penemuan dari ilmuwan kontroversial ini muncul menjelang konferensi besar tentang pengeditan gen di Hong Kong. Menurut David Baltimore, pakar biologi yang memimpin konferensi internasional tersebut mengungkapkan bahwa konferensi bertujuan untuk memutuskan apa yang mereka anggap benar dan salah.

“Kita belum pernah melakukan sesuatu yang akan mengubah seluruh gen umat manusia, dan kita belum pernah melakukan sesuatu yang berdampak terus ke generasi-generasi berikutnya,” demikian kata Baltimore sebelum konferensi dimulai.

ayah stres

Para ilmuwan belum sepenuhnya tahu dampak jangka panjang dari metode pengeditan DNA ini bagi manusia. Lebih-lebih lagi, perubahan gen dalam sperma, ovum, atau embrio bersifat permanen dan menurun ke generasi selanjutnya.

Menindaklanjuti kasus ini, Pemerintah Cina telah mengumumkan sikapnya pada pada Kamis (29/11/2018) waktu setempat.

Sebagaimana dilansir  The Guardian, Wakil Menteri Sains dan Teknologi, Xu Nanping, mereka menyebut jika penelitian itu melanggar hukum.

“Kasus rekayasa genetik yang bahkan sampai dilaporkan terang-terangan oleh media sudah jelas melanggar Undang-Undang serta peraturan yang relevan di Cina. Ini juga telah melanggar garis batas etika yang dianut komunitas akademik,” kata Nanping.

Berdasarkan hal itu, Xu Nanping pun memberi peringatan agar Jiankui segera menghentikan seluruh aktivitas penelitiannya terkait rekayasa DNA. Ia berharap pula para peneliti yang bekerja dengan Jiankui bersedia untuk kooperatif dalam kasus pelanggaran etika ini.

He Jiankui mengejutkan dunia dengan klaim keberhasilannya menciptakan bayi pertama hasil rekayasa DNA. Peneliti itu menciptakan dua bayi kembar sekaligus, yang sama-sama berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Lulu dan Nana. Bayi kembar Lulu dan Nana dikembalikan ke rahim ibunya yang bernama Grace.

Jiankui memanfaatkan teknologi CRISPR, sebuah alat yang berfungsi merekayasa DNA. Ia memperbaiki DNA calon janin dengan menghapus portal tempat virus masuk untuk menginfeksi bayi tersebut.

Para peneliti yang bekerja dengan Jiankui terus melakukan pemantauan terhadap kehamilan, bahkan mengecek seluruh genom lagi setelah bayi lahir.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

 

sumber detik.com, The Guardian

baca juga:

Sepasang balita kembar siam yang punya satu hati ini berhasil dipisahkan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kiki Pea

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Seorang ilmuwan kontroversial menciptakan bayi kembar tahan HIV hasil manipulasi genetika
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti