TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Alasan Mengapa Jadi Ibu yang Menyebalkan itu Baik untuk Anak

Bacaan 3 menit
3 Alasan Mengapa Jadi Ibu yang Menyebalkan itu Baik untuk Anak

Ibu yang menyebalkan adalah memang tak selalu turuti keinginan anak sehingga sesekali ia akan kesal dengan Anda. Padahal, sikap ini bermanfaat juga lho.

Sikap perfeksionist, disiplin, dan serba teratur yang dimiliki oleh seorang ibu ternyata tak baik dampaknya untuk anak. Karena, yang lebih dibutuhkan oleh anak untuk perkembangan psikologisnya adalah justru ibu yang menyebalkan di mata anak, yaitu mereka yang bisa membuat kesalahan-kesalahan manusiawi dan membuat anaknya punya perasaan kesal sebagai pembelajaran.

Manfaat jadi ibu yang menyebalkan di mata anak

1. Mengajarkan tanggung jawab

Misalnya, ibu yang menyebalkan ini akan berbagi tugas rumah tangga dengan anak sebagai bagian dari latihan soal tanggung jawab. Ibu jenis ini mungkin akan sering berargumentasi dengan anaknya karena banyak hal, namun itu juga berarti melatih nalar logis anak dalam menerima instruksi.

Barangkali anak memang akan kesal dengan ibu yang memberikan tugas rumah tangga, disaat ia ingin bermain. Namun, melatih anak untuk menerima konsekuensi dari tanggung jawab yang dimilikinya, akan lebih bermanfaat daripada bersikap permisif dengan segala sesuatu.

2. Mengajarkan anak belajar dari kegagalannya

Ada kalanya sebagai seorang ibu, Anda melihat bahwa usaha yang dilakukan anak sudah salah sejak langkah pertamanya. Namun, Anda harus menahan diri untuk mengoreksinya.

Membiarkan anak untuk gagal dan bekerja keras dengan usahanya sendiri akan mendewasakan mentalnya.

Biarkan anak merasakan bagaimana kegagalan tersebut terjadi tanpa perlu campur tangan ibu maupun pihak lainnya. Ajari anak untuk menganggap kegagalan sebagai bagian dari proses yang harus dilalui, bukan sebuah bencana yang jadi akhir untuk segalanya.

Ibu jenis ini tak akan berkata, ‘tuh kan, apa mama bilang…’ Tapi menekankan problem solving sebagai acuan dalam instrospeksi diri anak.

3. Melatih konsekuensi

Seorang ibu yang menyebalkan di mata anaknya, tidak banyak memberi bantuan pada anak dan memberi batasan-batasan tertentu. Misalnya, sang ibu tak mungkin mengantarkan barang anak yang ketinggalan di rumah ke sekolah.

Artikel Terkait: Stop Mengantarkan Barang Anak yang Ketinggalan di Rumah ke Sekolah, Ini Alasannya

Selain itu, ibu jenis ini juga akan membatasi penggunaan gadget serta jam main anak hingga anak merasa bahwa ibunya memang menyebalkan. Namun, di sinilah letak pengajaran yang akan dikenang anak nantinya.

Barangkali orangtua lain akan melihat masa-masa di mana ibu yang menyebalkan ini akan berdebat dengan anaknya. Namun, sebenarnya hal itu adalah bagian dari proses negosiasi dengan anak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak berikut dengan rasionalisasinya.

Ibu ini juga akan mendengar argumentasi anaknya tentang segala sesuatu, bukan membiarkan anaknya menjadi anak penurut yang sekedar menjalankan instruksi dari orangtua.

Menjadi ibu yang menyebalkan bukan berarti jadi orang yang suka mengatur segalanya. Justru, jenis ibu macam ini adalah mereka yang membuat kesepatakatan yang sama-sama menguntungkan.

Jadi, ibu yang menyebalkan bukanlah ibu yang menguasai hidup anaknya, namun mengarahkan sang anak agar bisa bertanggung jawab dan menerima konsekuensi atas segala yang terjadi dalam hidupnya.

Jadi ibu yang menyebalkan mungkin akan diangap sebagai ibu yang tega membatasi dan membuat anak kecewa. Namun, sikap inilah yang akan membuat anak jadi belajar bagaimana mengungkapkan rasa kecewa yang baik dan bernegosiasi agar keinginannya terwujud.

 

Referensi: Fokus on the family, wiki how, Family life

Baca juga:

10 Alasan Bahwa Ibu-ibu yang Berantakan Adalah Sahabat Terbaik Semua Orang

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 3 Alasan Mengapa Jadi Ibu yang Menyebalkan itu Baik untuk Anak
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti