TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang Hingga Meninggal Tuai Hujatan

Bacaan 4 menit
Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang Hingga Meninggal Tuai Hujatan

Bukannya panik, seorang ibu justeru live tiktok saat bayi kejang. Netizen ramai menghujat ibu yang dinilai hanya mementingkan cuan.

Seorang ibu live Tiktok saat bayi kejang panen hujatan. Diduga, si ibu mencari uang dari siaran live Tiktok yang ia lakukan. Endingnya memilukan, sang bayi meninggal dunia.

Kronologi Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang

Kronologi Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang

Adalah N, seorang ibu yang menghebohkan jagat maya Tiktok. Bagaimana tidak, ia asyik siaran live di Tiktok di kala bayi perempuannya mengalami kejang.

Akibatnya, sang bayi meninggal dunia. Dalam video viral yang beredar, terlihat tubuh mungil bayi tak berdosa bergetar hebat. Tampak di kening bayi itu terpasang plester untuk menurunkan panas.

Bayi tersebut juga terlihat dipakaikan jaket dan diselimuti oleh N. Namun, mata si bayi membelalak ke atas. Ternyata, bayi itu sudah mengalami kejang sejak lama.

“Daritadi P begini kenapa ya?” tulis N di keterangan caption. Mirisnya bukannya dibawa ke rumah sakit, N terus melakukan live nya.

“Adek, adek,” ucap N memanggil sang anak. Selang beberapa saat, bayi malang tersebut akhirnya mengembuskan napas terakhir.

N dan keluarga besar lantas menggelar pengajian. Tragisnya, N tidak membaca doa untuk mendiang anaknya. Ia kembali asyik siaran Tiktok. Bahkan ibu empat anak tersebut siaran live TikTok tepat di depan jasad bayinya.

Artikel Terkait: Game Live Berbau Pornografi Beredar di Tiktok, Parents Harus Waspada!

Pernah Nyaris Diblokir Tiktok

Kronologi Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang

Aksi ini sontak membuat netizen sangat geram. Banyak yang menilai N ibu yang tidak memiliki empati sedikit pun.

“kok sempet sempet nya siii live”

“emang ibu ini beda dari yang lain”

“tidak ada kesedihan di mata nya”

“bukan nya ngaji atau gmna ya ini mlm live bu ibu”

“astagfirullah, , saya anak demam aja udh kelimpungan”

“semoga Allah memudahkan & lancarkan rejeki ibu spya merawat anak”nya dgn baik kelak. pengen berkata kasar tapi lebih baik doa yg baik buat ibu”

Usai bayinya meninggal, N sempat mengunggah foto buah hatinya yang lain yang jatuh sakit. Namun, terlihat N menghapus unggahannya.

Rupanya, ada momen akun Tiktoknya nyaris diblokir. N berharap pihak Tiktok tidak melakukannya, karena inilah cara ia mencari rezeki selama ini.

“TikTok tolong dong jangan diblokir Live ini adalah mata pencarian aku untuk menyukupi keperluan sehari-hari,” ucap N. Diakuinya, saat live N banyak mendapat stiker alias gift dari orang yang menonton. Gift inilah yang nantinya bisa dikonversi menjadi uang.

Sadar videonya iral, ibu yang ternyata bernama Nurhayati 1989 mengunggah video klarifikasi. Ia menyatakan permohonan maafnya kepada warga TikTok.

“Di sini aku minta maaf kepada semua orang yang sudah melihat vt vt aku, yang sudah berkomentar, aku minta maaf atas kekhilafan yang kulakuin. Aku minta maaf dan aku minta doanya untuk anakku yang sudah meninggal,” ujar Nurhayati.

Artikel Terkait: Kisah Anak Dokter Reisa Broto Asmoro Alergi Hingga Alami Kejang

Cara Mengatasi Kejang

Kronologi Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang

Berkaca dari kasus yang dialami N, orang tua tidak boleh diam ketika anak mengalami kejang. Melansir laman Alodokter, kejang demam atau step adalah kejang pada anak yang dipicu oleh demam.

Step biasanya terjadi pada anak berusia 6 bulan sampai 5 tahun. Penyebabnya bisa karena suhu tinggi atau faktor genetik. Berikut langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan:

  • Letakkan anak di tempat yang datar dan luas, sehingga anak tidak terbentur atau tertimpa benda tertentu.
  • Posisikan anak tidur menyamping untuk mencegahnya tersedak.
  • Longgarkan pakaiannya utamanya area leher.
  • Jangan memaksa menahan gerakan tubuh anak. Cukup jaga agar posisi tubuhnya tetap aman.
  • Jangan memasukkan benda apa pun ke mulutnya termasuk minuman, sendok, atau obat-obatan.
  • Panggil nama anak atau ucapkanlah kata-kata yang menenangkan agar anak merasa lebih nyaman.
  • Catat berapa lama anak mengalami kejang.
  • Amati kondisinya saat kejang. Segera bawa ke dokter bila dia kesulitan bernapas, wajahnya menjadi pucat dan kebiruan. Ini menandakan anak Anda kekurangan oksigen dan membutuhkan penanganan medis secepatnya.
  • Jika memungkinkan rekam kejadian saat anak sedang kejang sehingga dokter bisa mengetahui dengan pasti seperti apa kejang yang dialami anak.

Semoga kisah ini bisa menjadi pembelajaran untuk Anda.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Baca juga: 

Tragis! Bayi Kembar Jatuh dari Apartemen Saat Ibu Sibuk Live Facebook

Kejang pada Bayi, Kenali Tanda-Tanda dan Cara Mengatasinya

West Syndrome Adalah Kejang Epilepsi pada Bayi, Kenali Penyebabnya

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Ibu Live Tiktok Saat Bayi Kejang Hingga Meninggal Tuai Hujatan
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti