TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kasus Ibu Kehilangan Bayinya karena Tidak Swab Tes, RSIA Ananda Beri Klarifikasi

Bacaan 4 menit
Kasus Ibu Kehilangan Bayinya karena Tidak Swab Tes, RSIA Ananda Beri Klarifikasi

Seperti apa klarifikasi RSIA. Ananda?

Baru-baru ini, kasus ibu kehilangan bayinya asal Makassar bayinya lantaran tidak memiliki biaya menjalankan swab test banyak mencuri perhatian publik.

Namun belakangan, dalam akun Instagram salah satu dokter kandungan RSIA Ananda, dr. Fadli Ananda, memberikan memberikan klarifikasi.

Sebelumnya, sejumlah media telah memberitakan bahwa ibu kehilangan bayinya asal Makassar ini setelah menjalani rapid test dan hasilnya reaktif COVID-19. Ervina pun kemudian diharuskan melakukan swab test di RS Stella Maris. Tes ini perlu dilakukan sebagai salah satu prosedur lanjutan sebelum bisa ditangani untuk melahirkan.

Ibu bernama Ervina Yana itu tidak memiliki uang untuk membayar biaya swab test yang memang tidak ditanggung BPJS sehingga ia dirujuk ke RSIA Ananda. Sayangnya, sampai di RSIA Ananda dilakukan USG dan diketahui janinnya telah meninggal dunia.

Artikel terkait: Sedih, Tak Punya Dana Untuk Swab Test Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Ibu Kehilangan Bayinya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Ikut Angkat Bicara

Kasus Ibu Kehilangan Bayinya karena Tidak Swab Tes, RSIA Ananda Beri Klarifikasi

Wagub Sulsel di rumah sakit. Sumber: Fajar

Andi Sudirman Sulaiman selaku Wakil Gubernur Sulsel pun turun tangan untuk mengecek kondisi Ervina di RSIA Ananda Makassar. Namun karena Ervina tengah diisolasi di ruangan khusus, keduanya tidak sempat bertemu langsung.

“Memang dia (Ervina) menurut hasil rapid test reaktif. Makanya beberapa rumah sakit meminta untuk tes PCR lagi, karena reaktif. Karena kan harus ada penanganan dengan protap (COVID-19),” ujarnya dikutip dari Detik News.

Menurut Andi, biaya rapid test dan swab di RSIA Ananda sebenarnya memang dikenakan sepenuhnya kepada pasien. Akan tetapi karena Ervina termasuk warga kurang mampu dan pemegang BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) maka Andi meminta agar test tersebut digratiskan.

RS Stella Maris yang sempat dikunjungi oleh Ervina pun memberikan pernyataan dan membantah bahwa pihaknya meminta bayaran tes swab kepada Ervina.

“Tidak benar bahwa RS meminta pasien membayar biaya pemeriksaan PCR Rp2,3 juta karena jika pasien tersebut rawat inap di RS Stella Maris, maka seluruh biaya adalah jaminan Asuansi Garda Medica sampai terbukti hasil PCR positif,” ungkap dr. Luisa Nuhuhitu, Direktur RS Stella Maria.

Dokter yang memeriksa Ervina menganjurkan ia dan suaminya agar dirujuk ke RS Universitas Hassanudin (Unhas) yang memang khusus menangani pasien COVID-19.

Tindakan operasi Caesar menurut surat rujukan yang dibawa Ervina tidak dapat dilakukan lantaran harus mendapatkan hasil dari tes PCR terlebih dahulu. Hasil tes tersebut baru dapat diketahui setelah 3 hingga 4 hari.

Artikel terkait: Viral Video Kantong Empedu Berisi Boba, Ini Klarifikasi dan Penjelasan Dokter

Klarifikasi dari RSIA Ananda Mengenai Kronologi Kasus Ervina

Kasus Ibu Kehilangan Bayinya karena Tidak Swab Tes, RSIA Ananda Beri Klarifikasi

dr. Fadli Ananda dari RSIA Ananda. Sumber: Tribun News

Dokter Fadli Ananda, Dokter Kebidanan dan Kandungan yang berpraktik di RSIA Ananda, Makassar ikut memberikan klarifikasi perihal meninggalnya janin yang dikandung Ervina lewat media sosialnya.

Ia menceritakan kronologi pasien tersebut masuk ke RSIA Ananda, dengan keluhan merasa bayi di dalam kandungannya tidak bergerak. Lalu kemudian dilakukan USG dan diketahui bayi di dalam kandungan sudah meninggal.

dr. Fadli pun menegaskan bahwa sebelum masuk RSIA Ananda bayi tersebut sudah meninggal. “Akhirnya pasien tersebut kami arahkan ke UGD RS,” tulisnya.

Ervina pun masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk dipersiapkan melakukan operasi keesokan paginya. Sesuai dengan protokol yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, semua ibu hamil yang akan melahirkan wajib untuk melakukan pemeriksaan rapid test.

Kasus Ibu Kehilangan Bayinya karena Tidak Swab Tes, RSIA Ananda Beri Klarifikasi

Klarifikasi dari dr. Fadli

Seperti yang diketahui, hasil rapid test Ervina reaktif. Sesuai dengan protokol COVID-19, maka Ervina dibawa ke ruang isolasi dan dilakukan observasi sembari disiapkan rujukan ke RS Pusat Rujukan Covid.

“Kenapa tidak segera dilakukan tindakan operasi? Karena belum ada tanda kegawat daruratan untuk dilakukan operasi (sectio) segera. Jadi masih bisa diobservasi sambil menunggu hasil swab atau menunggu RS rujukan menerima rujukan,” jelas dr. Fadli di laman Instagramnya.

Menurutnya, tanda kegawatdaruratan pada ibu hamil dengan KJDR (Kematian Janin Dalam Rahim) adalah infeksi atau sepsis. Sementara Ervina masih belum menunjukkan tanda-tanda infeksi. Hasil laboratorium pun menunjukkan bahwa kondisinya masih normal.

“Risiko yang dihadapi kalau pasien tersebut harus langsung dioperasi tanpa menunggu hasil swab (jika hasil swab positif) adalah penularan virus itu ke teman-teman nakes dan pasien-pasien sehat yang ada di RS.” Dr. Fadli menambahkan dalam akhir klarifikasi darinya selaku perwakilan dari RSIA Ananda.

Cerita mitra kami
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Sampai saat ini, Pandemi COVID-19 memang telah banyak menelan korban, tak terkecuali bayi dan anak-anak. Harapannya, kasus ibu kehilangan bayinya asal Makassar ini bisa dicegah.

Baca Juga:

7 RSIA di kota Bandung dengan fasilitas lengkap khusus untuk Bunda

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Kasus Ibu Kehilangan Bayinya karena Tidak Swab Tes, RSIA Ananda Beri Klarifikasi
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

    29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

    29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti