TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Terlambat Menyiapkan Makanan, Ibu Ini Dibunuh Anaknya Sendiri!

Bacaan 4 menit
Terlambat Menyiapkan Makanan, Ibu Ini Dibunuh Anaknya Sendiri!

Tragis, seorang ibu dibunuh anaknya karena telat makan. Hanya karena ibunya terlambat menyiapkan makanan, Ashok Thakur tega menghabisi nyawa sang ibu.

Sungguh tragis peristiwa yang terjadi di Bihar, India baru-baru ini. Seorang ibu dibunuh anaknya, alasannya pun hanya karena sang ibu terlambat menyiapkan makanan untuknya. 

Telat makan mungkin terdengar sepele bagi sebagian orang. Namun hal ini menjadi masalah besar bagi pria bernama Ashok Thakur. Hanya karena ibunya terlambat menyiapkan makanan, Ashok Thakur tega menghabisi nyawa sang ibu.

Kronologi Kejadian Ibu Dibunuh Anaknya Karena Terlambat Menyiapkan Makanan

Ibu Dibunuh Anaknya Karena Terlambat Siapkan Makanan, Tragis!

Nasib malang menimpa seorang ibu. Ia dilaporkan dibunuh oleh anaknya sendiri karena sang ibu disebut terlambat menyajikan makanan, dalam insiden yang mengejutkan warga setempat.

Peristiwa naas itu terjadi di Distrik Samastipur, sekitar 90 kilometer di sebelah timur Patna, pada Sabtu (29/8/2020).

Polisi Saray Ranjan menerangkan, si pelaku yang bernama Ashok Thakur saat itu mengaku sangat lapar dan meminta sang ibu untuk segera menyiapkan makanan untuknya.

ibu dibunuh anaknya karena telat makan

Karena belum ada makanan tersaji, ibunya tentu membutuhkan waktu untuk memasak dan menghidangkan makanan kepada sang anak.

Bukannya sabar menunggu, pelaku Ashok Thakur justru marah kepada ibunya yang telah berusia 75 tahun itu. Kemudian terjadi pertengkaran verbal di antara keduanya.

Sang ibu yang tak disebutkan identitasnya itu mencoba menenangkan, tetapi kemarahan si pelaku malah semakin menjadi.

“Dalam kemarahan, pria itu mengambil penggiling manual dan memukul kepalanya dengan itu. Dia menderita luka serius dan jatuh ke tanah,” terang petugas polisi Sanjeev Kumar Chaudhary pada hari Minggu (30/8/2020) seperti dilansir dari Gulf News.

Terlambat Menyiapkan Makanan, Ibu Ini Dibunuh Anaknya Sendiri!

Wanita malang itu kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat lalu dia dinyatakan meninggal pada saat tiba di sana.

Pelaku kini telah ditangkap aparat berwajib dan kasusnya telah didaftarkan ke kantor polisi setempat atas pengaduan kakak laki-lakinya.

Menurut saudara laki-laki pelaku, Thakur juga berperilaku sangat kasar padanya bahkan menyerangnya ketika ia mencoba menyelamatkan ibu mereka dalam insiden itu.

Artikel terkait: Tidak Diberi Uang 1 Juta, Seorang Anak Tega Bunuh Ayah Kandung

Di Aceh, Ibu Dibunuh Anaknya Karena Tak Diberi Uang Rokok

Ibu Dibunuh Anaknya Karena Terlambat Siapkan Makanan, Tragis!

Insiden anak bunuh ibunya karena masalah sepele juga pernah terjadi di Desa Meunasah Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Pelaku tega menghabisi nyawa sang ibu karena tak diberi uang untuk membeli rokok.

Awalnya pelaku (47) meminta uang sebesar 300 ribu, namun sang ibu (63) mengatakan bahwa dirinya sedang tak punya uang. Pelaku kembali meminta 20 ribu untuk membeli rokok, si ibu kembali mengatakan bahwa tak ada uang yang bisa diberinya.

Merasa kesal tak diberi uang, pelaku pun menodong korban lalu tak segan menggorok leher ibunya itu dengan pisau dapur. Korban tewas seketika di tempat kejadian.

ibu dibunuh anaknya karena telat makan

Bukannya menyesal, pelaku kemudian pergi meninggalkan korban begitu saja dalam keadaan bersimbah darah. Ia pergi ke warung kopi dan rumahnya ia kunci dari luar.

Selang berapa lama, ia kembali ke rumah dan berpura-pura sedih mendapati ibunya telah meninggal. Pelaku pun melaporkan kepada tetangga sekitar bahwa ibunya ia temukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Oleh para tetangga, kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi. Namun polisi mencium adanya kejanggalan pasalnya mereka menemukan bekas luka gorokan di leher korban.

Setelah melakukan penyelidikan lebih jauh, aparat akhirnya menetapkan anak kandung korban tersebut sebagai tersangka pembunuhan berdasarkan bukti-bukti yang ada. Di hadapan polisi, pelaku pun mengakui perbuatan kejinya tersebut.

Artikel terkait: Mengaku dapat bisikan gaib, ibu ini bunuh anak kandungnya usia 3 bulan

Apa Pemicu Kekerasan Anak pada Orangtua?

Terlambat Menyiapkan Makanan, Ibu Ini Dibunuh Anaknya Sendiri!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Berbagai insiden kekerasan anak terhadap orangtua yang bahkan berujung terjadinya pembunuhan bisa jadi merupakan efek dari tekanan ekonomi, trauma psikologis, narkoba, maupun gangguan kejiwaan.

Dalam beberapa kasus, perilaku sadis anak ke orangtua merupakan buah dari trauma psikologis di mana si anak juga menjadi korban kekerasan pada masa lalu. Kekerasan yang dimaksud bukan sebatas kekerasan fisik ya Parents, namun juga termasuk kekerasan verbal hingga kekerasan seksual.

Itulah sebabnya, hindari melakukan kekerasan pada anak termasuk menggunakan kata-kata kasar, apalagi pada masa tumbuh kembangnya. Sebab efeknya bisa mereka bawa hingga dewasa.

Semoga tak ada lagi kasus serupa menimpa anak dan orangtua.

Baca juga:

Alami Gangguan Mental, Seorang Anak Aniaya Ayahnya hingga Tewas

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Terlambat Menyiapkan Makanan, Ibu Ini Dibunuh Anaknya Sendiri!
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti