TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Mengaku dapat bisikan gaib, ibu ini bunuh anak kandungnya usia 3 bulan

Bacaan 4 menit
Mengaku dapat bisikan gaib, ibu ini bunuh anak kandungnya usia 3 bulan

Ibu yang membunuh bayinya di Bandung mengaku mendapatkan bisikan gaib untuk membunuh putrinya.

Kabar mengenai ibu bunuh anak di Bandung sedang riuh diperbincangkan publik. Saya sendiri tak habis pikir, bagaimana bisa seorang ibu yang mengandung dan melahirkan bisa setega itu? Membunuh buah hatinya sendiri.

“Apa yang terbesit dalam benak FM ketika menghabisi nyawa anaknya sendiri?,” batin saya ketika membaca pemberitaan ini.

Polisi masih menyelidiki motif ibu bunuh anak di Bandung

Menurut polisi yang menyelidiki kasus pembunuhan ini, ibu berinisial FM berusia 29 tahun diduga membunuh anak perempuannya yang baru berusia tiga bulan. Sebuah pisau dapur juga sudah disita sebagai barang bukti pembunuhan. Berujung dengan FM ditetapkan menjadi tersangka atas kasus tersebut.

Peristiwa ini sendiri terjadi pada Minggu (1/9/2019) kemarin. Berlangsung di kediaman tersangka FM, Jalan Delta, Kelurahan Cigadung, Kecamaan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, sekitar pukul 17.00 WIB.

Mengutip dari Kompas, Wakasat Reskim Polresta Bandung, Kompol Suparman mengatakan kalau sesaat sebelum melakukan aksinya tersangka FM mengaku mendapatkan bisikan gaib, bahwa dia belum siap mengurus seorang anak.

“Ngakunya dapat bisikan gaib, katanya ‘bunuh saja kirim agar dikirim ke surga,” kata Suprarman menurut Kompas.com.

Artikel terkait: Putrinya meninggal, mertua ini tuntut menantu karena miliki alat kelamin terlalu besar

ibu bunuh anak di Bandung

Tersangka FM (menggunakan masker). Sumber foto: Mochamad Solehudin/detikcom

Meski begitu, polisi masih belum mengetahui jelas apakah pisau yang telah disita itu benar digunakan untuk menghabisi nyawa bayi malang itu. Kronologis dan motif pembunuhan juga masih samar, karena tersangka masih sulit untuk dimintai keterangan.

Sampai saat ini, FM telah diamankan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan dan mengetahui kronologi pembunuhan lebih lanjut.

FM mengalami depresi pasca persalinan atau Post Partum Psychosis (PPP)?

Menurut keterangan polisi, FM mengaku mendengar bisikan gaib yang menghasut untuk membunuh bayinya. Mungkinkah sebenarnya FM mengalami halusinasi karena kondisi mental seperti psikosis pasca melahirkan (PPP)?

Depresi pasca persalinan sering dialami oleh ibu yang baru memiliki anak. Apalagi kita tahu kalau mengurus bayi tidaklah mudah dan membutuhkan kesiapan psikis dan mental agar tetap ‘waras’.

Menurut Psikolog Anak dan Keluarga bernama Nina Teguh, seorang ibu yang membunuh anaknya mungkin saja mengalami post pasrtum psychosis (PPP). Menurutnya, PPP merupakan gangguan pasca persalinan yang berbeda dan jauh lebih berat dibandingkan dengan baby blues dan Post Partum Depression (PPD).

Sayangnya, gejala PPP ini memang sering kali tidak terdeteksi. Hal ini disebabkan karena PPP bisa terjadi bersamaan dengan baby blues atau PPD, atau bahkan terjadi setelahnya.  Namun faktanya PPP sering dialami dalam waktu yang sangat panjang.

kondsi psikosis post partum (PPP) pada ibu baru

Ibu yang mengalami PPP bisa kehilangan kesadaran dengan realitas hidupnya

Menurut Susan Hatters Friedman, pakar psikologi dari Universitas of Auckland in New Zealand, perempuan dengn PPP memang bisa kehilangan kesadaran dengan realitas hidupnya. Artinya, apa yang dilakukan bisa berbahaya bagi dirinya sendiri dan bayinya.

Kapan gejala PPP terjadi? Sayangnya, gejala PPP ini bisa muncul kapan pun, “PPP seperti tornado karena itu dapat datang dari mana pun,” ujarnya.

Ibu yang mengalami PPP bisa juga melalui masa-masa di mana kesadarannya seakan ‘terpisah’ dari realita.

Dalam hal ini psikolog yang kerap disapa Nina Teguh mencontohkah, seorang ibu yang mengalami PPP kerap kali merasa mendengar suara yang tak dilihat orang lain. Bisa dikatakan, ibu akan memiliki halusinasi.

Nah, halusinasi inilah yang menyuruhnya untuk membunuh bayinya demi menyelamatkan bayi tersebut.

“Artinya, ibu tersebut membunuh bayinya sebenarnya bukan karena ia tega. Namun karena kasih sayangnya yang luar biasa, tapi tidak sedang dalam fase sadar.”

Nina juga menambahkan kalau seorang ibu bisa mengalami PPP karena dirinya telah mengalami kondisi hidup yang begitu luar biasa sulit, dan ia tetap berusaha untuk bertahan.

Namun, untuk memastikan tersangka FM mengalami post pasrtum psychosis (PPP) tentu saja memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mengetaui modus dan alasan di balik FM melakukan tindakan keji tentu saja masih membutuhkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa seperti ini seakan mengingatkan bahwa, perubahan yang terjadi dan dialami oleh ibu baru memang tidaklah mudah. Dalam menjalani tahapan dan tanggung jawab sebagai orangtua, ibu pun memerlukan dukungan. Khususnya dari sang suami dan keluarga terdekat.

***

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

Mengaku dapat bisikan gaib, ibu ini bunuh anak kandungnya usia 3 bulan

Sumber: Kompas, detik

Baca juga

Video pengasuh kepergok minum susu dari dot, ternyata menderita penyakit menular

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Mengaku dapat bisikan gaib, ibu ini bunuh anak kandungnya usia 3 bulan
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti