TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fakta: Menggunakan Tutup Sikat Gigi Ternyata Tidak Sehat

Bacaan 3 menit
Fakta: Menggunakan Tutup Sikat Gigi Ternyata Tidak Sehat

Selama ini kita lebih sering memilih sikat gigi dengan penutup dengan alasan kebersihan. Namun, siapa sangka kalau tutup sikat gigi dapat menyimpan bakteri.

Faktanya, tutup sikat gigi bisa jadi sarang kuman di kamar mandi, lho! 

Sebelum mengetahui alasan tutup sikat gigi bisa jadi sarang kuman, Anda perlu mnegtahui tentang bakteri yang bisa tinggal di sikat gigi.

Sikat gigi bisa menyebarkan bakteri fecal

Menurut hasil penelitian Asosiasi Mikrobiologi Amerika tentang kebersihan di kamar mandi bisa jadi membuat kulit kita merinding, – dan segera berpikir, “Sudah benarkah cara saya menyimpan sikat gigi?”

Penelitian ini menemukan, anak-anak sekolah yang menggunakan kamar mandi bersama-sama, sikat gigi mereka ternyata juga berpotensi menyebarkan kelompok bakteri fecal.

Bakteri fecal adalah kelompok bakteri patogen (penyebab penyakit) dan sebagai penunjuk bahwa tingkat sanitasi pada lingkungan tersebut sangat rendah. Bakteri golongan ini biasanya berasal dari kotoran manusia atau hewan mamalia.

Saat menggunakan kamar mandi bersama-sama, perilaku kesehatan individu yang tidak sama bisa menjadi penyebab menyebarnya jenis bakteri penyebar penyakit ini.

Dan kemungkinan seperti ini pun bisa juga terjadi di kamar mandi rumah tangga; terutama rumah yang dihuni oleh banyak anggota keluarga.

Mendengar fakta seperti ini, bisa jadi kita langsung memikirkan cara untuk melindungi sikat gigi yang kita gunakan. Mungkin dengan menyimpannya di rak toiletries yang tertutup, memilih sikat gigi dengan penutup atau malah menyimpannya pada wadah-wadah toiletris yang biasa kita bawa saat bepergian.

Tentu saja, tujuannya adalah menjauhkan sikat gigi kita dari kontaminasi dan utamanya permukaan toilet. Namun pada kenyatannya cara ini justru merupakan cara yang salah.

Menggunakan tutup sikat gigi justru tidak sehat

Menggunakan tutup sikat gigi tidak berarti melindungi sikat dari pertumbuhan bakteri. Sebaliknya adanya tutup sikat gigi justru menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi bakteri untuk terus berkembang biak.

“Tutup sikat gigi membuat bulu-bulu sikat tetap lembab. Kondisi seperti ini sangat cocok untuk pertumbuhan bakteri.

Tutup sikat gigi juga membuat kepala sikat tidak pernah kering hingga waktu kita akan menggunakannya lagi,” jelas Laura Aber, peneliti pasca sarjana dalam studi tersebut.

Lalu bagaimana seharusnya kita menyimpan sikat gigi?

Cara menyimpan sikat gigi yang benar

Asosiasi Gigi Amerika (ADA) merekomendasikan bagaimana sebaiknya kita menyimpan dan membersihkan sikat gigi dengan benar.

1. Jangan menggunakan sikat gigi bersama-sama

Menggunakan sikat gigi bersama-sama akan memungkinkan terjadinya pertukaran cairan tubuh dan mikroorganisme yang menyebabkan naiknya resiko infeksi penyakit.

2. Usai digunakan, cuci sikat gigi dengan air mengalir

Bersihkan sikat gigi dari sisa pasta gigi dan kotoran lain menggunakan air yang mengalir. Simpan sikat dengan posisi berdiri dan kering anginkan hingga saat Anda hendak menggunakannya lagi.

Jika ada beberapa sikat yang harus disimpan dalam tempat yang sama, usahakan agar sikat gigi berdiri terpisah untuk menghindari adanya kontaminasi silang.

Baca juga: Trik Mudah Agar Anak Mau Menggosok Gigi

3. Jangan terlalu sering menutup sikat gigi dalam kondisi basah

Selalu kering anginkan sikat gigi terlebih dahulu sebelum menggunakan penutup atau menyimpannya di tempat-tempat yang tertutup. Kondisi sikat yang lembab justru menciptakan kondisi yang baik bagi perkembangan bakteri dibandingkan udara terbuka.

4. Ganti sikat setiap 3-4 bulan sekali

Bulu sikat gigi akan mengembang karena dipakai dan dibersihkan. Otomatis keefektifan pembersihannya pun akan berkurang.

Kerusakan sikat gigi tentu saja bergantung dari cara pemakaian masing-masing individu. Gantilah sikat bila memang bulu sikatnya sudah mengembang. Dan biasanya sikat gigi anak lebih cepat rusak dan kotor dibanding orang dewasa.

5. Tutup toilet sebelum Anda menyiram

Selain langkah di atas, ada lagi kunci utama untuk meminimalisir penyebaran bakteri di kamar mandi kita, yaitu dengan menutup toilet sebelum menyiramnya. Cara ini akan mencegah partikel kotoran tidak mengenai benda atau daerah sekitar toilet, paling tidak sejauh 6 kaki.

Jadi, bagaimana, sudah benarkah cara kita menyimpan sikat gigi?

 

Reference: Goodhousekeeping.com, wikipedia.org, water.epa.gov

Baca juga artikel menarik lainnya:

10 Menu Sarapan yang Kurang Sehat

Resep Cemilan Sehat untuk Anak yang Tidak Suka Sayuran 

 

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Fakta: Menggunakan Tutup Sikat Gigi Ternyata Tidak Sehat
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti