TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!

Bacaan 6 menit
8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!

Agar tak mudah percaya pada hoax, ayo cari tahu mengenai fakta dan hoax vaksin Covid-19. Berikut ini 8 fakta dan hoax yang perlu untuk Parents ketahui.  

Lajunya informasi ibarat dua mata pisau. Tak hanya segi positif, dampak negatif seperti timbulnya berita yang tidak benar pun kian menyebar luas. Tak terkecuali terkait fakta dan hoax vaksin COVID-19. 

Gara-gara pemberitaan yang tidak benar, banyak pemikiran orang yang tersesatkan. Seperti berita mengenai vaksin COVID-19 –khususnya produksi Sinovac- yang sudah banyak sekali tersiar kabar miringnya. Padahal Presiden RI Joko Widodo sudah meyakinkan masyarakat mengenai vaksin ini hingga menyodorkan dirinya menjadi orang pertama untuk divaksin.

Agar tidak lagi menjadi orang yang percaya pada hoax, ayo cari tahu mengenai fakta dan hoax vaksin COVID-19. Berikut ini beberapa fakta dan hoax perlu untuk Parents ketahui.  

8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19 

1. Vaksin COVID-19 Membuat Seseorang Terinfeksi Virus Corona? Hoax

8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!

Tentu tidak begitu ya, Bunda. Faktanya, vaksin dibuat sedemikian rupa untuk mengajarkan sistem kekebalan tubuh manusia dapat mengenali dan melawan virus, virus corona dalam hal ini.

“Terkadang proses ini bisa menimbulkan gejala, seperti demam. Gejala ini normal dan merupakan tanda bahwa tubuh sedang membangun perlindungan terhadap virus penyebab COVID-19,” tulis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) di situs resminya, www.cdc.gov.

Setelah menerima vaksin, tubuh manusia membutuhkan beberapa minggu untuk membangun kekebalan perlindungan terhadap virus yang menyebabkan COVID-19. Sehingga ada kemungkinan seseorang terinfeksi virus yang menyebabkan COVID-19 sebelum atau setelah vaksinasi, dan tetap sakit.

Ini dikarenakan vaksin tak punya cukup waktu untuk memberikan perlindungan. Semua vaksin yang diizinkan dan direkomendasikan, termasuk vaksin COVID-19 yang sedang dalam uji klinis, tidak menyebabkan hasil tes virus Corona menjadi positif.

Saat tubuh mengembangkan respons imun yang menjadi tujuan vaksinasi, ada kemungkinan hasil tes positif pada beberapa tes antibodi. Tes antibodi itu menunjukkan bahwa seseorang pernah mengalami infeksi sebelumnya atau mungkin memiliki tingkat perlindungan tertentu terhadap virus.

Artikel terkait: 25 Kriteria Penerima Vaksin COVID-19, Kondisi Anda Layak Mendapatkannya?

2. Orang yang Sembuh dari COVID-19 Tidak Perlu Vaksin: Fakta atau Hoax?

8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!

Orang yang terinfeksi atau sudah sembuh dari virus Corona harus tetap menjalani vaksin COVID-19. Meski sudah sembuh masih ada kemungkinan seseorang terinfeksi ulang Covid-19, sehingga vaksin tetap wajib diberikan kepada mereka.

3. Benarkah Vaksin COVID-19 Mengubah atau Merekayasa DNA?

fakta dan hoax vaksin covid-19

Berita bohong ini disebar pertama kali oleh pemilik akun Facebook Mikha Maringka, rabu (6/1/2021). Demikian katanya, “… Karena benar kata beberapa orang doktor bahwa vaksin ini ada mRNA. Dan mRNA pada vaksin ini akan mengubah DNA di dalam tubuh manusia, dan menyuntik kedalam tubuh kita Sesuatu yang tidak berasal dari manusia, dan mengubah kita dari seorang manusia menjadi bukan manusia lagi.”

Tentu saja apa yang dikatakannya tidak berdasar. Vaksin mRNA Covid-19 tak mengubah atau berinteraksi dengan DNA dengan cara apa pun. Vaksin RNA Messenger atau vaksin mRNA mengajarkan sel tubuh bagaimana membuat protein yang memicu respon imun, dan vaksin ini tak pernah memasuki inti sel tempat DNA disimpan.

“Di akhir proses, tubuh belajar bagaimana melindungi diri dari infeksi di masa depan. Respon kekebalan dan pembuatan antibodi itulah yang melindungi kita dari infeksi jika virus yang sebenarnya memasuki tubuh kita,” tulis Centers for Disease Control (CDC) di laman webnya.

4. Pada Pria, Suntikan Vaksin COVID-19 Dilakukan di Penis? Yakin?

fakta dan hoax vaksin covid-19

Seorang pengguna Facebook bernama Katakyie Evans Akwasi Appiah mengunggah sebuah tangkapan layar yang menyatakan, seorang dokter mendorong penyuntikan vaksin COVID-19 pada pria harus dilakukan di penis, Sabtu (2/1/2021). Tangkapan layar yang katanya diambil dari CNN itu berjudul Doctors encourage COVID-19 vaccine injections in penis (Dokter mendorong suntikan vaksin covid-19 di penis).

Di dalam artikel yang juga menampilkan si dokter dan alat suntik yang disuntikkan ke penis tersebut, menyebutkan kalau hal ini berdasar penelitian yang dilakukan University of California pada 1.500 pria.

Kalau ini, silahkan Bunda yang menilai sendiri, deh, pernyataan tersebut fakta atau hoax!

Artikel terkait: Efek Samping Vaksin COVID-19 yang Wajib Parents Ketahui

5. Hoax! Penerima Vaksin Perdana COVID-19 dari Pfizer Meninggal Dunia 

8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!

Foto ilustrasi: Washington Post

Penyebar informasi ini pertama kali ada pemilik akun Facebook Tra, Kamis (7/1/2021), dan setelah itu beredar infonya viral di media sosial. Tra mengunggah artikel yang berjudul Innalilahi, Penerima Vaksin Perdana Meninggal Dunia Usai Disuntik Pfizer yang diambilnya dari situs Kapanviral.com.

Dengan cepat unggahannya tersebut dibagikan sebanyak 251 kali dan mendapat komentar sebanyak 157 dari warganet.

Faktanya, orang yang pertama kali disuntik vaksin Covid-19 dari perusahaan biofarmasi Pfizer, Margaret Keenan, warga negara Inggris, masih hidup hingga saat ini. Bahkan perempuan yang ternyata sudah berusia 90 tahun itu, sudah mendapatkan tahapan vaksin yang kedua.

6. Vaksin COVID-19 dari China akan Memusnahkan Pribumi?

8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!

Informasi sesat ini diunggah Uli Umar di akun Facebook-nya, Jumat (25/12/2020). Unggahannya itu merupakan tangkapan layar berantai yang isinya berasal dari percakapan WhatsApp yang juga memuat tautan berita tentang penyuntikan vaksin Covid-19 Presiden RI Joko Widodo.

Cerita mitra kami
4 Produk Bayi yang Wajib Dibeli Selama Promo Shopee 4.4
4 Produk Bayi yang Wajib Dibeli Selama Promo Shopee 4.4
Jarang Disadari, Inilah 'Skincare' Paling Penting untuk Menghidrasi Kulit Sepanjang Hari
Jarang Disadari, Inilah 'Skincare' Paling Penting untuk Menghidrasi Kulit Sepanjang Hari
Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh untuk Kecerdasan Si Kecil
Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh untuk Kecerdasan Si Kecil
Pencernaan Sehat Dukung Kecerdasan Anak di Rumah, Ini Tipsnya!
Pencernaan Sehat Dukung Kecerdasan Anak di Rumah, Ini Tipsnya!

Screenshoot berisi begini:

“#IndonesiaHumanRightSosINI LEBIH KEJI DARI PEMBANTAIAN DG SENPI,RENCANA CHINA MENGUASAI RI DAN MENGOSONGKAN PENDUDUKNYA WARGA PRIBUMI TANPA MELALUI PEPERANGAN, PERANG MILITER!!!!

Dimanapun Rezim Komunis berkuasa yg hidup enak hanya elit2 partai komunis dan kroni2nya tuh rakyat China sendiri menolak untuk dimusnahkan.”

Faktanya, BPOM sudah menyatakan bahwa vaksin COVID-19 produksi Sinovac sangat aman, ya, Bunda.

7. Vaksin COVID-19 Sinovac Mengandung Sel Vero dari Monyet Hijau Afrika

fakta dan hoax vaksin covid-19

Adalah Hary Suhendar yang membagikan informasi sesat ini di akun Facebook-nya, Kamis (10/12/2020). Isi screenshoot berasal dari unggahan Andini Octavia Pratiwi, yang berbunyi:

“Sudah saya katakan berulangkali supaya jera dan malu, sel ginjal monyet hijau afrika itu hanya cocok buat mereka yang kelakuannya seperti monyet juga yang bermata hijau kalau liat fulus (para koruptor),

ini gimana sih ngaku muslim, sudah sangat jelas seperti halnya dibungkus rokok membunuhmu, dikemasan masker jelas tulisan penggunaan masker yg tdk sesuai sop menyebabkan kanker, ini juga sudah sangat jelas dikemasan vaks1n VERO CELL = SEL MONYET = HARAM JADAH, nga ada logo halal mui dan kondisinyapun sudah tidak darurat (helo 99.98% dari kita sudah 11bulan masih sehat dan hidup), tapi seperti ada yang “tertutup”…”

Info ini dibantah Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Bio Farma Bambang Heriyanto yang mengatakan, sel vero hanya digunakan sebagai media kultur untuk pengembangan dan bertumbuhnya virus dalam proses perbanyakan virus sebagai bahan baku vaksin.

Artikel terkait: Tok! Presiden Jokowi Gratiskan Vaksinasi COVID-19 untuk Masyarakat Indonesia

8. Hanya Indonesia yang Pesan Vaksin COVID-19 buatan China, Hoax!

fakta dan hoax vaksin covid-19

Pemilik akun Facebook Ariyo Dermawan mengklaim bahwa hanya Indonesia yang membeli vaksin COVID-19 buatan China, Sinovac, Selasa (5/1/2021). Begini ia menulis:

“Di beberapa negara, pasca pemberian vaksin muncul berbagai gejala dan masalah terhadap relawan uji coba vaksin (Silahkan googling untuk hal ini). Dari 20 negara yang mulai memesan vaksin, hanya Indonesia saja yang memesan Vaksin Sinovac dari China.

Yang jelas saya pribadi akan menolak dengan alasan vaksin belum lolos uji coba klinis dan bahkan ditolak oleh beberapa negara. Saya tidak membutuhkan dan punya hak untuk menentukan sendiri jenis pelayanan kesehatan untuk diri saya sendiri. Terlebihnya, saya tidak ingin jadi kelinci percobaan….”

Faktanya: Vaksin Covid-19 buatan Sinovac juga dibeli oleh negara lain, seperti Chili, Turki, Brasil, dan Bangladesh. 

Parents, jangan mau terjerat berita hoax. Untuk menghindari diri dari jebakan hoax, ada baiknya Anda memperkaya diri dengan membaca informasi yang benar dan terpercaya. Seperti dari situs-situs pemerintahan, lembaga kesehatan seperti WHO dan CDC, Instagram pandemitalk, dan lainnya.   

Baca juga:

Dinyatakan Halal oleh MUI, Ini 6 Fakta Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Corona

Dinyatakan Halal oleh MUI, Ini 6 Fakta Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Corona

Catat! 7 Daftar Orang yang Tidak Dianjurkan Vaksin COVID-19

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Cek Fakta
  • /
  • 8 Fakta dan Hoax Vaksin COVID-19, Jangan Sampai Salah Informasi!
Bagikan:
  • 5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

    5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

  • Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

    Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

  • 5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

    5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

  • Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

    Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti