Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Face shield nyaman dipakai dalam waktu lama. Seberapa efektif melindungi dari virus Corona?

Face shield untuk pelindung wajah kini banyak digunakan di tempat-tempat umum. Sebelum adanya pandemi, face shield atau pelindung wajah umumnya hanya digunakan oleh tenaga kesehatan.

Kini, alih-alih pakai masker wajah, lebih banyak orang memilih face shield untuk perlindungan saat keluar rumah. Karena pemakaiannya yang lebih leluasa, dapat dibersihkan kembali, dan kelebihan lainnya.

Kelebihan-kelebihan pelindung wajah membuat banyak orang mulai menjatuhkan pilihan untuk menggunakannya. Lantas, seberapa efektifkah penggunaan face shield ini? Simak informasinya selengkapnya di sini!

Penggunaan Face Shield untuk Pelindung Wajah yang Mulai Populer

Penggunaan face shield sebenarnya bukanlah hal asing. Terutama di dunia medis. Lapisan face shield melindungi area wajah secara langsung dari percikan cairan ataupun partikel lainnya yang dapat membahayakan.

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Kini, karena situasi pandemi Covid-19, penggunaan face shield pun semakin luas. Selain menjadi pelindung utama, ada juga yang menggunakan face shield sebagai pelindung wajah tambahan setelah masker.

Harganya pun beragam. Di marketplace, harga satu buah pelindung wajah untuk dewasa berkisar antara belasan ribu hingga puluhan ribu. Ada juga yang memproduksi model face shield yang lebih fashionable.

Desain face shield disatukan dengan topi. Sehingga harganya lebih mahal.

Ada juga yang memproduksi face shield seharga jutaan. Selain manfaat pelindung wajah dari droplets mengandung virus, produk face shield tersebut juga diklaim dapat menghilangkan jerawat.

Kelebihan face shield dibandingkan masker wajah

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Face shield dapat menutupi area wajah secara optimal. Dibandingkan masker yang hanya menutupi daerah hidung dan mulut. Face shield melindungi area mata, hidung, dan mulut.

Saat menggunakan face shield juga dapat membantu mencegah kebiasaan menyentuh wajah. Sedangkan saat pakai masker wajah, kadang kita masih harus memegang wajah untuk memperbaiki letak masker. Atau saat tanpa sengaja menggaruk area wajah yang tak tertutup masker.

Mengutip dari Businessinsider, face shield juga sangat membantu tenaga kesehatan. Terutama dokter. Ketika sesi konsultasi pasien, dokter terkadang perlu melihat ekspresi wajah pasien secara langsung.

Dengan demikian, dokter tidak kehilangan data penting sehubungan dengan ekspresi wajah yang dapat membantunya memahami keadaan emosi pasien. Ketimbang pakai masker, yang menutup separuh wajah pasien. Sehingga eksresi wajahnya tertutupi.

Artikel terkait : Gemas! Bayi baru lahir pakai pelindung wajah untuk mencegah Corona

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Stephen Chininis, seorang profesor di Georgia Tech. Ia juga memproduksi pelindung wajah menggunakan cetakan tiga dimensi. Menurutnya, berdasarkan pengalamannya dalam membuat dan mengenakan face shield, pelindung wajah ini bekerja dengan baik untuk melindungi dari penyebaran virus.

“Jika Anda hanya membutuhkan perlindungan yang cukup bagus, dan terutama jika Anda benar-benar khawatir mencegah Anda memberi COVID kepada orang lain, maka perisai itu benar-benar melindungi Anda dengan sangat baik,” terangnya.

Meski demikian, face shield kurang cocok digunakan saat cuaca panas, apalagi dalam ruang yang kurang udara. Misalnya saat di dalam kendaraan atau di tempat-tempat umum. Suhu tubuh yang menguap, dan uap napas membuat face shield cepat buram dan berkabut.

Alasan ini juga yang membuat face shield kurang cocok digunakan untuk olahraga di luar ruangan.

Selain itu, efektifitas penggunaan face shield masih belum ada studi yang pasti.  Kelemahannya, face shield  masih ada sisi yang terbuka. Sehingga masih ada ruang untuk kemungkinan virus terhirup oleh manusia.

Kekurangan masker wajah atau face mask

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Masker wajah terkadang dapat meredam ucapan, menimbulkan tantangan komunikasi dan berpotensi memengaruhi pemahaman pasien terhadap tes. .

Banyak orang yang kurang nyaman berlama-lama memakai masker wajah. Tak heran ada yang pakai maskernya untuk menutup bagian mulut saja.

Memang, ada jenis masker wajah  kain buatan rumah yang bahannya kurang nyaman, membuat berkeringat, dan sulit bernafas. Penggunaan masker juga kadang memunculkan masalah komunikasi.

Mulut yang tertutup masker sulit dibaca gerak bibirnya saat bicara. Apalagi bagi penyandang tuna rungu yang mengandalkan membaca bibir untuk memahami ucapan lawan bicaranya.

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Orang yang berkacamata juga cukup berjuang pakai masker. Karena kacamata jadi mengembun saat cuaca panas. Masker kain juga perlu dicuci dan dikeringkan secara teratur.

Namun, beberapa jenis masker wajah seperti surgical mask masih sangat baik digunakan untuk menjaga hidung dan mulut menghirup partikel virus. Asalkan, Parents dapat menjaga agar tidak menyentuh wajah. Buang masker sekali pakai dan tetap rajin mencuci tangan.

Artikel terkait : Jangan asal-asalan, ini cara yang benar mencuci masker kain!

Tips memilih face shield untuk pelindung wajah

face shied pelindung wajah

Bila Parents memutuskan membeli face shield, pilihlah ukuran face shield yang menutupi wajah Anda sampai area dagu. Sehingga ruang yang terbuka jadi terbatas.

Penting untuk memastikan pelindung plastik apa pun yang digunakan menutupi wajah kembali ke telinga dan memanjang ke bawah dagu.

Pilih juga bahan face shield yang jernih dan tidak mudah gores. Karena Parents akan melihat dari balik face shield. Bahan plastik biasanya cukup ringan dan mudah dibersihkan kembali.

Meskipun telah memakai face shield, Parents diharapkan tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan mengikuti protokol kesehatan.

Cara membersihkan face shield

Face Shield untuk Pelindung Wajah, Efektifkah Melindungi dari Corona?

Perhatikan bahan asal face shield, bagaimana agar permukaan face shield tidak gores dan tetap jernih meski digunakan dan dibersihkan berkali-kali.

Bahan pelindung wajah umumnya berasal dari jenis plastik. Walaupun ada juga pelindung wajah yang dibuat dari berbagai bahan. Seperti polikarbonat (PET)  dan polietilen tereftalat atau poliester.

Beberapa bahan face shield lebih kaku dari yang lain dan beberapa lagi lebih tahan gores. Kejernihan lapisan face shield juga perlu diperhatikan.

Cara membersihkannya, rendam pelindung wajah dengan air hangat untuk menghilangkan partikel kotoran di permukaan face shield.

Usap dengan gosokan yang lembut untuk menghindari goresan permukaan. Kain lembut atau spons dapat digunakan untuk membersihkan pelindung dengan lembut.

Cuci dengan air sabun antikuman secara merata di permukaan face shield.

Bilas pelindung dalam air jernih lalu keringkan dengan handuk katun lembut atau kain mikrofiber. Ingat sabun dan air menghilangkan mikroba di tangan, begitu pun di permukaan face shield.

Demikian informasi tentang penggunaan face shield pelindung wajah. Semoga bermanfaat!

 

Referensi : Businessinsider, Destistryiq
Baca juga :

Untuk Para Ibu, Ini 6 Cara Menjaga Kesehatan Anda saat 'New Normal'

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

febri

app info
get app banner