TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Minyak esensial untuk bayi, ini aturan penting penggunaannya

Bacaan 5 menit
Minyak esensial untuk bayi, ini aturan penting penggunaannya

Minyak esensial cukup banyak dinikmati oleh beberapa kalangan karena khasiatnya bagi kesehatan. Namun, bagaimana keamanan essential oil untuk bayi?

Penggunaan essential oil kini mulai populer di beberapa kalangan. Minyak ini diketahui menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun, penggunaan essential oil untuk bayi dan anak-anak tentu memiliki aturan tertentu yang berbeda dan khusus.

Salah-salah, penggunaan minyak esensial pada anak yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak kesehatan yang berbahaya. Inilah mengapa sangat penting bagi orangtua untuk memahami cara menggunakan essential oil yang aman untuk bayi.

Manfaat kesehatan dari minyak esensial

Manfaat kesehatan fisik maupun psikologis yang terkandung dalam beberapa tetes minyak esensial memang sudah banyak diakui. Berikut beberapa manfaat kesehatan penting dari minyak esensial:

  • Essential oil digunakan secara medis untuk membunuh bakteri, jamur, dan virus. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar virus, jamur, dan bakteri tidak dapat hidup pada minyak esensial.
  • Minyak esensial dapat merangsang regenerasi jaringan atau menstimulasi saraf. Minyak esensial jenis terapeutik bahkan dapat memberi oksigen dan membawa nutrisi ke dalam sel.
  • Minyak ini dapat membantu menghilangkan karbondioksida, racun, dan jenis limbah lainnya dari tubuh.
  • Aroma minyak membantu menyeimbangkan frekuensi listrik otak yang memungkinkannya berfungsi lebih optimal dan efisien.
  • Ketika terhirup, komponen tertentu dari minyak esensial membantu melepaskan trauma emosional.

Namun, ketika memilih dan menggunakan essential oil untuk bayi dan anak-anak, ada beberapa aturan yang harus diikuti dan diketahui semua orangtua.

Aturan memakai minyak esensial untuk anak-anak

essential oil untuk bayi

Menurut American Association of Naturopathic Physicians, Anda sebaiknya tidak menggunakan essential oil untuk bayi di bawah usia tiga bulan. Hal ini dikarenakan dua alasan:

  • Minyak esensial dapat memengaruhi penciuman bayi baru lahir:

Salah satu cara bayi yang baru lahir mengeksplor dunianya adalah melalui indera penciumannya. Penelitian menegaskan bahwa bayi yang baru lahir dapat mengenali aroma ibunya, termasuk aroma ASI.

Jadi apa pun faktor yang mengganggu hal ini, termasuk aroma minyak esensial, harus dihindari karena dapat mengganggu pemberian makan bayi.

  • Minyak atsiri atau esensial dapat merusak kulit bayi baru lahir:

Kulit bayi baru lahir tentu jauh lebih lembut daripada kulit orang dewasa. Karena itu, orangtua perlu sangat selektif dengan apa yang mereka pakaikan pada kulit bayi mereka. Perlu diingat bahwa minyak esensial bisa diserap ke dalam tubuh melalui kulit.

Namun, setelah seorang bayi melewati fase 3 bulan pertama mereka, ada essential oil untuk bayi yang aman digunakan.

Tips menggunakan essential oil untuk bayi dengan aman

essential oil untuk bayi

  • Jangan mengoleskan minyak esensial murni langsung pada kulit bayi. Sebagai gantinya, campurkan dalam minyak pembawa terlebih dahulu, seperti minyak bunga matahari dan kelapa. Para ahli menyarankan untuk menghindari minyak zaitun.
  • National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) merekomendasikan tetesan minyak esensial hanya 0,5 hingga 2,5 persen untuk bayi.
  • Hindari menggunakan minyak esensial dengan kandungan: thyme, oregano, serai wangi, kayu manis, bay, jinten, serai, lemon verbena.
  • Hindari minyak esensial termakan oleh bayi.
  • Jangan sampai minyak esensial langsung terhirup oleh bayi.
  • Hindari menggunakan difuser jika anak Anda menderita asma.

Minyak esensial yang aman untuk bayi dan cara menggunakannya

essential oil untuk bayi

Berikut daftar minyak esensial yang aman untuk bayi:

  1. Lavender: Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa minyak lavender dapat membantu mengobati rasa sakit pada bayi. Studi lain menyebutkan bahwa minyak ini dapat membantu meringankan sakit perut.
  2. Chamomile: Belum ada studi tentang kandungan minyak ini. Tetapi mereka yang sudah menggunakannya mengaku ada manfaat yang menenangkan saat digunakan beberapa tetes dan ditambahkan ke air mandi bayi, atau difuser.
  3. Citrus limon: Kandungan ini sebagai penyegar mood yang bagus. Coba teteskan beberapa saat ketika bayi Anda bangun untuk mengusir kantuk.
  4. Eucalyptus: Ini adalah kandungan minyak esensial yang ideal untuk meredakan hidung tersumbat. Tambahkan satu atau dua tetes ke bak mandi hangat si kecil.
  5. Dill: Kandungan yang menenangkan ini membantu mengobati ketidaknyamanan pada pencernaan. Cukup encerkan satu tetes minyak pembawa, campurkan, lalu pijat ke kulit bayi Anda.

Ada tiga cara utama untuk menggunakan minyak esensial yang aman pada bayi:

essential oil untuk bayi

  1. Dalam pijatan

Pijat bayi dapat dilakukan untuk meredakan sakit perut atau untuk menenangkan dan rilekskan bayi Anda setelah mandi. Bisa juga dilakukan sebelum tidur.

Untuk mengatasi kolik: Dengan pijatan ringan, gerakkan jari-jari Anda ke pusar bayi. Para ahli menyarankan untuk melakukan dua usapan ke atas dan dua sapuan melintang, di atas pusar. Kemudian lakukan dua gerakan ke bawah dan satu melewati panggul. Ulangi untuk beberapa putaran. Minyak lembut yang bisa digunakan adalah minyak lavender dengan satu tetes di  kedua tangan Anda.

Untuk pijatan biasa: Hangatkan satu atau dua tetes minyak esensial lavender encer dengan menggosoknya di antara kedua tangan. Mulai di kaki bayi dan pijat dengan lembut hingga ke atas. Ketika Anda mencapai perut dan dada bayi, ratakan tangan Anda dan buat lingkaran kecil dengan jari-jari Anda.

Artikel terkait: Cara Pijat Bayi, Rangkaian Baby Spa
  1. Saat mandi

Cukup tambahkan satu atau dua tetes minyak esensial pilihan Anda ke dalam air hangat yang akan digunakan untuk mandi.

  1. Dalam diffuser

Jika Anda memiliki alat diffuser, pastikan Anda menggunakan essential oil untuk bayi yang aman, dan pastikan ventilasi kamar Anda sudah cukup baik.

 

Perlu diingat, minyak esensial BUKAN pengganti obat jika anak Anda sakit. Bicaralah dengan dokter anak sebelum menggunakan essential oil untuk bayi Anda.

 

Dilansir dari artikel Nalika Unantenne di theAsianparent Singapura
Baca juga:

https://id.theasianparent.com/risiko-essential-oil

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Minyak esensial untuk bayi, ini aturan penting penggunaannya
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti