TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi yang Sering Ngempeng Lebih Mudah Terkena Infeksi Telinga

Bacaan 3 menit
Bayi yang Sering Ngempeng Lebih Mudah Terkena Infeksi Telinga

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan empeng berkepanjangan bisa meningkatkan risiko infeksi telinga pada anak.

Infeksi telinga atau otitis media adalah salah satu alasan umum kunjungan ke dokter spesialis anak (DSA). Itulah sebabnya para ahli tertarik mencari tahu bagaimana cara mengurangi risiko terjadinya infeksi telinga.

Kadang infeksi telinga tidak berbahaya, namun cukup membuat anak menderita dan kesakitan.

Di Finlandia, sebuah tim DSA menduga penggunaan empeng bisa menjadi penyebab infeksi telinga. Mereka melakukan penelitian yang membandingkan penggunaan empeng dan risiko infeksi telinga anak.

Hasilnya menunjukkan bahwa pembatasan penggunaan empeng bisa mengurangi infeksi telinga anak hingga 29%.

Seorang profesor bidang spesialis infeksi anak di University of Oulu Finlandia, Marjo Niemela, MD, PhD mengatakan,”Kami pikir kita mestinya menghentikan total penggunaan empeng untuk melihat efeknya, namun kami menemukan bahwa dengan membatasi saja penggunaannya saat bayi tertidur, sudah bisa mengurangi gejala otitis media.”

Niemela mengatakan,”Kami menggunakan intervensi yang sangat sederhana yang positif dan didesain sedemikian rupa sehingga tak meningkatkan kegelisahan orangtua selama penelitian ini.” Dia mengatakan, sekitar 80% bayi menggunakan dot hingga usia 2 atau 3 tahun, jadi penggunaan empeng memang sangat umum.

Bagaimana cara penelitiannya?

Penelitian ini terdiri dari dua tim. Tim pertama terdiri dari sekitar 270 anak di atas enam bulan yang menggunakan empeng hanya saat anak akan tertidur. Penggunaan empeng juga dibatasi hingga anak berusia 10 bulan.

Sementara sekitar 200 anak lain terus menggunakan empeng tanpa batasan tertentu. Semua anak dalam penelitian ini diikuti perkembangannya hingga 18 bulan.

Bagaimana hasilnya? Simak di halaman berikut.

Dibandingkan dengan anak yang menggunakan empeng tanpa batasan, anak di kelompok pertama bisa mengurangi penggunaan empeng hingga 21%.

Secara keseluruhan anak yang tidak menggunakan empeng secara terus menerus dalam kedua kelompok ini mengalami infeksi telinga 33% lebih sedikit daripada yang sering menggunakan empeng.

Tim peneliti ini tidak menganjurkan membatasi total penggunaan empeng. Misalnya untuk bayi enam bulan ke bawah, penggunaan empeng dikatakan tidak berbahaya.

Soal desain empeng yang sering diperdebatkan, Niemela mengatakan dia tak bisa mengomentari hal itu. “Kami tak belajar desain empeng untuk menentukan apakah peningkatan risiko tergantung pada jenis empeng.”

Banyak orang tua berpikir trik untuk penggunaan empeng yang aman adalah kebersihan. Di sini Niemela mengatakan bahwa itu bukan hal yang diteliti dalam penelitian ini. Menurutnya, bakteri memang sangat mudah tumbuh di dalam dot, namun itu belum tentu penyebab infeksi telinga anak.

Artikel terkait: Kelebihan dan Kekurangan Bayi Pakai Empeng yang Parents Wajib Tahu

Pendapat berbeda

Robert C. Sprecher, MD, kepala divisi THT di Rainbow Babies and Children Hospital di Cleveland, mengatakan ia tidak yakin bahwa empeng meningkatkan risiko infeksi telinga anak.

Sprecher mengatakan ada kemungkinan lain bahwa orang tua menggunakan empeng untuk anak yang rewel karena infeksi telinga. Karena itu perlu dipertanyakan manakah yang lebih dulu, infeksi telinga atau penggunaan empeng?

Menurut dia dua faktor yang bisa dikaitkan dengan infeksi telinga anak adalah genetik dan day care. Kita tidak dapat melakukan apa-apa terkait genetika dan sulit untuk tidak tergantung pada jasa tempat penitipan anak, di mana anak sering tertular pilek dari teman-temannya di sana. Pilek adalah salah satu pemicu infeksi telinga pada anak.

Namun Sprecher mengatakan bahwa penggunaan empeng memang sudah dikaitkan dengan peningkatan infeksi oral dan dengan masalah gigi. Untuk itu memang bijaksana untuk mendorong mengurangi penggunaan empeng.

Sementara itu, The American Academy of Pediatrics, dalam buku Caring for Your Baby and Your Child, menulis tentang penggunaan empeng: “Empeng tidak menyebabkan masalah medis atau psikologis. Jika bayi Anda ingin menghisap lebih dari saat menyusui atau lebih dari apa yang disediakan botol susu, empeng memenuhi kebutuhan itu.”

Nah, Parents, bagaimana menurut Anda?

Referensi: WebMD

Baca juga: 

Bayi rewel saat tumbuh gigi? Segera atasi dengan 4 hal ini Bun!

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Della Syahni

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Bayi yang Sering Ngempeng Lebih Mudah Terkena Infeksi Telinga
Bagikan:
  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti