Lidah buaya tak selamanya baik bagi kesehatan, waspadai bahayanya berikut ini

Lidah buaya tak selamanya baik bagi kesehatan, waspadai bahayanya berikut ini

Meski kaya manfaat, efek samping lidah buaya juga bisa berbahaya.

Bunda, tentu sudah tidak asing lagi dengan lidah buaya atau aloe vera. Meski dikenal sebagai tanaman obat dan menyehatkan bila dikonsumsi, tenyata efek samping lidah buaya juga harus diwaspadai.

Meskipun tanaman satu memiliki banyak manfaat menarik untuk kecantikan dan kesehatan tubuh. Namun faktanya, ada beberapa efek samping lidah buaya yang perlu diperhatikan. Terutama untuk beberapa kondisi tubuh tertentu.

Manfaat lidah buaya

Lidah buaya tak selamanya baik bagi kesehatan, waspadai bahayanya berikut ini

Lidah buaya adalah tanaman seperti kaktus yang tumbuh di iklim panas dan kering. Bagian yang paling banyak digunakan dari lidah buaya ialah gel dan getahnya.

Gel lidah buaya diperoleh dari sel-sel di tengah daun, sedangkan getahnya diperoleh dari sel tepat di bawah kulit daun. Kedua bagian ini banyak digunakan untuk obat-obatan serta produk kecantikan.

Biasanya gel lidah buaya dioleskan ke kulit untuk mengatasi jerawat, luka bakar, kerusakan kulit akibat radiasi, plak gigi, ruam popok, psoriasis, radang dingin, kudis, ketombe, wasir, dan penghilang rasa sakit pasca operasi.

Ekstrak dan gel lidah buaya juga bisa diaplikasikan pada kulit untuk herpes genital, kulit bersisik dan gatal, terbakar, terbakar sinar matahari, dan kulit kering. Gel aloe vera mengandung sebagian besar senyawa bioaktif di pabrik, termasuk vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan.

Adapun getah lidah buaya seringkali diolah untuk obat pencahar sembelit, kejang, asma, pilek, perdarahan, pembengkakan usus besar, diabates, glaukoma, multiple sclerosis, wasir, varises, vena sendi, radang sendi, dan osteoartritis.

Efek samping lidah buaya yang harus diwaspadai 

Lidah buaya tak selamanya baik bagi kesehatan, waspadai bahayanya berikut ini

 

Dibalik manfaatnya yang segudang, ternyata lidah buaya juga bisa berbahaya. Jadi Bunda perlu berhati-hati. Lidah buaya mungkin aman bila digunakan dan dikonsumsi dalam jangka pendek.

Gel lidah buaya juga aman dikonsumsi dalam dosis 15mL setiap hari hingga 42 hari. Adapun larutan yang mengandung 50% gel lidah buaya aman digunakan 2 kalo selama 4 minggu.

Efek samping lidah buaya yang perlu diperhatikan ialah pada beberapa orang yang memiliki kondisi tubuh tertentu. Sebab, lidah buaya dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti sakit perut, alergi, dan kram.

Selain itu, penggunaan dan konsumsi lidah buaya dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan diare, masalah ginjal, darah dalam urin, kalium rendah, kelemahan otot, penurunan berat badan, dan gangguan jantung.

Mengonsumsi lidah buaya 1 gram setiap hari selama beberapa hari bisa berakibat fatal bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan berikut ini:

1. Anak-anak di bawah 12 tahun

Gel lidah buaya mungkin aman untuk anak-anak bila diaplikasikan pada kulit dengan tepat. Namun ekstrak daun lidah buaya mungkin tidak aman bila diminum oleh anak-anak.

Anak-anak di bawah 12 tahun mungkin menderita sakit perut, kram, dan diare.

2. Masalah Ginjal

Mengonsumsi lidah buaya dalam dosis tinggi telah dikaitkan dengan masalah gagal ginjal dan kondisi serius lain yang berkaitan dengan ginjal.

efek samping lidah buaya

Efek samping lidah buaya ternyata bisa menyebabkan masalah ginjal.

3. Menganggu operasi

Lidah buaya dapat mempengaruhi kadar gula darah dan dapat mengganggu kontrol gula darah saat akan menjalani operasi, dan akibatnya bisa fatal selama operasi berlangsung, bahkan menghambat proses pemulihan pasca operasi.

Berhentilah mengonsumsi lidah buaya minimal 2 minggu sebelum operasi dijadwalkan.

4. Kram perut

Getah dalam lidah buaya dapat menyebabkan kram yang berlebihan, perut kembung dan sakit perut. Disarankan untuk tidak mengonsumsi lidah buaya dalam bentuk apapun bila Anda memiliki masalah kram perut ini.

5. Ibu hamil

efek samping lidah buaya

Hati-hati saat menggunakan dan mengonsumsi lidah buaya saat hamil dan menyusui .Sebab lidah buaya dapat merangsang kontraksi uterus dan menyebabkan komplikasi seperti keguguran dan meningkatkan risiko bayi cacat lahir.

Hal ini akan menjadi lebih parah bila usia kehamilan masih sangat muda. Mengonsumsi lidah buaya selama kehamilan, juga bisa menurunkan kadar glukosa darah yang berbahaya bagi ibu dan bayi.

Setiap produk makanan yang mengandung ekstrak lidah buaya dapat mengurangi tingkat elektrolit sehingga tidak aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Selain itu, lidah buaya juga dapat memberikan efek negatif pada bayi saat dikonsumsi ibu yang menyusui karena berdampak pada sistem pencernaan bayi seperti muntah-muntah dan diare.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut tentunya berbahaya bagi bayi karena bisa menyebabkan dehidrasi bahkan kematian.

**** 
Setelah tahu efek samping lidah buaya, tentunya kini Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsinya. Gunakan hanya sebagai obat luar, dan hindari konsumsi lidah buaya secara berlebihan. 

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Referensi: WebMD

Baca juga:

Mengapa seringkali bayi menjulurkan lidahnya? ini penyebabnya

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner