TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sedih! Ibu Pejuang Garis 2, Meninggal saat Melahirkan Anak yang Didamba

Bacaan 4 menit
Sedih! Ibu Pejuang Garis 2, Meninggal saat Melahirkan Anak yang Didamba

Ibu yang berprofesi sebagai dokter ini sempat menjalani promil hingga terapi kesuburan ke Malaysia, namun meninggal saat melahirkan anaknya.

Sebuah kisah sedih tentang dokter meninggal saat melahirkan menarik simpati warganet. Dokter tersebut telah menjadi pejuang garis 2 selama bertahun-tahun, bahkan menjalani program IVF hingga ke Malaysia. Namun apa daya, Tuhan memanggilnya ketika ia melahirkan sang buah hati yang dinanti-nanti. 

Berikut adalah kisah selengkapnya. 

Kisah Dokter Meninggal saat Melahirkan Anak Kedua, Anak Pertama masih Balita

Sedih! Ibu Pejuang Garis 2, Meninggal saat Melahirkan Anak yang Didamba

Sumber: Instagram @ika_nurmalita dan @rohdi_rz

Ibu itu bernama dr. Ika Nurmalita Sari, seorang perempuan yang sangat berdedikasi pada pekerjaannya sebagai dokter kecantikan. Menikah dengan belahan jiwanya Rohdi Renanta Zulhan pada tahun 2014, Ika harus berjuang keras untuk mendapatkan anak. 

Sang suami, melalui akun media sosialnya @rohdi_rz bercerita mengenai perjuangan mereka berdua agar bisa memiliki buah hati. 

“Pejuang garis 2, arti sesungguhnya seorang ibu. Divonis berkali kali susah mempunyai buah hati tapi kita ikhtiar ivf sampai KL dan Alhamdulilah dikarunia buah hati,” tutur Rohdi Renanta Zulhan. 

Setelah berjuang selama tahun, akhirnya Ika dinyatakan hamil. Buah hati pertama mereka lahir dengan selamat di bulan Oktober 2018. Bayi berjenis kelamin lelaki tersebut diberinama Edward Adam Muhammad Zulhan. 

Hamil Anak Kedua

Sedih! Ibu Pejuang Garis 2, Meninggal saat Melahirkan Anak yang Didamba

Sumber: Instagram @ika_nurmalita

Kebahagiaan mereka semakin bertambah ketika di awal tahun 2023, Ika kembali dinyatakan hamil. Sama seperti sebelumnya, kehamilan kedua ini juga hasil dari menjalani program IVF. 

“Saat ulang tahunku bertepatan pengumuman hasil ivf oleh dokter di tanggal 27 maret 2023, kamu hamil anak ke 2 kita ma @ika_nurmalita , itu hadiah paling indah dalam hidupku,” kata Rohdi mengenang momen bahagia itu. 

Tentu saja bagi pasangan yang menanti kehadiran buah hati pertama selama 4 tahun tersebut, hadirnya buah hati kedua di rahim Ika disambut dengan sukacita. 

Dokter Ika Meninggal saat Melahirkan Anak Kedua

Berjuang 4 Tahun untuk Hamil, Dokter Meninggal saat Melahirkan Anaknya

Sumber: Instagram @rohdi_rz

Akan tetapi kebahagiaan tersebut berubah menjadi kedukaan ketika dokter Ika yang berjuang melahirkan anak kedua, akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah memastikan sang buah hati lahir dengan selamat ke dunia. 

“Kelahiran Louis, momen yang paling kita nantikan, tapi kamu pergi selamanya di hari jumat 17 november 2023,” kata Rohdi pilu. Kehilangan istri adalah hal paling menyedihkan yang terjadi dalam hidupnya. 

Diketahui bahwa Ika meninggal dunia tak lama setelah melahirkan anak keduanya yang diberinama Louis. 

Kenangan Dokter Ika Abadi di Hati keluarganya

Berjuang 4 Tahun untuk Hamil, Dokter Meninggal saat Melahirkan Anaknya

Sumber: Instagram @ika_nurmalita

Sedih dan pilu menyelimuti Rohdi yang harus mengantar sang istri ke peristirahatan terakhirnya. Namun Rohdi harus tetap tegar demi kedua buah hatinya, anak-anak yang dilahirkan dengan susah payah hingga Ika rela berkorban nyawa demi mereka. 

Rohdi berjanji akan menjaga kedua anak mereka dengan baik seraya menanti saat keduanya bisa bertemu kembali, di surga kelak. 

“Akan kujaga Edward dan Louis, akan kami lanjutkan mimpi dan perjuanganmu..Separuh hidup dan hatiku sudah pergi bersamamu, sampai jumpa lagi di surgaNya bersamamu,” tutup Rohdi. 

Penyebab Ibu Meninggal saat Melahirkan

Berjuang 4 Tahun untuk Hamil, Dokter Meninggal saat Melahirkan Anaknya

Melansir dari laman Hellosehat.com, WHO mencatat bahwa ada 800 kasus kematian ibu hamil dan melahirkan per harinya di seluruh dunia. Sementara itu di Indonesia, di tahun 2015 saja adalah 305 kematian ibu dari 100 ribu kelahiran hidup. 

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Kemenkes RI melaporkan bahwa sepanjang tahun 2010 hingga tahun 2013, penyeba terbesar kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan setelah melahirkan. 

Angka ini tentu sangat tinggi dan mengkhawatirkan, maka dari itu kita harus mengantisipasi beberapa penyebab ibu meninggal saat melahirkan. 

Beberapa penyebab ibu meninggal saat melahirkan: 

  1. Perdarahan berat. Ini sering terjadi saat persalinan, jika tak ditangani dengan baik bisa makin parah bahkan menyebabkan kematian. Biasanya perdarahan terjadi karenamaslaah plasenta selama kehamilan atau saat persalinan berlangsung. 
  2. Infeksi postpartum. Hal ini bisa terjadi saat ada bakteri masuk ke tubuh ibu hamil atau ibu pasca melahirkan. Tubuhnya tak mampu melawan infeksi hingga kondisinya memburuk bahkan bisa menyebabkan kematian. 
  3. Preeklampsia. Biasanya terjadi saat ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, meskipun kondisi ini bisa diobati, namun bila terlambat dideteksi bisa menyebabkan masalah plasenta, kejang pada ibu bahkan bisa menyebabkan kerusakan organ. Bila kondisi preeklampsia tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan ibu meninggal saat melahirkan atau setelah bayi lahir. 
  4. Emboli paru. Terjadi saat ada pembuluh darah di kaki atau paha pecah dan gumpalan darahnya mengalir menghalangi ke paru-paru. Ini dapat membuat kadar oksigen dalam darah menjadi rendah yang membuat ibu hamil merasa sesak napas atau nyeri dada. Risiko terburuk bisa menyebabkan kematian karena kerusakan organ yang tidak mendapat suplai oksigen dengan baik. 
  5. Kardiomiopati. Merupakan masalah otot jantung yang sering terjadi pada ibu hamil. Ini bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.

Baca juga: 

Ibu Ini Meninggal Saat Melahirkan Demi Selamatkan Bayinya

Kematian ibu saat melahirkan disebabkan oleh 7 hal ini, waspadai risikonya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sedih! Ibu Pejuang Garis 2, Meninggal saat Melahirkan Anak yang Didamba
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti