TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Inovasi Baru, Peneliti Indonesia Kembangkan Alat Deteksi COVID-19 Lewat Suara Batuk

Bacaan 3 menit
Inovasi Baru, Peneliti Indonesia Kembangkan Alat Deteksi COVID-19 Lewat Suara Batuk

Sebuah inovasi baru, peneliti Indonesia mulai kembangkan alat deteksi COVID-19 lewat suara batuk. Simak cara kerjanya berikut ini!

Kabar baik datang dari dunia kesehatan Tanah Air. Sejumlah peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dikabarkan telah menciptakan alat deteksi dini COVID-19 lewat suara batuk. 

Inovasi yang diprakarsai oleh Dr Dhany Arifianto selaku Ketua Tim Peneliti ITS tersebut dapat mendeteksi COVID-19 tanpa kontak langsung. Namun, melalui batuk berdasarkan suara paru-paru.

Alat yang diberi nama elBicare Cough Analyzer ini diharapkan mampu memberikan perlindungan awal kepada para tenaga kesehatan yang rentan tertular COVID-19. 

Dosen Departemen Teknik Fisika ITS tersebut juga menjelaskan bahwa selain diciptakan untuk membantu mengatasi permasalahan pandemi COVID-19, inovasi ini juga dikembangkan agar dapat bermanfaat untuk mendeteksi penyakit pernapasan menular lainnya. 

Artikel terkait: Peneliti Kembangkan Tes Darah untuk Deteksi Dini Kanker, Tingkat Akurasi Tinggi!

Cara Kerja Alat Deteksi COVID-19 Lewat Suara Batuk

deteksi covid-19 lewat suara batuk

Foto: Antara

Mengutip laman Liputan 6, alat deteksi elBicare Cough Analyzer memiliki sebuah mikrofon bersensor tipis dan berukuran kecil yang berguna untuk menangkap suara di sekitar alat. Kemudian, suara yang masuk nantinya akan dianalisis oleh algoritma pada prosesor alat. Prosesor ini telah dirangkai tim peneliti untuk menentukan suara batuk ataukah bukan. 

“Daya jangkau tangkapan suara oleh alat ini mencapai 10 meter,” ungkap Dhany yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Internet of Things dan Teknologi Pertahanan ITS ini, mengutip laman Liputan 6 (21/1).

Dhanny juga menuturkan bahwa suara batuk yang tertangkap akan diklasifikasikan lagi ke dalam dua kategori, yaitu batuk yang terindikasi COVID-19 dan non COVID-19.

Inovasi Baru, Peneliti Indonesia Kembangkan Alat Deteksi COVID-19 Lewat Suara Batuk

Foto: Liputan 6

Apabila batuk yang tertangkap tersebut bukan termasuk kategori COVID-19, maka penyebabnya pun dapat dideteksi lagi. Apakah batuk normal, bronkitis, batuk gejala tuberkulosis (TBC) dan lainnya. Sedangkan pengelompokan kategori tersebut dilakukan berdasarkan penyesuaian frekuensi, amplitudo, dan komponen harmonik suara paru-paru.

Untuk memaksimalkan hasil, tim riset juga bekerja sama dengan Dokter Paru RSUD Doket Sutomo Surabaya. 

Adapun hasil analisis terhadap penyebab batuk yang didapat nantinya akan tersimpan dan terintegrasi otomatis yang kemudian didistribusikan ke perangkat pengguna dengan bantuan bluetooth.

Kedepannya, Dr Dhany bersama delapan anggota tim lainnya memastikan untuk pengembangan distribusi data akan menggunakan Wi-fi.

“ElBicare Cough Analyzer ini mampu bertahan selama 20 jam penggunaan yang terus-menerus,” tambahnya lagi.

Artikel terkait: Anak SD Meninggal Usai Vaksin COVID-19, Ini Penjelasan Dinkes

Kendala yang Dihadapi Peneliti

deteksi covid-19 lewat suara batuk

Selama dua tahun masa penelitian alat ini, Dhany dan tim juga mengaku menghadapi kendala dalam mencari mahasiswa maupun tenaga ahli di ITS yang tertarik dalam pengerjaan hardware alat. Ia mengungkapkan bahwa saat ini bidang software memang lebih banyak diminati dibandingkan bidang hardware.

Tak hanya itu, tim riset juga menyebutkan mereka menemukan kesulitan mendapat pasien COVID-19 untuk melakukan uji coba. Masalah ini menjadi kendala lain yang ia dan tim temui.

Kedepannya,Dhany berharap elBicare Cough Analyzer mampu membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia dalam hal memberikan fasilitas kesehatan yang layak dan akurat dengan harga yang lebih ekonomis.

Sementara itu, mengutip laman Kompas, alat deteksi ini masih dalam tahap pengembangan oleh Tim Riset ITS Surabaya. Direncanakan, akhir tahun para peneliti sudah dapat masuk uji layak edar dan targetnya siap digunakan pada 2023 mendatang.

Demikian berita tentang alat deteksi dini COVID-19 lewat suara batuk yang tengah dikembangkan. Bagaimana menurut Parents? 

***

Baca juga:

Aktris Song Ji Hyo Belum Vaksinasi COVID-19, Apa Alasannya? 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Jakarta Jadi Episentrum COVID-19, Masyarakat Diminta Kurangi Bepergian

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • COVID-19
  • /
  • Inovasi Baru, Peneliti Indonesia Kembangkan Alat Deteksi COVID-19 Lewat Suara Batuk
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti