Cukupkah Kandungan Zat Besi pada Makanan Bayi Anda?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bila si kecil sudah makan MPASI, pastikan makanan bayi yang Anda sajikan mengandung cukup zat besi. Berikut berbagai informasi penting tentang zat besi.

Apakah makanan bayi Anda mengandung cukup zat besi?

Apakah makanan bayi Anda mengandung cukup zat besi?

Zat besi, nutrisi penting dalam makanan bayi Anda

Zat besi sangatlah penting untuk pertumbuhan tubuh dan otak bayi Anda. Zat ini membantu pembentukan sel darah merah. Ia juga berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Sebelum mengenal MPASI, bayi Anda menerima asupan zat besi dari ASI atau susu formula. Namun semenjak si kecil makan makanan bayi buatan Anda, apakah ia mendapatkan zat besi sesuai dengan yang dibutuhkan?

Makanan bayi yang mengandung zat besi

Anda dapat memperkenalkan variasi makanan yang kaya akan zat besi, baik berupa makanan berbahan hewani maupun sayuran. Contoh bahan makanan yang mengandung banyak zat besi adalah berbagai jenis daging yaitu ayam, sapi, domba, babi, kalkun, serta ikan.

Perlu diketahui bahwa daging paha ayam mengandung lebih banyak zat besi dibandingkan dada ayam. Paha ayam dikenal sebagai dark meat karena warnanya lebih kemerahan. Dark meat lebih baik untuk dijadikan makanan bayi daripada white meat.

Sayuran hijau juga mengandung zat besi, contohnya kacang polong, lentil, brokoli, bayam. Selain itu, tahu dan telur juga dapat menjadi alternatif makanan bayi yang mengandung banyak zat besi.

Bila Anda memilih makanan bayi yang sudah tersedia di pasaran, perhatikan label kandungan nutrisi di dalamnya. Pilihlah makanan bayi yang mengandung banyak zat besi.

Bacalah cara mengefisienkan penyerapan zat besi di halaman berikut ini:





Bayi Bayi baru lahir