TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Masa Kedaluwarsa Contact Lens dan Bahaya Jika Nekat Menggunakannya!

Bacaan 4 menit
Mengenal Masa Kedaluwarsa Contact Lens dan Bahaya Jika Nekat Menggunakannya!

Contact Lens kedaluwarsa bisa berakibat fatal pada mata, simak penjelasannya berikut ini!

Contact Lens biasanya digunakan untuk keperluan dekoratif yang kaitannya dengan kecantikan. Namun, fungsi utamanya adalah sebagai tindakan korektif untuk membantu memperbaiki daya penglihatan mata. 

Meski terbuat dari plastik, benda tersebut juga bisa kedaluwarsa. Hal Inilah yang kerap diabaikan oleh para penggunanya. Padahal, lensa kontak yang sudah tidak layak pakai berisiko menyebabkan masalah mata. 

Jenis-Jenis Contact Lens dan Masa Kedaluwarsanya 

contact lens

Sumber: Freepik

Umumnya, lensa kontak akan kedaluwarsa setelah 4 tahun pengemasannya. Namun, hal ini juga berbeda setelah kemasan dibuka.  Ada berbagai jenis lensa kontak dengan tujuan penggunaan yang  berbeda-beda. Setiap jenisnya pun memiliki masa kedaluwarsa yang berbeda-beda pula. Berikut jenis-jenisnya.

  1. Soft contact: tersedia jenis yang bisa dipakai dalam jangka panjang dan sekali pakai. Lensa ini terbuat dari plastik lembut dan fleksibel. Pada jenis daily soft contact tentu harus segera dibuang setelah sekali pakai.
  2. Lensa Rigid Gas Permeable (RGP): teksturnya lebih kaku tetapi lebih ampuh dan tahan dalam penumpukan endapan. Jenis lensa ini bisa membantu masalah penglihatan dengan lebih baik.
  3. Extend contact lense: dirancang untuk dipakai semalaman terus-menerus dan bisa dipakai hingga satu minggu.
  4. Lensa kontak sekali pakai: seperti barang sekali pakai lain, jenis ini harus segera dibuang setelah dipakai. Jadi harus berganti setiap hari.
  5. Lensa kontak dekoratif: dipakai untuk keperluan kecantikan maupun dekoratif kostum di panggung. Termasuk juga lensa kontak palsu untuk mengubah warna mata. 

Artikel terkait : Anak pakai softlens, boleh tidak, sih?

Perlu diperhatikan, lensa kontak yang belum dibuka bisa rusak jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Lensa kontak dikemas dalam larutan pengawet, tetapi seiring waktu, larutan tersebut juga kedaluwarsa. Pada saat itu, kemasan tidak dapat lagi menjaga steril sehingga tidak aman digunakan. Jadi, selalu periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan sebelum menggunakannya. 

Risiko Menggunakan Lensa Kontak Kedaluwarsa 

contact lens

Sumber: Freepik

Kebersihan lensa yang tidak tepat dan mengabaikan tanggal kedaluwarsa menjadi dua penyebab utama infeksi mata terkait penggunaan lensa kontak. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kebersihan lensa kontak yang buruk merupakan faktor risiko utama untuk berbagai masalah mata mengutip N Vision Centers. 

  • Peradangan pada kornea.
  • Sakit mata dari sedang hingga berat.
  • Sensitivitas terhadap cahaya.
  • Mata merah.
  • Kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya.
  • Infeksi
  • Jaringan parut.

Mengenakan kontak kedaluwarsa dapat menyebabkan masalah pada mata yang tidak diinginkan.  Setelah tanggal kedaluwarsa berlalu, larutan yang melindungi lensa kemungkinan besar akan disusupi oleh jamur, bakteri, dan patogen amuba.  Patogen ini dapat meningkatkan risiko infeksi, ketidaknyamanan, dan potensi kebutaan permanen. 

Melansir Verywell Family, penggunaan lensa kontak yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan asam laktat di dalam kornea yang berujung pada pembengkakan. Ketika pembengkakan terjadi, sel-sel di kornea dapat menyebar. Bakteri dan virus dapat dengan lebih mudah memasuki jaringan penting di kornea. 

Hal tersebut kemungkinan bisa menciptakan infeksi dan jaringan parut. Penggunaan lensa kontak yang berlebihan juga dapat menyebabkan kekurangan oksigen; pembuluh darah baru akan mulai tumbuh ke dalam kornea untuk mencoba memberinya oksigen yang dibutuhkannya. 

Artikel terkait : Dokter mata temukan 27 lensa kontak bersarang di mata wanita ini, kok bisa?

Penyebab Masalah Mata Terkait Penggunaan Contact Lens

contact lens

Sumber: Freepik

Penggunaan lensa kontak yang kurang tepat memang bisa menyebabkan berbagai masalah penglihatan.  American Academy of Ophthalmology (AOA) mengungkapkan beberapa penyebab terkait infeksi mata saat menggunakan lensa kontak. 

  • Menggunakan lensa extended-wear (bisa dipakai dalam jangka waktu lama)
  • Tidur dengan lensa kontak Anda
  • Memiliki mikroba yang menumpuk di bawah lensa
  • Virus herpes
  • Bakteri, jamur, atau parasit
  • Tidak menjaga lensa atau kasing tetap bersih
  • Tidak menambahkan larutan lensa kontak

Artikel terkait : 8 Rekomendasi Softlens untuk Mata Tetap Sehat dan Cantik, Tak Sampai 500 Ribu!

Penggunaan Lensa Kontak yang Tepat

contact lens

Sumber: Freepik

Bagi pengguna lensa kontak, kebersihan dan penggunaan yang tepat sangat perlu diperhatikan. Berikut cara penggunaan contact lens yang tepat.

  • Membersihkan lensa kontak secara menyeluruh dalam larutan desinfektan
  • Jangan pernah menggunakan larutan garam biasa atau air liur untuk membersihkan kontak
  • Menyimpan lensa dengan benar dalam wadah kedap udara
  • Sering mengganti wadah lensa
  • Sering-seringlah melepas lensa kontak untuk mengistirahatkan mata
  • Jangan pernah mencoba untuk memperpanjang penggunaan lensa kontak di luar umur simpannya

Penting untuk mengikuti arahan dokter dalam memakainya, Semakin lama memakai lensa, semakin banyak kuman, protein, dan residu lain yang terkumpul di permukaannya. Gantilah wadah lensa kontak paling tidak 3 tahun sekali. 

Itulah penjelasan tentang masa kedaluwarsa lensa kontak serta bahaya bila memaksa untuk tetap memakainya. Jadi, cek lagi kelayakan lensa kontakmu sebelum terlambat! 

Artikel telah ditinjau oleh:
dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Baca Juga :

10 Obat Tetes Mata Rekomendasi di 2023 Sesuai Keluhan, Jangan Salah Pilih!

Ibu hamil pakai softlens, amankah bagi kandungan? Ini penjelasannya!

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Risiko rabun jauh pada anak makin meningkat, cegah dengan cara sederhana ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

Diedit oleh:

Ruben Setiawan

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Mengenal Masa Kedaluwarsa Contact Lens dan Bahaya Jika Nekat Menggunakannya!
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti