Kenali ciri-ciri dan penyebab saluran ASI tersumbat

Kenali ciri-ciri dan penyebab saluran ASI tersumbat

Ada berbagai penyebab saluran ASI mampet. Kondisi ini tentunya dapat menyakitkan dan membuat Bunda stres. Yuk kenali dulu ciri-ciri ASI tersumbat, Bun!

Ada berbagai alasan utama yang dapat mengurangi pasokan ASI, mulai dari nutrisi ibu yang rendah atau karena kondisi medis tertentu, termasuk saluran ASI yang tersumbat. Kondisi ini pastinya membuat Anda stres. Karena itu, ketahui bagaimana ciri-ciri ASI tersumbat yuk, Bun!

ciri-ciri ASI tersumbat

Penyebab saluran ASI tersumbat

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri ASI tersumbat, Anda perlu ketahui terlebih dahulu tentang penyebabnya.

Saluran ASI yang tersumbat biasanya hanya terjadi pada salah satu payudara saja. Namun, ada beberapa ibu yang juga mengalami pada kedua payudaranya.

Ada beberapa faktor penyebabnya, seperti:

– Produksi ASI jauh lebih banyak daripada jumlah ASI yang diisap bayi.

– Tidak menyusui bayi secara rutin dan teratur.

– Adanya tekanan yang berlebihan pada payudara, misalnya saat memerah ASI, bra yang terlalu ketat, atau posisi tidur yang tidak benar.

– Stres, kelelahan, anemia, atau sistem imun yang lemah.

ciri-ciri ASI tersumbat

88530139 – asian mother holding her newborn baby boy and breastfeeding, milk mother for child concept

Kenali ciri-ciri ASI tersumbat berikut! 

ASI yang tersumbat memang seringkali membuat Bunda stres dan cukup menyakitkan. Sebelumnya, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tentang ciri-ciri ASI tersumbat, berikut:

– Rasa sakit atau nyeri di area tertentu pada payudara Anda.

– Bila ditekan, terdapat benjolan yang bengkak dan keras di area tertentu pada payudara.

– Sensasi panas dan bengkak di daerah payudara.

– Aliran ASI lebih lambat di bagian salah satu sisi, sehingga bayi menolak menyusu di payudara tersebut.

– Sebagian kulit terlihat kemerahan di area payudara yang tersumbat.

– Adanya bintik putih kecil pada bagian puting yang disebut milk bleb.

ciri-ciri ASI tersumbat

Itulah ciri-ciri ASI tersumbat yang perlu Bunda ketahui. Saluran ASI yang dibiarkan tersumbat dalam beberapa kasus dapat menyebabkan demam hingga mastitis, yaitu infeksi menyakitkan pada payudara. Anda harus berhati-hati jika mengalami hal ini.

Artikel terkait: Menduga saluran ASI tersumbat, ternyata Busui ini alami kanker payudara stadium 4

Karena itu, jika Anda mengalami demam berbarengan dengan nyeri payudara, disarankan untuk memeriksakan kondisi Anda segera ke dokter.

Beberapa makanan yang bisa membantu ibu memenuhi nutrisi untuk memproduksi ASI

Sebagai ibu menyusui, tubuh Anda harus membuat ASI selama 24 jam. Tidak ada saat dalam sehari tubuh ibu berhenti membuat susu untuk si kecil. Banyak ibu menyusui yang merasa lapar terus-menerus, dan rasa lapar ini berasal dari jumlah kalori yang digunakan tubuh untuk membuat susu. Mengisi tubuh Anda dengan makanan padat nutrisi sangat membantu ibu memproduksi ASI.

Makanan ini mengandung lemak sehat, vitamin, mineral, fitonutrien, dan antioksidan yang sangat ideal untuk ibu menyusui, sebagaimana dikutip Parents.com:

1. Alpukat

Alpukat adalah pembangkit tenaga untuk ibu menyusui. Keluhan umum ibu menyusui adalah mereka sering sangat lapar karena meningkatnya permintaan kalori dan ibu hanya memiliki sedikit waktu untuk menyiapkan makanan.

Alpukat mengandung hampir 80 persen lemak dan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Alpukat memenuhi asupan lemak sehat untuk jantung dan menjadi sumber vitamin B, vitamin K, folat, kalium, vitamin C, dan vitamin E.

2. Kacang-Kacangan

Nutrisi lainnya adalah kacang-kacangan yang mengandung banyak mineral penting seperti zat besi, kalsium, dan seng, serta vitamin K dan vitamin B. Kacang-kacangan juga merupakan sumber asam lemak esensial dan protein yang sehat.

3. Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau mengandung fitoestrogen, yang telah terbukti memiliki efek positif pada produksi susu. Banyak ibu khawatir, mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli atau kubis akan membuat bayi rewel. Namun, mitos itu tidak benar.

Mulai proses menyusui lebih dini sangat membantu Anda menghindari pembengkakan. Untuk mencegah pembengkakan payudara, hindari mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan pasokan ASI. Pastikan juga Anda menggunakan teknik pelekatan yang tepat.

Bantuan dan dukungan dari konsultan laktasi profesional sejak dini sangat penting bagi Anda. Ayah dan anggota keluarga lainnya juga harus memberikan dukungan emosional dan psikologis pada ibu sebanyak mungkin.

Semoga bermanfaat, Bunda!

 

Dilansir dari artikel Jia Ling di theAsianparent Singapura
Baca juga:

https://id.theasianparent.com/penyebab-asi-sedikit/

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner