TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Cara Negosiasi Gaji Versi Samuel Ray, HR Professional

Bacaan 4 menit
5 Cara Negosiasi Gaji Versi Samuel Ray, HR Professional

Menegosiasikan gaji adalah hak karyawan, berikut tips and trick nya!

Salah satu kesalahan besar yang biasanya dilakukan oleh seorang kandidat atau calon karyawan sebuah perusahaan adalah dengan menerima langsung tawaran gaji yang diberikan oleh Human Resource atau HR. Padahal, ada berbagai cara negosiasi gaji yang dapat dilakukan.

Sebenarnya perusahaan tersebut memiliki budget tersendiri, sangat wajar dilakukan bila kamu ingin melakukan negosiasi gaji terhadap perusahaan melalui HR saat wawancara.

Cara Negosiasi Gaji Versi Samuel Ray

Samuel Ray, seorang HR Professional melalui video di  channel YouTubenya membagikan beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk negosiasi gaji pada perusahaan baru. Berikut 5 cara negosiasi gaji versi Samuel Ray.

1. Beri Tahu Gaji Kamu Saat Ini

cara negosiasi gaji

Sumber: Pexels

Hal yang pertama kamu lakukan saat hendak melakukan negosiasi gaji pada perusahaan baru adalah dengan memberi tahu gaji kamu saat ini kepada HR. Jika HR bertanya mengenai gaji kamu saat ini ada baiknya kamu menjawab pertanyaan tersebut.

Nantinya, HR akan meminta slip gaji kamu untuk membuktikan bahwa kamu benar bekerja pada perusahaan tersebut dengan gaji yang telah kamu sebutkan.

Artikel terkait: 7 Cara Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan agar Produktif 

2. Jangan Memulai Percakapan Seputar Gaji Terlebih Dahulu

cara negosiasi gaji

Sumber: Pexels

Setelah kamu memberikan informasi seputar gaji kamu saat ini, langkah selanjutnya adalah jangan memulai percakapan seputar gaji terlebih dahulu dari posisi kamu sebagai kandidat atau calon karyawan perusahaan tersebut. Utamakan untuk menunjukan nilai-nilai yang kamu miliki terlebih dahulu kepada HR sebelum membuka percakapan seputar gaji.

3. Berikan Perkiraan Gaji yang Kamu Inginkan

cara negosiasi gaji

Sumber: Pexels

Saat akan melakukan negosiasi gaji, jangan sebutkan nominal yang tetap kepada HR. Kamu dapat memberikan perkiraan nominal gaji yang kamu inginkan.

Misalnya kisaran Rp.4.000.000 hingga Rp.5.000.000. Hal tersebut dikarenakan setiap lowongan pekerjaan memiliki budget yang sudah disiapkan oleh perusahaan.

4. Lakukan Negosiasi dengan Tulisan

cara negosiasi gaji

Sumber: Pexels

Terkadang, ketika kamu melakukan negosiasi secara lisan ada beberapa bagian yang belum tersampaikan kepada HR. Maka tahap selanjutnya adalah melakukan negosiasi gaji melalui tulisan.

Negosiasi tersebut dapat dilakukan melalui email agar HR perusahaan memiliki catatan percakapan terkait negosiasi gaji. Lakukan hingga tercapai angka yang sesuai keinginan kamu.

5. Bandingkan Angka Gaji Kotor yang Dihitung Tahunan

cara negosiasi gaji

Sumber: Pexels

Hal terakhir yang dapat kamu lakukan saat negosiasi gaji adalah perhatikan angka gaji kotor per tahun. Hal tersebut perlu  kamu lakukan karena perusahaan biasanya tidak menghitung angka gaji bersih untuk kamu.

Perusahaan tidak menghitung gaji bersih karena pengeluaran pajak progresif, iuran dan biaya-biaya lainnya biasanya memiliki jumlah yang  beragam.

Artikel terkait: 12 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Apa Saja? 

Mengenal Istilah Seputar Gaji

Selain cara untuk negosiasi gaji di perusahaan baru, kamu juga perlu mengetahui istilah-istilah seputar gaji dalam sebuah perusahaan. Berikut penjelasan mengenai istilah-istilah seputar gaji.

1. Gross Salary

Gross Salary

Sumber: Pexels

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio

Gross salary adalah gaji kotor atau gaji utuh yang harus dipersiapkan oleh perusahaan untuk membayar gaji kamu secara utuh sebelum dipotong dengan pajak, iuran, premi asuransi dan potongan-potongan lainnya.

2. Nett Salary

Nett Salary

Sumber: Pexels

Nett salary atau yang biasa disebut dengan gaji bersih merupakan gaji yang diberikan oleh sebuah perusahaan termasuk dengan uang intensif dan juga pajak yang harus dibayarkan.

Gaji bersih biasanya dapat disebut dengan take home pay. Apabila kamu mendapatkan gaji dengan jenis nett salary, maka gaji yang kamu terima tidak akan dipotong oleh biaya lain-lain.

3. Pajak Progresif

Pajak Progresif

Sumber: Pexels

Jika kamu memiliki gaji dengan jumlah yang besar, maka pajak progresif yang kamu perlu bayarkan juga besar. Pajak progresif adalah tarif pajak yang ditetapkan berdasarkan besar penghasilan yang kamu dapatkan.

4. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Sumber: Pexels

PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak adalah salah satu komponen pengurang yang digunakan dalam mengurangi penghasilan kotor yang kamu dapatkan. Jika sudah dikurangi maka kamu akan mendapatkan Penghasilan Kena Pajak. Jumlah besaran dari PTKP juga beragam, mengikuti indeks biaya hidup serta upah minimum.

5. Tunjangan atau Allowance

Tunjangan atau Allowance

Sumber: Pexels

Tunjangan memiliki bentuk yang beragam. Perusahaan biasanya memberikan dalam dua bentuk. Pertama, ada yang berbentuk cash atau langsung dibayarkan setiap bulannya kedalam rekening dan kedua, ada juga yang bersifat reimbursement yang artinya setelah kamu memanfaatkan tunjangan tersebut maka dana nya akan di reimburse kembali.

6. Asuransi

Asuransi

Sumber: Pexels

Kamu harus memperhatikan asuransi yang diberikan perusahaan. Apakah bersifat reimbursement atau cashless. Umumnya pada sebagian besar perusahaan asuransi yang digunakan bersifat cashless karena biasanya pihak asuransi telah bermitra dengan berbagai rumah sakit yang menerima proses pembayaran langsung dengan menggunakan kartu asuransi.

Demikian informasi mengenai cara negosiasi gaji versi seorang HR Professional, Samuel Ray. Semoga informasi kali ini dapat berguna bagi kamu yang sedang bingung dan mencari cara seputar cara negosiasi gaji. Semoga berhasil ya!

Baca juga:

8 Prospek Kerja Jurusan Akuntansi yang Perlu Diketahui 

Jurusan Sastra Indonesia Punya Prospek Kerja Menarik, Berikut Daftarnya 

10 Alasan Bekerja Sesuai Passion Itu Penting, Catat! 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alifah

Diedit oleh:

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Keuangan
  • /
  • 5 Cara Negosiasi Gaji Versi Samuel Ray, HR Professional
Bagikan:
  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti