Zee Zee Shahab sukses merawat kedua anak prematur, ini 5 rekomendasi caranya!

lead image

Zee Zee dan Prabu sukses merawat kedua bayi prematurnya, berikut cara merawat yang direkomendasikan!

Parents memiliki bayi prematur? Agar bisa tumbuh dan berkembang dengan normal, ada beberapa cara merawat bayi prematur yang efektif untuk dilakukan.

Bayi dikatakan terlahir secara prematur ketika bayi tersebut lahir sebelum usia 37 minggu. Karena perkembangan belum sempurna, biasanya bayi-bayi ini pun perlu mendapat perhatian khusus. 

Tak jarang perawatan intensif dilakukan, tergantung kondisi yang dihadapi. Namun jangan khawatir Parents, karena bayi prematur pun bisa tumbuh secara normal seperti anak lain pada umumnya. Hal serupa juga dialami kedua anak Zee Zee Shahab.

Kedua anak Zee Zee Shahab terlahir prematur

Pasangan artis kenamaan tanah air, Zee Zee Shahab dan Prabu Revolusi diketahui memiliki dua anak laki-laki yang sama-sama mengalami kelahiran prematur. Fauzi Khaleev Putra Revolusi dan Lucky Keriym Putra Revolusi, terlahir secara prematur dengan berat badan yang lebih rendah dari bayi seusianya.

Namun, kini keduanya bisa tumbuh dan berkembang dengan cukup baik, sesuai anak seusianya berkat perjuangan dan cara merawat bayi prematur yang dilakukan Zee Zee dan Prabu.

Cara merawat bayi prematur ala Zee zee

Cara merawat bayi prematur ala Zee Zee

Dalam beberapa unggahannya, Zee Zee mengaku sering mengonsumsi almond sehingga ASI-nya bisa lancar. Karena ASI yang lancar tersebut, kdua anaknya bisa tumbuh sehat dan berkembang dengan cukup baik.

Saat anak keduanya lahir, ia dan sang suami tetap optimis dan tidak merasa berkecil hati terkait kondisi anaknya tersebut.

“Aku melahirkan tanggal 5 Agustus kemarin. Lumayan banyak majunya karena HPL-nya tgl 22 kemarin. Dengan indikasi sudah 3 minggu (cek USG-nya tiap minggu) BB-nya bayi stuck di 2,3 kg. Dokterku curiga ada penyumbatan di plasenta, dan ini juga terjadi di kehamilan pertama waktu @fauzikhaleev yang lahir di 2,3 kg.  Karena kecil, jadi Dr menyarankan untuk caesar lagi (padahal udah niat banget normal. Tapi Allah punya takdir baik) dan pas lahir ternyata plasenta pun udah pengapuran. Jadi, nutrisi yang masuk juga nggak maksimal. Alhamdulillah banget ya, Allah masih lindungi bayi. Bayiku lahir di 2.035kg. Alhamdulillah sehat walaupun kecil hehe, dan bersyukur sekali ASI langsung keluar dan sampe saat ini banyak, jadi bisa support bayiku untuk cepet besar dan kuat ya, Nak!” ujar Zee Zee dalam salah satu penggalan caption-nya.

Lalu seperti apa ya Parents, karakteristik dan cara perawat bayi prematur yang tepat?

Karakteristik bayi prematur

Beberapa karakteristik bayi-bayi prematur antara lain:

  • Sistem saraf bayi belum berkembang dengan baik. 
  • Paru-paru bayi belum berkembang sepenuhnya sehingga ia mungkin mengalami kesulitan dalam bernapas. 
  • Tidak memiliki banyak lemak tubuh. 
  • Memiliki kekebalan tubuh yang jauh lebih rendah dari bayi lainnya, sehingga lebih rentan mengalami infeksi. 
  • Memiliki masalah dalam menyusui. 

Karena beberapa karakteristik khusus di atas, cara merawat bayi prematur harus lebih banyak ditangani secara khusus, termasuk perawatan di rumah.

Cara merawat bayi prematur

Cara merawat bayi prematur

Cara merawat bayi prematur

1. Aturan makan

Memberi asupan ASI menjadi hal yang sangat penting bagi bayi prematur. Parents sebaiknya memberikan makan lebih sering, sekitar 8-10 kali sehari. 

Jarak pemberian ASI sebaiknya tidak lebih dari 4 jam karena bisa membahayakan. Bila lebih, si kecil mungkin akan mengalami dehidrasi.

Selain itu, pastikan juga Bunda mengonsumsi pangan gizi seimbang agar ASI bisa berkualitas untuk si kecil. Bila memutuskan untuk tidak melakukan ASI eksklusif karena beberapa kondisi, diskusikan dengan dokter solusi pemilihan susu formula yang baik untuk si kecil.

2. Membatasi kunjungan

Karena daya tahan tubuhnya yang masih cukup rentan, sebaiknya Anda menjaga lingkungan di sekitar si kecil tetap steril dengan membatasi kunjungan. Hindari kunjungan dari orang-orang yang memiliki riwayat infeksi menular maupun perokok aktif.

Selain itu, sebaiknya Parents pun menahan diri untuk membawa si kecil ke beberapa tempat umum karena bisa membahayakan keselamatannya.

3. Perhatikan waktu tidur

 Memerhatikan waktu tidur si kecil menjadi cara merawat bayi prematur lain yang penting untuk dilakukan. Bayi prematur akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk tidur.

Bahkan, ia sebaiknya menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur. Pastikan jam dan durasinya sesuai, perhatikan juga tempat ia tidur. Buatlah suasana tidur senyaman mungkin bagi si kecil.

4. Imunisasi dan catat tumbuh kembang

Bagi setiap bayi, imunisasi sangat penting dilakukan, khususnya bagi bayi prematur yang lebih rentan terinfeksi. Lakukanlah imunisasi sesuai jadwal yang diberikan dan direkomendasikan.

Selain itu, pencatatan tumbuh kembang si kecil menjadi cara merawat bayi prematur yang tak kalah penting. Anda harus banyak berkonsultasi dengan dokter anak karena parameter tumbuh kembangnya ini memiliki standar tersendiri.

5. Kangaroo care

Pernah mendengar metode jenis ini, ParentsMetode ini amat direkomendasikan bagi orangtua yang memiliki bayi prematur.

Kangaroo care ialah cara merawat bayi prematur melalui kontak kulit dengan kulit antara orangtua dengan bayi. Bersama-sama, Parents bisa melakukannya tanpa mengenakan helai pakaian sehingga kulit Anda dengan si kecil bisa saling bersentuhan.

Letakkan bayi di dada, lalu putar kepala bayi ke satu sisi sehingga telinganya menempel di jantung Anda. Rupanya penelitian menunjukkan hasil positif mengenai kegiatan ini bila dilakukan secara rutin.

Penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat meningkatkan ikatan orangtua dan anak, memperbaiki proses menyusui, dan meningkatkan kesehatan bayi prematur. 

Beberapa hal yang harus diperhatikan

Parents, dalam menjalani hari-hari merawat si kecil, jangan lupa beberapa hal berikut ini, ya: 

  • Hindari stres berlebihan, cobalah berpositif thinking karena banyak kasus bayi prematur bisa tumbuh menjadi anak cerdas dan memaksimalkan potensi seiring berjalannya usia. 
  • Tetaplah berkonsultasi dengan dokter terkait tumbuh kembangnya, jangan ragu untuk menanyakan bila banyak kebingungan dan keraguan terkait perawatan.
  • Selalu komunikasikan dengan pasangan terkait dengan cara terbaik dalam merawat si kecil, bekerjasamalah untuk merawat si kecil sepenuh hati.
  • Tetap lakukan banyak stimulasi pada berbagai aspek perkembangannya dengan berbagai cara.

 

Nah Parents, yuk terapkan cara merawat bayi prematur seperti yang sudah disebutkan di atas agar tumbuh kembang si kecil bisa jauh lebih baik. 

Sumber : Parenting Firstcry, Verywellfamily.com

Baca Juga :

Ternyata ini penyebab bayi Zee Zee Shahab lahir dengan berat badan rendah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner